WANPRESTASI PEMBORONG DALAM PERJANJIAN PEMBORONGAN RUMAH DI KELURAHAN SIANTAN HULU KECAMATAN PONTIANAK UTARA KOTA PONTIANAK (Studi Kasus Perjanjian Pemborongan Antara Ferry Aditya Dan Aryadi)

ALBERTINA EKTIE NIM. A1011141052

Abstract


Keberadaan rumah memang telah menjadi kebutuhan pokok manusia. Bahkan rumah juga memiliki arti penting bagi setiap manusia. Sehingga dengan berbagai macam cara dilakukan orang agar bisa memiliki tempat tinggal yang layak sesuai dengan standarisasi hidup masing-masing, serta sebagai bukti tampilan strata sosial manusia. Namun tentu tidak semua orang memiliki kemampuan karya dalam membangun rumah, sehingga dibutuhkan bantuan keahlian dari orang lain guna mewujudkan impian tersebut. Dalam proses hubungan hukum dalam pemborongan pengerjaan pembangunan rumah, terikat akan sebuah perjanjian secara lisan yang harus dipatuhi ke dua belah pihak yang mengikatkan diri dalam perjanjian tersebut, sebagai wujud pemenuhan hak dan kewajiban antar pemilik rumah dengan pihak pemborong. Namun kenyataannya terjadi wanprestasi yang dilakukan oleh pihak pemborong, meskipun pihak pemilik rumah telah melaksanakan semua kewajibannya kepada pihak pemborong. Tentu saja tindakan tersebut menimbulkan kerugian bagi pemilik rumah. Sehingga muncul persoalan hukum baru dan perlu cara penyelesaian tersendiri guna mengatasi masalah wanprestasi dalam hal perjanjian pemborongan rumah.

Metode Penelitian : Dalam penelitian ini menggunakan metode empiris dengan pendekatan deskriptif analisis. Bentuk penelitian adalah penelitian kepustakaan dan penelitian lapangan.Rumusan Masalah : Apakah Pemborong Telah Melaksanakan Perjanjian Pemborongan Pada Pemilik Rumah Di Kelurahan Siantan Hulu Kecamatan Pontianak Utara Kota Pontianak Sesuai Dengan Yang Diperjanjikan? Tujuan Penelitian : (1) Untuk mendapatkan data dan informasi tentang pelaksanaan perjanjian pemborongan antara pemilk rumah dengan pihak pemborong. (2) Untuk mengungkapkan faktor penyebab pihak pemborong wanprestasi dalam perjanjian pemborogan rumah.(3) Untuk mengungkapkan akibat hukum bagi pemborong yang melakukan wanprestasi dalam perjanjian pemborongan rumah.(4) Untuk mengungkapkan upaya yang ditempuh oleh pemilik rumah terhadap pemborong yang wanprestasi dalam perjanjian pemborongan rumah. Sedangkan teknik dan alat pengumpul data adalah dengan komunikasi langsung dan tidak langsung serta dengan populasi dan sampel.

Hasil Penelitian : Bahwa hubungan hukum telah terjadi antara pemilik rumah dengan pihak pemborong, yang hanya tertuang dalam secara lisan. Bahwa dalam pelaksanaan perjanjian kerja tersebut pihak pemborong tidak menjalankan kewajiban sebagaimana mestinya, sedangkan upah kerja telah lunas dibayar oleh pemilik rumah. Bahwa akibat hukum dari tindakan tersebut, pihak pemborong telah melakukan wanprestasi. Bahwa dalam penyelesaian masalah wanprestasi itu, pihak pemilik rumah hanya melakukan teguran serta ingin berupaya menyelesaikan dengan cara kekeluargaan.

 

Kata Kunci : Wanprestasi, Perjanjian Pemborongan, Rumah.

Full Text:

PDF PDF

References


Abdul Kadir Muhammad. Hukum Perikatan, Bandung. Citra Aditya Bakti. 2000

A. Ridwan Halim, Pengantar Hukum dan Pengetahuan Ilmu Hukum Indonesia, Jakarta, Angky Pelita, 2000

C.S.T. Kansil, Pengantar Ilmu Hukum dan Tata Hukum Indonesia, Cet. VIII, Balai Pustaka, Jakarta, 1989

Gunawan Widjaja, Memahami Prinsip Keterbukaan (Aanvullend Recht) dalam Hukum Perdata, PT. Rajawali Pers, Jakarta, 2006

H.Hilman Hadikusuma, Bahasa Hukum Indonesia, Badung, Alumni, 1992

J. Satrio,Hukum Perikatan, Perikatan Yang Lahir Dari Perjanjian, Jakarta. Sinar Grafika. 2003

-----------, Hukum Perikatan Pada Umumnya, Bandung, Alumni, 2003

Koentjara Ningrat, Metode-Metode Penelitian Masyarakat, Gramedia, Jakarta, 2008

Mariam Darus Badrulzaman. KUHPerdata Buku III,Bandung. Alumni.2006 x

Masri Singarimbun dan Sofian Effendi. Metode Penelitian Survey, Jakarta, LP3S 2002

M. Yahya Harahap. Segi-Segi Hukum Perjanjian. Bandung. Alumni. 2000

Muchsin, Ikhtisar Ilmu Hukum,Iblam, Jakarta, 2006

R. Subekti, Kitab Undang-undang Hukum Perdata, Jakarta. Pradnya Paramita. 2001

-------------, Hukum Perjanjian, Jakarta: Internusa, 2000

-------------, Pokok-Pokok Hukum Perdata, Jakarta, PT. Intermasa, 2002

Sudikno Mertokusumo, Mengenal Hukum (Suatu Pengantar), Liberty, Yogyakrta, 2003

---------------------------, Diktat Kursus Hukum Perikatan, Jakarta, 1989

Soerjono Soekamto, Pengantar Penelitian Hukum, UI Press, Jakarta

Suharnoko, Hukum Perjanjian: Teori dan Analisa Kasus, Jakarta, Kencana Prenada Media, 2004

Wirjono Prodjodikoro.Hukum Perdata Tentang Persetujuan Tertentu, Bandung. Sumur. 2001


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


E - Journal Fatwa Law

Published by : Faculty Of Law, Tanjungpura University