PENYELESAIAN SENGKETA KEPEMILIKAN LAHAN MASYARAKAT DI KAWASAN PT SATRIA MANUNGGAL SEJAHTERA DI DESA SUNGAI PINANG KECAMATAN PINOH UTARA KABUPATEN MELAWI

WAHYUDI NIM. A01111132

Abstract


Penulisan dan penelitian skripsi ini, penulis menitikberatkan pada pengkajian serta meneliti masalah mengenai Penyelesaian Sengketa Kepemilikan Lahan Masyarakat Di Kawasan PT. Satria Manunggal Sejahtera Di Desa Sungai Pinang Kecamatan Pinoh Utara Kabupaten Melawi.

Penulis beranggapan bahwa hal tersebut merupakan permasalahan utama yang perlu diteliti yaitu, mengenai pihak yang menjual tanah milik orang lain tidak wajiban Membayar ganti rugi melalui proses mediasi kepada pemilik tanah yang sah.

Dalam melakukan penulisan dan penelitian skripsi di Desa Sungai Pinang Kecamatan Pinoh Utara Kabupaten Melawi, penulis menggunakan metode Empiris suatu metode penelitian hukum yang bersifat melihat hukum dalam artian nyata dan meneliti bagaimana bekerjanya hukum di lingkungan masyarakat, maka metode penelitian hukum empiris dapat dikatakan sebagai penelitian hukum sosiologis sebagai penelitian  hukum yang diambil dari fakta-fakta yang ada di dalam suatu  masyarakat.

Dari hasil penelitian yang diperoleh dapat disimpulkan bahwa, hasil kesepakatan dalam mediasi penyelesaian sengketa tanah di desa Sungai Pinang, Kecamatan Pinoh Utara, Kabupaten Melawi akhirnya dilakukan secara kekeluargaan, para pihak yang bersengketa ada yang melakukan pembayaran dengan sejumlah uang ganti rugi walau tidak membayar sepenuhnya ganti kerugian dan pihak yang dirugikan menerima pembayaran dengan menganggap tidak ada permasalahan walaupun harga ganti rugi tidak sesuai nilai tanah miliknya yang di jual.

Kedua, penyelesaian sengeta tanah tersebut dilakukan melalui proses mediasi di hadapan Kepala Desa Sungai Pinang, Kecamatan Pinoh Utara, Kabupaten Melawi para pihak telah melakukan mediasi secara kekeluarga dalam bentuk lisan.

Ketiga, perjanjian kekeluargaan secara lisan tersebut diikuti dengan itikad baik pihak yang dituntut membayar kerugian materi tanah miliknya yang dijual kepada pihak perusahaan untuk membayar ganti rugi dengan sejumlah uang sebagai syarat proses ganti rugi kepada pemilik tanah yang sah dengan sejumlah uang.

 

Kata Kunci : Sengketa tanah, mediasi, ganti rugi.

Full Text:

PDF PDF

References


Sarjita, Tekhnik dan Strategi Penyelesaian Sengketa Pertanahan, Yogyakarta : Tugujogja Pustaka. 2005. Hal. 8

Sugiri Permana, “Mediasi dan Hakam Dalam Tinjauan Hukum Acara Peradilan Agama”, www.badilag.com, 19 Mei 2009, hal. 6.

Gery Godpaster, Negosiasi dan Mediasi: Sebuah Pedoman Negosiasi dan Penyelesaian Sengketa Melalui Negosiasi, Jakarta: ELIPS Project, 1993, hal. 201.

Suyud Margono, ADR (Alternatif Dispute Resolution and Arbitrase) Proses Pelembagaan dan Aspek Hukum, Jakarta: Ghalia Indonesia, 2004, hal. 59

Frans Hendra Winarta, Hukum Penyelesaian Sengketa (Arbitrase Nasional Indonesia dan Internasional), Jakarta : Sinar Grafika, 2013, hal. 11

Sayud Margono, Penyelesaian Sengketa Bisnis, Bogor : Ghalia Indonesia, 2010, hal. 33

Masri Singanmbun dan Soffian Efendi, Metode Penelitian Survey. LP3S. Jakarta. 1990. Hal. 125

Abdulkadir Muhammad, Hukum Acara Perdata Indonesia, Citra Aditya Bakti, Bandung, 2000, hal. 16.

Sayud Margono, ADR & Arbitrase Proses Pelembagaan dan Aspek Hukum, Ghalia Indonesia, Bogor, hal. 34.

Rusmadi Murad, Penyelesaian Sengketa Hukum Atas Tanah, Bandung: Alumni, 1991, hal 22.

Enriatmoko Soetarto dan Moh. Shohibuddin, Reforma Agraria Prasyarat Utama Bagi Revitalisasi Pertanian dan Pedesaan, Bandung :KPA, 2006, hal. 6

Sarjita, Teknik dan Strategi Penyelesaian Sengketa Pertanahan, Tugujogja Pustaka, Yogyakarta, 2005, hal. 8

Joni Emirzon, Alternatif Penyelesaian Sengketa di Luar Pengadilan, Jakarta: PT. Gramedia Pustaka Utama, 2001, hal. 69.

Gery Godpaster, Negosiasi dan Mediasi: Sebuah Pedoman Negosiasi dan Penyelesaian Sengketa Melalui Negosiasi, Jakarta: ELIPS Project, 1993, hal. 201.

Maria S.W. Sumardjono, Kebijakan Pertanahan Antara Regulasi dan Implementasi, Jakarta: Kompas, 2006, hal. 198.

Gatot Soemartono, Arbitrase dan Mediasi di Indonesia, Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama, 2006, hal. 120.

Sholih Mu’adi, Penyelesaian Sengketa Hak Atas Tanah Perkebunan dengan Cara Litigasi dan Nonolitigasi, Jakarta: Prestasi Pustakakarya, 2010, hal. 77

Elza Sharif, Mentuntaskan Sengketa Tanah Melalui Pengadilan Khusus Pertanahan, Jakarta: KPG, 2012, hal. 209-210.

Abdurrahman, Kedudukan Hukum Adat Dalam Perundang-undangan Agraria Indonesia, Akademik Presindo, Jakarta, 1984, hal. 1.

Rachmadi Usman, Pilihan Penyelesaian Sengketa di Luar Pengadilan, Bandung: PT. Citra Aditya Bakti, hal. 159


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


E - Journal Fatwa Law

Published by : Faculty Of Law, Tanjungpura University