Sistem Informasi Manajemen Limbah Untuk Simbiosis Usaha Tani dan Ternak

Tiara Dwiputri, - Albarda

Abstract


Perkembangan sektor agrobisnis pada era ini membutuhkan berbagai pertimbangan yang dapat menjamin tingkat keberlanjutan usaha. Zero waste merupakan salah satu kondisi yang dapat dicapai dengan pemanfaatan green technology untuk menghasilkan lingkungan operasi agrobisnis yang mendukung. Sebuah konsep integrasi tanaman-ternak yang diperkenalkan oleh FAO menjadi salah satu hal yang dapat diterapkan untuk membantu mengurangi pembuangan limbah dan biaya operasional usaha. Pada paper ini dilakukan perancangan sebuah sistem informasi yang dapat diterapkan pada sebuah organisasi kelompok agrobisnis skala rumah tangga untuk mendukung aplikasi konsep integrasi tanaman-ternak dengan mengolah limbah secara kolektif. Sistem informasi yang dibangun diharapkan dapat membantu pengawasan proses pengumpulan limbah kolektif serta membantu perhitungan distribusi. Pengujian rancangan dilakukan dengan membangun simulasi implementasi sistem untuk membuktikan fungsionalitas sistem.

Full Text:

PDF

References


IFAD, "Integrated crop-livestock farming systems," February 2010.

A. Djajanegara, "Pembentukan Jejaring Komunikasi Sistem Integrasi Sawit-Sapi," Lokakarya Pemngembangan Sistem Integrasi Kelapa Sawit-Sapi, pp. 43-46, 2005.

Warsana, "Pemantapan Kelembagaan Pada Gapoktan," Tabloid Sinar Tani, 2009.

J. Maston, J. Thayer and J. Shaw, "Running a Food Hub," USDA, 2015.

D. Isaacman-VanWertz and M. R. Moraghan, "Food Hub Tech Guide," 2015.

S. Alter, "Defining Information Systems as Work Systems: Implications for the IS Field," 2008.

USAID, "Integrating ICT into Value Chain Development," December 2010

FAO, "FAO Corporate Document Repository," 6 February 2015.




DOI: http://dx.doi.org/10.26418/jp.v3i2.22761

Refbacks

  • There are currently no refbacks.