PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP PENGUNGSI ROHINGYA YANG BERADA DI INDONESIA BERDASARKAN HUKUM INTERNASIONAL

ERICK AIRLANGGA NIM. A01112023

Abstract


Masyarakat yang melakukan perpindahan atau biasa yang disebut dengan pengungsi bisa dalam bentuk perorangan maupun perkelompok. Pengungsi bukan hanya berasal dari satu wilayah ke wilayah lain dalam negara yang sama, akan tetapi tidak jarang pula pengungsi berpindah dari suatu negara ke negara lain demi mencari suaka perlindungan atas hak-hak asasinya baik bagi dirinya sendiri maupun bagi sanak keluarga dan kerabatnya (kelompoknya). Indonesia merupakan salah satu negara yang terkena dampak dari adanya gelombang pengungsian para pengungsi pada beberapa tahun terakhir. Berdasarkan data United Nations High Commissioner for Refugee (UNHCR) per 31 Januari 2017, terdapat total 14.425 pengungsi yang berada di Indonesia terdiri atas 8.039 pengungsi dan 6.386 pencari suaka. Indonesia dijadikan negara transit untuk menuju kepulauan Christmas, Australia, karena Indonesia merupakan tempat paling ideal untuk persinggahan para pengungsi. Permasalahan pengungsi saat ini adalah masuknya pengungsi dari negara Myanmar yaitu pengungsi etnis Rohingya. Konflik etnis Rohingya yang berkepanjangan yang terjadi di Myanmar membuat mereka lari dan keluar dari Myanmar, dan salah satu negara yang terkena dampak dari pindahnya etnis Rohingya ini adalah indonesia.

Dalam penelitian ini, yang menjadi rumusan masalah adalah : “Bagaimanakah Perlindungan Hukum Terhadap Pengungsi Rohingya yang Berada di Indonesia Berdasarkan Hukum Internasional ?” Dalam penulisan skripsi ini, penulis menggunakan metode penelitian hukum Nomatif atau Doktrinal, yaitu suatu penelitian hukum terhadap data sekunder berupa penelitian kepustakaan. Dalam penulisan ini,penulis menggunakan pendekatan yuridis normatif, yaitu penelitian terhadap asas-asas hukum yang dilakukan terhadap norma-norma hukum dalam masyarakat yang merupakan patokan untuk bertingkah laku dengan menggunakan analisis kualitatif yakni digunakan untuk analisis deskriptif terhadap variabel penelitian.

Adapun yang menjadi tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui status hukum orang-orang Rohingya yang masuk ke Indonesia untuk mencari perlindungan dan mengetahui bentuk perlindungan hukum bagi orang-orang Rohingya tersebut yang berada di Indonesia.

Hasil penelitian ini yaitu status hukum orang-orang Rohingya yang masuk ke Indonesia untuk mencari perlindungan sebelum ditetapkan sebagai pengungsi mereka dianggap sebagai orang-orang yang mencari suaka. Selanjutnya setelah mereka melalui proses veritifikasi barulah mereka bisa dianggap sebagai pengungsi yang akan dilindungi. Adapun bentuk perlindungan bagi pengungsi tersebut yaitu, pemerintah Indonesia menerapkan prinsip-prinsip yang terdapat pada Konvensi 1951 tentang pengungsi dan ketentuan hukum nasional indonesia. Salah satunya adalah menerapkan prinsip non refoulment yang telah diterima oleh masyarakat luas sebagai hukum kebiasaan internasional yang memuat perlindungan pokok untuk tidak mengembalikan pengungsi secara paksa ke perbatasan wilayah tempat hidup atau kebebasan mereka terancam.

 

Kata Kunci: Perlindungan Pengungsi, Konvensi 1951 tentang Pengungsi

Full Text:

PDF PDF

References


Enny Soeprapto, Makalah, Catatan-Catatan Tentang Beberapa Aspek Hukum Masalah-Masalah Pengungsi, Jakarta.

Green , N.A. Maryan, 1982, International Law of Peace, London: MacDonald and Evans, 2nd. Ed.

Hadikusuma, Hilman, 1995, ‘Metodologi Pembuatan Kertas Kerja Atau Skripsi Ilmu Hukum’ , Maju Mandar, Bandung.

Hamid, Sulaiman, 2002, Lembaga Suaka Dalam Hukum Internasional, Raja Grafindo Persada, Jakarta.

Harris, D.J., 1982, Cases and Matrials on International Law, London: sweet and Maxwell, 5th, ed., 1998; Hingorani, Modern International Law, 2nd, Ed., 1984

Hartono, Sunaryati, 1972, Beberapa Masalah Transnasional Dalam Penanaman

Modal Asing di Indonesia, Binacipta, Bandung.

Irsan, Koesparmono, 2007, Pengungsi Internal Dan Hukum Hak Asasi Manusia,

Komisi Nasional Hak Asasi Manusia, Jakarta.

Jatyputri, Winner Nabilla, 2014, Penerapan Prinsip Non-Discrimination Bagi

Pengungsi Rohingya Di Indonesia, Universitas Airlangga

Krustiayati, Atik, 2010, Penanganan Pengungsi Di Indonesia, ‘Tinjauan Aspek

Hukum Internasional dan Nasional’, Brilian Internasional, Surabaya,

Meleong, Lexy, 1983, Metodologi Penelitian Kualitatif, Remadja Karya,

Bandung.

Parthiana, I Wayan, 2006, ‘Hukum Pidana Internasional’, Yrama Widya, Bandung.

Romsan, Achmad, 2003, Pengantar Hukum Pengungsi Internasional, Sanic Offset, Bandung.

Soemitro, Romi Hanitijo, 1998, Metodologi Penelitian Hukum Dan Jarimetri , Ghalia Indonesian, Jakarta.

Sunggono, Bambang 2003, ‘Metodologi Penelitian Hukum’ , PT. Raja Grafindo

Persada, Jakarta.

Suyadi, Adrianus, 2010, Pengungsi Bukan Imigran Gelap, Harian Umum

Kompas, Jakarta.

Usmawadi, 2001, Pengantar Hukum Pengungsi Internasional, Sanic Offset,

Bandung.

UNHRC, Information Paper, Dasar-Dasar Perlindungan Bagi Pengungsi:1920 1950, (Tanpa Penerbit dan Tahun)

Wagiman, 2012, Hukum Pengungsi Internasional, Sinar Grafika, Jakarta.

Jurnal

Artikel Pertanyaan-pertanyaan yang kerap Muncul Seputar Pengungsi. Diunduh dari www.seputarkita.com, tanggal 11 oktober 2017

Handayani, Irawati, 2002, “Perlindungan Terhadap Pengungsi Domestik (Iternally Displaced Persons) dalam Sengketa Bersenjata Internasional Menurut Hukum Internasional”, Jurnal Hukum Internasional, Vol.1 No.2.

Suwardi, Sri Setianingsih, 2004, Aspek Hukum Masalah Pengungsi Internasional,

Jurnal Hukum Internasional, Vol. 2 No. 1, Jakarta.

Website

Asal-Usul Etnis Rohingya Hingga Terusir Dari Myanmar. http://www.merahputih.com. Diakses pada tanggal, 02 juni 2017

Hak Asasi RI Belum Punya Standar Penanganan Pengungsi, www. Kompas.com, diakses pada tanggal 21 September 2017

Masalah Pengungsi Rohingya di Indonesia, https://news.okezone.com/read/2017/09/04/337/1769032/masalah--pengungsi-rohingya-di-indonesia-telah-dipetakan-ini-uraiannya, diakses pada 20 Maret 2018

Masalah Regulasi Penanganan Pengungsi di Indonesia, http://www.hukumonline.com/berita/baca/lt597853eb3280a/ada-masalah-regulasi-penanganan-pengungsi-di-indonesia, diakses pada 15 Maret 2018

Penanganan Migran Ireguler Bangladesh dan Myanmar (Rohingya) Di Indonesia. http://www.kemlu.go.id/. Diakses pada tanggal 21 Mei 2017

Penentuan status pengungsi http://www.unhcr.or.id/id/tugas-kegiatan/penentuan status pengungsi diakses pada 17 Juli 2017

Siapa yang Kami Bantu, http://www.UNHRC.or.id, Diakses 02 juni 2017 www.unesco.com, diakses pada tanggal 25 agustus 2017

Suaka laporan penelitian pengungsi rohingya 2016 indonesia. https://suakaindonesia.files.wordpress.com. Diakses pada tanggal 02 juni 2017

Tak ada dana khusus pengungsi, https://www.rappler.com/world/regions/asia-pacific/indonesia/94626-tak-ada-dana-alokasi-khusus-untuk-rohingya Diakses pada 20 Maret 2018


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


E - Journal Fatwa Law

Published by : Faculty Of Law, Tanjungpura University