KINERJA PENERIMAAN PAJAK DAERAH DI KOTA PONTIANAK

Kisahi B01112110

Abstract


ABSTRAK

 

Pendapatan daerah merupakan alat untuk meningkatkan pembangunan ekonomi dan pembangunan negara. Maka dari itu diharapkan penerimaan Pajak yang menjadi sumber penerimaan terbesar dari suatu daerah hal ini menjadi suatu acuan bahwa daerah-daerah yang memiliki penerimaan dari pajak yang tinggi menandakan pemerintah daerah berhasil menarik pajak di daerah tersebut  Penelitian ini dilatar belakangi oleh Kota Pontianak yang merupakan ibukota Provinsi Kalimantan Barat yang mempunyai letak yang strategis. Kota Pontianak memiliki kontrisbusi perekonomian yang cukup baik terhadap perekonomian Provinsi Kalimantan Barat. Salah satu penerimaan yang cukup menonjol di Kota Pontianak berasal dari sektor pajak daerah.. Penelitian ini mengambil ruang lingkup di Kota Pontianak dengan rentang waktu yang digunakan adalah 2014-2018. Dengan fokus penelitian pada kinerja komponen pajak daerah yang merupakan sumber penerimaan yang dapat diandalkan sebagai sumber pendapatan asli daerah di Kota Pontianak dengan model analisis Tipology Klasen.

            Dari penelitian ini ditarik kesimpulan dari hasil analisis Tipology Klasen dapat disimpulkan bahwa untuk sektor pajak yang masuk dalam kategori Potensial ada 3 (tiga) sektor pajak yakni pajak Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB), Pajak Restoran, Pajak Penerangan jalan. Untuk sektor pajak yang masuk dalam kategori berkembang ada 1 (satu) sektor yakni pajak Sarang Burung Walet, dan untuk sektor pajak yang masuk dalam kategori terbelakang ada 5 (sektor) yakni Pajak Bumi dan Bangunan pedesaan dan Perkotaan, Pajak Hiburan, Pajak Hotel, Pajak Parkir, Pajak Reklame.

 

Kata kunci: Kinerja Penerimaan Pajak Daerah, Pendapatan Asli Daerah,Sektor Pajak, Typology Klasen.


 

DAFTAR PUSTAKA

 

Adrianti, R. (n.d.). Kinerja Penerimaan Pajak Daerah di Kabupaten Kubu Raya. Tesis Magister Ilmu Ekonomi FEB UNTAN.

Andi Afrizal, S. S. (n.d.). Analisis Kontribusi Pajak Daerah Terhadap Pendapatan Asli Daerah di Dinas Pengelolaan Keuangan dan Aset Kabipaten Rokan Hulu.

Anumpitan, D. L. (2016). Analisis Efektivitas dan Kontribusi Pajak Penerangan Jalan Terhadap Pajak Daerah di Kabupaten Kepulauan Talaud. Jurnal Akuntansi Universitas Sam Ratulangi Manado.

BPS Kota Pontianak Dalam Angka Tahun 2013-2017

Isroah. (2013). Perpajakan. Yogyakarta: UNY Press.

Lamia, A. (2015). Analisis Efektivitas dan Kontribusi Pemungutan Pajak Restoran,Pajak Reklame dan Pajak Penerangan Jalan Pada Pendapatan Asli Daerah Kabupaten Minahasa Utara. Vol 15 No 5.

Mardiasmo. (2002). Otonomi dan Manajemen Keuangan Daerah. Yogyakarta: Andi.

­­--------------- (2006). Perpajakan. Yogyakarta: Andi Offset.

Mardiasmo. (2013). Perpajakan Edisi Revisi. Yogyakarta: Andi Offset.

Ramadhan, W. A. (2016). Potensi Pajak Penerangan Jalan dan Kontribusinya Terhadap Pajak Daerah Kota Malang Periode 2011-2013. Jurnal Perpajakan(JEJAK), Vol 8 No.1.

Suratman, E & Wahyudi. (2009). Teknik Analisis Perencanaan Pembangunan. Pontianak: Untan Press

Undang-Undang tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah. (28 tahun 2009).

Undang-Undang Perimbangan Keuangan antara Pusat dan Pemerintah Daerah. (33 tahun 2004).

Waluyo. (2005). Perpajakan Indonesia edisi Kelima. Jakarta: Salemba Empat.

------------(2013). Perpajakan Indonesia. Jakarata: Salemba Empat.

Widodo, A. (2006). Revisi Taksonomi Bloom dan Pengembangan Butir Soal. Jurnal Pendidikan Biologi FPMIPA-UPI, 18-29.

 


Refbacks

  • There are currently no refbacks.