PENGARUH JUMLAH UANG BEREDAR, TINGKAT SUKU BUNGA, KURS DAN PRODUK DOMESTIK BRUTO, TERHADAP INFLASI DI INDONESIA SKRIPSI

Fajra B01112080

Abstract


ABSTRAK

 

Penelitian ini bertujuan untuk menguji dan menganalisis “Pengaruh Jumlah Uang Beredar Tingkat Suku Bunga Nilai Tukar dan PDB Terhadap Inflasi di Indonesia”. Penelitian ini  menggunakan  data  sekunder  dengan  periode tahun 2001:Q1 – 2018:Q4. Data yang digunakan bersumber dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Indonesia melalui publikasi yang terkait. Alat Analisis  yang  digunakan  adalah dengan pendekata Error Correction Model (ECM) menggunakan aplikasi Eviews10. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam jangka pendek variable Jumlah Uang Beredar dan PDB berpengaruh negatif tidak signifikan terhadap variabel inflasi,sedangkan variabel Birate dan Kurs memiliki hubungan yang positif tetapi tidak signifikan terhadap variabel Inflasi. Dan dalam jangka panjang variable PDB dan Birate memiliki hubungan yang positif dan signifikan terhadap variable inflasi, sedangkan variable Kurs dalam jangka panjang memiliki hubungan yang negatif terhadap inflasi dan tidak signifikan. Tetapi JUB memiliki hubungan yang negatif dan signifikan terhadap tingkat inflasi di indonesia.

 

 

Kata Kunci :   Jumlah Uang Beredar(JUB), Tingkat Suku Bunga, Nilai Tukar, PDB Inflasi, Error Correction Model (ECM)



DAFTAR PUSTAKA

 

Afrizal. (2018). analisis inflasi di indonesia(suatu pendekatan mdel dinamik). Jurnal Ekonom Bisnis dan Kewirausahaan.Vol.7 No. 2 85-102

Boediono. (2001). “Ekonomi Moneter”, Penerbit BPFE UGM, Yogyakarta.

Darmayanti, Novi. (2014). tentang Pengaruh GDP terhadap inflasi di Indonesia: tahun 2000-2012.. Jurnal Manajemen dan Akuntansi.Vol.3 No. 1

Dumairy. 1996. Perekonomian Indonesia . Erlangga, Yogyakarta.

Fajaryati, Y, R dan Setiawina, Y, N. (2018). analisis dampak kebijakan moneter terhadap jumlah uang beredar, cadangan devisa dan laju inflasi di Indonesia.E-Jurnal EP Unud Vol.7 No. 6

Ginting, M, A. (2016). analisis faktor-faktor yang mempengaruhi inflasi: studi kasus di Indonesia priode tahun 2004-2014. Jurnal  Kajian. Vol.21 No. 1 37-58

Karl dan Fair. (2001). Pembayaran bunga tahunan dari suatu pinjaman, dalam bentuk persentase dari pinjaman yang diperoleh, YKPN Yogjakarta.

Khalwaty. (2000). Inflasi dan Solusinya. Jakarta. Gramedia Pustaka Utama

Krisnaldy. (2017). pengaruh jumlah uang beredar,produk domestik bruto,kurs dan tingkat suku bunga terhadapinflasi di Indonesia pendekatan error correction model. Penelitian ini menggunakan model koreksi kesalahan atau Error Correction Model (ECM)Jurnal Kreatif.Vol.5 No. 1

Langie, Manuela. (2014). analisis pengaruh suku bunga BI, jumlah uang beredar, dan tingkat kurs terhadap tingkat inflasi di Indonesia menggunakan analisis error correction model Engle-Granger (ECM-EG).jurnal berkala ilmiah efisiensi Vol. 14.No. 2

Lipsey, Ragan, dan Courant. (1997). Suku bunga , harga yang dibayarkan untuk satuan mata uang yang dipinjam pada periode waktu, Erlangga Jakarta.

Nilawati. (2000). “Pengaruh Pengeluaran Pemerintah, Cadangan Devisa Dan Ang Pengganda Uang Terhadap Perkembangan Jumlah Uang Beredar Di Indonesia”. Jurnal Bisnis dan Akuntansi.Vol. 2.No. 2.

Parkin, M. (1993).Economics.Second edition. Addison-Wesley Publishing Company. Massachussetts.


Prasetiantono. (2000). Keluar Dari Krisis : Analisis Ekonomi Indonesia. Gramedia Pustaka Utama, Jakarta.

Samuelson, Paul dan William Nordhaus. (1998). Microeconomics, Sixteenth Edition. McGraw Hill Education: America.

Sir, Aprianti. (2012). Pengaruh Cadangan Wajib Minimum Dan Tingkat Suku Bunga Terhadap Inflasi di Indonesia. JEJAK.Vol 5, No 1, Maret. Hal 82-89 Semarang: FE UDS.

Situs Bank Indonesia, www.bi.org, diakses tanggal 30 Bulan September tahun 2016, pukul 20.15 WIB.

Subagyo, Sri Fatmawati, Rudy Badrudin, Astuti Purnamawati, Algifari, (1997). “Bank dan Lembaga Keuangan Lainnya”, Edisi ke-1, Yogyakarta: Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi YKPN, April.

Sugiyono. (2012). Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Sukirno, Sadono. (1991). Makroekonomi : Teori Pengantar (edisi pertama). Jakarta: Raja Grafindo.

Sukirno, Sadono. (2004). ”Teori Pengantar Makro Ekonomi”, PT. Raja Grafindo Persada, Jakarta.

Sunariyah.  (2004).  Pengantar  Pengetahuan  Pasar  Modal.  Cetakan  Keempat. Yogyakarta : UPP AMP YKPN.

Situs Kementerian Perdagangan Republik Indonesia,www.kemendag.go.id.

Weston J. Fred dan Eugene F. Brigham. (1993). Dasar-dasar Manajemen Keuangan, Jilid 2, Edisi Kesembilan, Terjemahan oleh Alfonsus Sirait, Jakarta: Erlangga.



Refbacks

  • There are currently no refbacks.