IMPLEMENTASI PERMENHUT NO. P.30/MENHUT-II/2012 TENTANG PENATA USAHAAN HASIL HUTAN YANG BERASAL DARI HUTAN HAK DILOKASI KELOMPOK TANI USAHA TANI DESA GUNUNG TAMANG KECAMATAN SUNGAI RAYA KABUPATEN KUBU RAYA

LASIMIN NIM. A11111186

Abstract


Dalam rangka untuk mendorong berkembangnya perekonomian masyarakat secara umum, maka hutan dapat diprioritaskan untuk perkembangan  usaha sekaligus memperluas lapangan kerja serta mengentaskan kemiskinan. Oleh karena itu kepada masyarakat pemilik/pengelola hutan hak diberikan kesempatan yang seluas-luasnya untuk melakukan kegiatan penetausahaan atas hasil hutannya.Dengan berpedoman pada Peraturan Menteri Kehutanan Nomor P.30/Menhut-II/2012 tentang Penatausahaan Hasil Hutan Yang Berasal Dari Hutan Hak, maka masyarakat baik secara perorangan maupun kelompok mendapatkan kesempatan untuk mengusahakan hutan haknya yang diharapkan dengan hasil hutan hak tersebut dapat memperbaiki perekonomian bukan saja untuk kepentingan pemilik, namun lebih luas lagi adalah masyarakat sekitarnya dapat menikmati manfaat dari hasil hutan. Dalam kaitan ini dicoba untuk mengetahui lebih jauh tentang bagaimana Implementasi Peraturan Menteri Kehutanan Nomor P.30/Menhut-II/2012 tentang Penatausahaan Hasil Hutan Yang Berasal Dari Hutan Hak tersebut bagi anggota Kelompok Tani Usaha Tani di Desa Gunung Tamang Kecamatan Sungai Raya Kabupaten Kubu Raya. Adapun yang menjadi tujuan dalam pembahasan di sini adalah untuk mendapatkan data dan informasi tentang Penatausahaan Hasil Hutan yang berasal dari Hutan Hak yang berada di  Kabupaten Kubu Raya, serta mengetahui hubungan maupun partisipasi masyarakat khususnya kelompok tani usaha tani di Desa Gunung Tamang Kecamatan Sungai Raya Kabupaten Kubu Raya dalam pemanfaatan hutan hak yang telah dibebani hak atas tanah berdasarkan Peraturan Menteri Kehutanan tersebut.Dengan menggunakan metode penelitian Deskriptif Analisis, yakni meneliti dan menganalisis keadaan subyek dan obyek penelitian dengan menggambarkan keadaan yang sebenarnya pada saat penelitian dilakukan, dalam bentuk Penelitian Kepustakaan (Library Research),Yaitu mempelajari literatur-literatur, tulisan para sarjana, dokumen-dokumen, undang-undang dan peraturan-peraturan yang ada hubungannya dengan masalah penelitian. Serta Penelitian Lapangan (Field Research) Yaitu mengadakan penelitian dengan cara terjun langsung ke lapangan pada sumber data untuk mendapatkan data serta mengamati permasalahan dalam penelitian ini. Maka diperoleh kejelasan bahwa Implementasi Peraturan Menteri Kehutanan Nomor P.30/Menhut-II/2012 tentang Penatausahaan Hasil Hutan Yang Berasal Dari Hutan Hak tersebut bagi anggota Kelompok Tani Usaha Tani di Desa Gunung Tamang Kecamatan Sungai Raya Kabupaten Kubu Raya, belum Terlaksana Sepenuhnya Sebagaimana Mestinya.

 

Keywood : Implementasi Peraturan Menteri Kehutanan No. P.30/Menhut-II/2012

Full Text:

PDF PDF

References


Arief, A. 1994, Hutan Hakekat Dan Pengaruhnya Terhadap Lingkungan. Yayasan Obor. Idonesia Jakarta

Barkah. 2008. Pengaruh Persepsi Dan Lingkungan Individu Pengunjung Terhadap Kepuasan Belanja Di Mall. Penelitian Universitas Tanjunpura Edisi Ekonomi dan Sosial. XI 25, [3 juli 2008].

Bomi Markus, 2012. Persepsi Masyarakat Desa Tanjung Beulang Kecamatan Tumbang Titi Kabupaten Ketapang Terhadap Rencana Penetapan Hutan Desa [skripsi]. Pontianak : Fakultas Kehutanan Universitas Tanjungpura.

Budiono, 2005. Kamus Lengkap Bahasa Indonesia. Surabaya. Karya Agung.Fandel, Ch, 2004. Analisa Mengenai Dampak Lingkungan Prinsip Dasar Dalam Pembangunan . Penerbi Liberty, Yogyakarta.

Hadisuprapto, Pengantar Tata Hukum Indonesia (PTHI), Liberty, Yogyakarta, 2008.

Hidayat N. M. 2006. Persepsi Masyarakat Terhadap Usaha Pemerintah Daerah Kabupaten Ketapang Dalam Pengembangan Hutan Kota Di Kabupaten Ketapang [Skripsi]. Fakultas Kehutanan, Universitas Tanjungpura. Pontianak.

Idrayani, Fransiska. 2004. Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Tingkat Pendapatan Masyarakat Penebang Kayu Illegal Di Sekitar Hutan Bukit Sagu Desa Bongkong Kecamatan Silat Hilir Kabupaten Kapuas Hulu [skripsi]. Pontianak : Fakultas Kehutanan, Universitas Tanjungpura.

Ilea. 2005. Izin Usaha Pemafaatan Hasil Hutan Kayu-Hutan Tanaman Industrri (HTI). Cifor. [22 Oktober 2013]

Husni. M, Moral Dan Keadilan Sebagai Landasan Penegakan Hukum Yang Responsif, Jurnal Equality, 2006.

Latifah, S. 2004. Penilaian Ekonomi Hasil Hutan Tanaman Industri. Jakarta

Lepiana. 2004. Persepsi dan Sikap Masyarakat Dusun Lumar dan Dusun Ledo Terhadap Kegiatan Penambangan Emas Tanpa Izin di Hutan Alam Gunung Serentak Kecamatan Ledo Kabupaten Bengkayang [Skripsi]. Fakultas Kehutanan, Universitas Tanjungpura. Pontianak.

Lili Rasjidi, Dasar-dasar Filsafat Hukum, Alumni, Bandung, 2001.

Nurmalasari, J. 2007. Persepsi Masyarakat Terhadap Keberadaan Hutan Rakyat Di Desa Semangau Kecamatan Sambas Kabupaten Sambas Kalimantan Barat. [Skripsi] Pontianak : Fakultas Kehutanan, Universitas Tanjungpura.

Nurzannah. 2001. Manfaaat Usaha Tani Hutan Menetap Dalam Program SFDP Terhadap Peningkatan Taraf Hidup Masyarakat Di Desa Sejuah Kecamatan Tembayan Kabupaten Sanggau. [Skripsi] Pontianak : Fakultas Kehutanan, Universitas Tnjungpura.

Rahmawaty, Khairida dan Siagian E,. 2006. Persepsi Masyarakat Terhadap Upaya Konservasi Di Taman Hutan Raya Bukit Barisan. Departemen Kehutanan Fakultas Pertanian Universitas Sumatera Utara.

Rianse U. 2009. Metodelogi Penelitian Sosial dan Ekonomi : Teori dan Aplikasi. Jakarta: Cv. Alfabeta

Risa. (2009). Pengaruh Hutan Tanaman Industri (HTI) Terhadap Kondisi Sosial Ekonomi Masyarakat Di Kecamatan Kampar Kiri. [Skripsi]. Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro.

Satjipto Rahardjo, Ilmu Hukum, Angkasa, bandung, 2006

--------------------Sumbangan Pemikiran Ke Arah Pengusahaan Ilmu Hukum Yang Bersifat Indonesia (Makalah Pada Seminar Pembangunan Ilmu Hukum Yang Berkualitas Indonesia), Semarang, 1988

Simon, H. 1988. Pengantar Ilmu Kehutanan. Yogyakarta : Fakultas Kehutanan Universitas Gadjah Mada.

Soerjono Soekanto, Kesadaran Hukum Dan Kepatuhan Hukum, Rajawali Press, Jakarta, 2002.

-------------------, Pokok-pokok Sosiologi Hukum, Rajawali Press, Jakarta, 2007

Singarimbun, M. dan Sofian Effendi. 1989. Metode Penelitian survey. Jakarta: LP3ES.

Soekanto S. 2012. Sosiologi Suatu Pengantar. PT. RajaGrafindo Persada. Jakarta.

Sujamto. Ir, Beberapa Pengertian Di Bidang Pengawasan, Ghalia Indonesia, Jakarta, 2000.

Sukarno. K, Dasar-dasar Management, Miswar, Jakarta, 2004.

Umar. 2009. Persepsi dan Prilaku Masyarakat dalam Pelestarian Fungsi Hutan sebagai Daerah Resapan Air (studi kasus hutan penggaro kabupaten Semarang). [Tesis]. Program Megister Ilmu Lingkungan Program Pascasarjana Universitas Diponegoro. Semarang.

Zain, A. 1998. Hukum Lingkungan Konservasi Hutan. Cetakan Ke-1. Rineka Cipta. Jakarta.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


E - Journal Fatwa Law

Published by : Faculty Of Law, Tanjungpura University