TANGGUNG JAWAB PT. LION AIR TERHADAP PENUMPANG DALAM PEMBERIAN KOMPENSASI/GANTI RUGI ATAS KETERLAMBATAN PENERBANGAN DI BANDAR UDARA SUPADIO PONTIANAK

JESSICA CHRISTABEL DEWANTA NIM. A1011141140

Abstract


Perkembangan transportasi udara mengalami perkembangan yang sangat pesat, hal ini dapat dilihat dari banyaknya perusahaan atau maskapai penerbangan yang menyediakan jasa transportasi udara yang melayani penerbangan ke berbagai daerah, baik itu penerbangan domestik maupun penerbangan internasional. Dalam penyelenggaraan penerbangan ternyata banyak hak-hak penumpang yang tidak terpenuhi oleh perusahaan penerbangan seperti keterlambatan penerbangan (Delay). Hal ini tentunya menimbulkan kerugian bagi pihak penumpang, baik kerugian materiil maupun immaterial. Maka dengan itu, penyelenggara perusahaan penerbangan dapat dimintai pertanggungjawaban apabila melakukan kesalahan.

Rumusan masalah adalah: “Apakah PT. Lion Air Telah Bertanggung Jawab Terhadap Penumpang Dalam Pemberian Kompensasi/Ganti Rugi Atas Keterlambatan Penerbangan Di Bandar Udara Supadio Pontianak?”. Metode yang digunakan adalah metode empiris yaitu suatu metode penelitian hukum yang berfungsi untuk melihat hukum dalam artian nyata dan meneliti bagaimana bekerjanya hukum di lingkungan masyarakat.

Bahwa PT. Lion Air dalam pelaksanaanya belum bertanggung jawab pada penumpang terhadap keterlambatan penerbangan (Delay). Faktor yang menyebabkan PT. Lion Air belum bertanggung jawab dalam pemberian kompensasi/ganti rugi adalah karena faktor cuaca, masalah teknis pada pesawat dan masalah operasional. Akibat hukum bagi PT. Lion Air belum bertanggung jawab terhadap penumpang atas keterlambatan penerbangan ialah mendapatkan sanksi berupa teguran tertulis, pembekuan rute baru, pengurangan rute penerbangan dan pencabutan izin usaha. Upaya yang dilakukan penumpang terhadap PT. Lion Air yang belum bertanggung jawab atas keterlambatan penerbangan adalah menuntut kompensasi/ganti rugi kepada PT. Lion Air dengan mengajukan gugatan kepada PT. Lion Air yang dapat ditempuh melalui dua jalur, yaitu jalur pengadilan dan jalur di luar pengadilan.

Kata Kunci: Tanggung Jawab, Perusahaan Penerbangan, Penumpang, Keterlambatan

Full Text:

PDF PDF

References


Abdulkadir Muhammad. 2008. Hukum Pengangkutan Niaga. PT. Citra Aditya Bakti. Bandung.

__________. 2014. Hukum Perdata Indonesia. Citra Aditya. Bandung.

Ahmad Miru dan Sutarman Yodo. 2005. Hukum Perlindungan Konsumen. Rajawali Pers. Jakarta.

Bahder Johan Nasution. 2008. Metode Penelitian Ilmu Hukum. Mandar Maju. Bandung.

Bambang Waluyo. 2002. Penelitian Hukum Dalam Praktek. Sinar Grafika. Jakarta.

E. Suherman. 1993. Hukum Udara Indonesia dan Internasional. Alumni. Bandung.

Farida Hasyim. 2014. Hukum Dagang. Sinar Grafika. Jakarta.

H. Ishaq. 2014. Pengantar Hukum Indonesia (PHI). PT Raja Grafindo Persada. Jakarta.

Janus Sidabalok. 2010. Hukum Perlindungan Konsumen. PT Citra Aditya Bakti. Bandung.

__________. 2014. Hukum Perlindungan Konsumen di Indonesia. Citra Aditya Bakti. Bandung.

K. Bertens. 2001. Etika. PT Gramedia Pustaka Utama. Jakarta.

Khairunnisa. 2008. Kedudukan, Peran dan Tanggung Jawab Hukum Direksi. Pasca Sarjana. Medan.

Muhamad Erwin dan H. Firman Freaddy Busroh. 2012. Pengantar Ilmu Hukum. Refika Aditama. Bandung.

Munir Fuady. 2014. Konsep Hukum Perdata. PT Rajagrafindo Persada. Jakarta.

__________. 2017. Perbuatan Melawan Hukum (Pendekatan Kontemporer). Citra Aditya. Bandung.

Peter Mahmud Marzuki. 2006. Penelitian Hukum. Kencana. Jakarta.

Purbacaraka. 2010. Perihal Kaedah Hukum. Citra Aditya. Bandung.

Purwosutjipto H.M.N. 1995. Pengertian Pokok Hukum Dagang Indonesia 3 Hukum Pengangkutan. Djambatan. Jakarta.

R. Benny Riyanto. 2000. Alternatif Penyelesaian Sengketa. Rajawali Pers. Jakarta.

R. Subekti dan R. Tjitrosudibio. 2009. Kitab Undang-Undang Hukum Perdata. Pradnya Paramita. Jakarta.

R. Suroso. 2001. Pengantar Ilmu Hukum. Sinar Grafika. Jakarta.

Ronny Hanitidjo Soemitro. 1993. Metode Penelitian Hukum. Ghalia Indonesia. Jakarta.

Sakti Adji Adisasmita. 2012. Penerbangan dan Bandar Udara. Graha Ilmu. Yogyakarta.

Srijanti, A. Rahman H.I dan Purwanto S.K. 2007. Etika Berwarga Negara (Edisi 2). Salemba Empat. Jakarta.

Sri Soedewi Masychoen Sofwan. 1994. Azas-Azas Hukum Perdata. Pradnya Paramita. Jakarta.

Soerjono Soekanto. 2008. Pengantar Penelitian Hukum. UI Press. Jakarta.

Sugiyono. 2010. Metode Penelitian Pendidikan Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Alfabeta. Bandung.

Suharto Abdul Majid. 2009. Ground Handling. Rajawali Pers. Jakarta.

Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2009 Tentang Penerbangan

Peraturan Pemerintah RI Nomor 40 Tahun 1995 Tentang Angkutan Udara

Peraturan Menteri Perhubungan RI Nomor 89 Tahun 2015 Tentang Penanganan Keterlambatan Penerbangan (Delay Management) Pada Badan Usaha Angkutan Udara Niaga Berjadwal Di Indonesia

Pengertian Menurut Para Ahli. 2018. Pengertian Kompensasi. sumber: http://www.pengertianmenurutparaahli.net/pengertian-kompensasi/


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


E - Journal Fatwa Law

Published by : Faculty Of Law, Tanjungpura University