TINJAUAN YURIDIS TANGGUNG JAWAB MASKAPAI PENERBANGAN UDARA TERHADAP HILANGNYA BARANG BAGASI PENUMPANG MENURUT UNDANG-UNDANG NOMOR 1 TAHUN 2009 TENTANG PENERBANGAN (STUDI KASUS : Perkara Pengadilan Negeri Jakarta Pusat Nomor 278/Pdt.G/2012/PN.Jkt.Pst Antara Umbu S. Samapaty Melawan PT Lion Air)

ROMA IDA MANURUNG NIM. A1011141211

Abstract


Angkutan udara merupakan salah satu alat transportasi yang paling banyak diminati masyarakat Indonesia karena terasa lebih nyaman serta menghemat waktu. Terselanggaranya suatu pengangkutan udara dalam kegiatan pengangkutan seringkali memiliki permasalahan seperti pada maskapai penerbangan udara Lion Air yaitu kehilangan barang bagasi tercatat milik penumpang, yang seringkali tidak diberi tanggung jawab oleh maskapai penerbangan udara. Maskapai penerbangan udara sebagai pengangkut wajib memberikan ganti kerugian kepada penumpang. Serta penumpang angkutan udara mempunyai hak untuk di berikan ganti kerugian jika mengalami kehilangan barang bagasi, yang sudah diatur di dalam peraturan perundang – undangan yaitu undang – undang nomor 1 tahun 2009 tentang penerbangan, ordonansi pengangkutan udara serta peraturan menteri perhubungan nomor 77 tahun 2011 tentang tanggung jawab pengangkut angkutan udara.

Tanggung jawab maskapai penerbangan udara sebagai pengangkut di mulai sebelum masa penerbangan (pre-flight service) yaitu pada saat pembelian tiket dan penyerahan bagasi, pada saat penerbangan (in-flight service) yaitu pelayanan yang baik atau rasa aman untuk sampai di tujuan dengan selamat, dan berakhir setelah penerbangan (post-in light service) yaitu pada saat penumpang mengambil kembali barang bawaannya di terminal kedatangan bandar udara yang di tuju. Proses penyelesaian klaim kehilangan barang yaitu penumpang melaporkan kehilangan barang di kantor pelayanan lost and found, selanjutnya penumpang memberikan waktu kepada maskapai selama 14 hari untuk melakukan pencarian. Jika dalam waktu 14 hari barang belum juga di ketemukan maka barang dapat di nyatakan hilang dan penumpang di berikan ganti kerugian. Maskapai penerbangan udara wajib memberikan ganti kerugian sesuai dengan pertauran perundang – undangan yang berlaku.

 

KATA KUNCI : Tanggung Jawab Maskapai Penerbangan Udara, Pengangkut, Barang Bagasi, Penumpang


Full Text:

PDF PDF

References


Abdulkadir Muhammad, 2010, Hukum Perdata Indonesia, PT Citra Aditya Bakti, Bandung, Hal 23.

Ahmadi Miru, 2014, Hukum Kontrak dan Perencanaan Kontrak, Rajawali Pers, Jakarta, Hal 2.

Ahmad Sudiro, H.K. Martono, 2011, Hukum Angkutan Udara Berdasarkan UU No. 1 Tahun 2009, Rajawali Pers, Jakarta.

Az Nasution, 2002, Hukum Perlindungan Konsumen: Suatu Pengantar, Diadit Media, Jakarta, Hal 7.

Celine Tri Siwi Kristiyanti, 2011, Hukum Perlindungan Konsumen, Sinar Grafika, Jakarta, Hal 93.

Fuadi, Munir, 2005, Perbuatan Melawan Hukum, Pendekatan Kontemporer, PT Citra Aditya Bakti, Bandung.

Hakim, Chappy Benny Adrian, dan Dicky Septriadi, 2012, Berdaulat di Udara: Membangun Citra Penerbangan Nasional, PT Komas Media Nusantara, Jakarta.

H.K. Martono dan Ahmad Sudiro, 2011, Hukum Angkutan Udara, Rajawali Pers, Jakarta. Hal 54.

H.M.N. Purwosutjipto, 2003, Pengertian Pokok Hukum Dagang Indonesia 3 Hukum Pengengkutan, Djambatan, Jakarta. Hal 2.

HS, Salim, 2011, Pengantar Hukum Perdata Tertulis (BW), Sinar Grafika, Jakarta.

Hutagaol, Desmond, 2013, Pengantar Penerbangan Perspektif Profesional, Erlangga, Jakarta.

Kristiyanti, Celine Tri Siwi, 2011, Hukum Perlindungan Konsumen, Grafika, Jakarta.

Martono, K dan Amad Sudiro, 2011, Hukum Angkutan Udara, Grafindo Persada, Jakarta.

Meliala, Djaja S, 2013, Hukum Perdata Dalam Perspektif, Nuansa Aulia, Bandung.

Miru, Ahmad dan Sutarman Yodo, 2007, Hukum Perlindungan Konsumen, PT Raja Grafindo Persada, Jakarta.

Rosa Agustina, 2003, Perbuatan Melawan Hukum, Program Pascasarjana Fakultas Hukum Universitas Indonesia, Jakarta, Hal 117.

Sasongko, Wahyu, 2007, Ketentuan-Ketentuan Pokok Hukum Perlindungan Konsumen, UNILA, Bandar Lampung.

Sidharta, 2000, Hukum Perlindungan Konsumen, Grasindo, Jakarta.

T, Toto. Suriatmadja, 2005, Pengangkutan Kargo Udara, Tanggung Jawab Pengangkut dalam Dimensi Hukum Udara Nasional dan Internasional, Pustaka Bani Quraisy, Bandung.

Wahyu Sasongko, 2007, Ketentuan – Ketentuan Pokok Hukum Perlindungan Konsumen, UNILA, Bandar Lampung, Hal 99.

UNDANG-UNDANG

Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2009 Tentang Penerbangan

Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1992 Tentang Perlindungan Konsumen

Kitab Undang-Undang Hukum Perdata

Kitab Undang-Undang Hukum Dagang

Peraturan Menteri Perhubungan No 77 Tahun 2011 Tentang Tanggung Jawab Pengangkut Angkutan Udara

JURNAL/ARTIKEL

http://www.hukumonline.com/beritabaca/it564568a2a5600/pengacara-perkarakan-bagasi-lion-air,pengacaraperkarakanbagasilionair di akses pada hari senin 1oktober 2012 pukul 20.00 wib.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


E - Journal Fatwa Law

Published by : Faculty Of Law, Tanjungpura University