PENGAMANAN DATA RIWAYAT PENYAKIT PADA PASIEN MENGGUNAKAN STEGANOGRAFI MOST SIGNIFICANT BIT (MSB) (Studi Kasus: Penyakit Hiv/Aids Rumah Sakit Soedarso Pontianak)

Risma Maharani , Sampe Hotlan Sitorus , Dian Prawira

Abstract


 

   Perkembangaan teknologi pada sistem pengamanan data dalam menjaga keamanan informasi telah berkembang dengan pesat. Dalam menjaga keamanan data terdapat cabang ilmu dalam pengembangannya seperti steganografi. Saat ini pengamanan data riwayat penyakit pasien di Rumah Sakit Soedarso masih secara manual dengan ditulis dikertas dan disimpan di filling cabinet, untuk menjaga data medis terkait riwayat penyakit pasien di rumah sakit maka dibutuhkan sistem pengamanan data yang lebih kuat agar data yang jatuh ke tangan seseorang tidak dapat diketahui begitu saja. Penelitian tentang pengamanan data riwayat penyakit pasien menggunakan steganografi bertujuan agar data tidak dapat diketahui oleh orang yang tidak berkepentingan, serta bagaimana kinerja MSB pada pengamanan data riwayat penyakit pasien. Penelitian ini mengimplementasikan steganografi menggunakan metode Most Significant Bit (MSB) yaitu dengan menyisipkan bit pada bit awal dalam satu byte data dengan menggunakan citra sebagai media penampung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aplikasi berhasil melakukan penyisipan dan melakukan pemanggilan kembali pesan yang telah disisipkan. Hasil ekstraksi pesan memiliki tingkat kesesuaian karakter pesan terhadap isi pesan asli, pada gambar asli dan gambar stego terdapat perubahan yang nampak secara visual.

 

Kata kunci: Steganografi, Most Significant Bit, Pengamanan Data, Rekam Medis.

Full Text:

PDF


DOI: http://dx.doi.org/10.26418/coding.v8i1.39207

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.