PENGARUH KEMISKINAN DAN BELANJA MODAL TERHADAP INDEKS PEMBANGUNAN MANUSIA (IPM) KABUPATEN/KOTA DI KALIMANTAN BARAT TAHUN 2011-2015

HENDRO B1013131006

Abstract


Penelitian ini dilakukan untuk mengukur dan menganalisis pengaruh kemiskinan dan belanja modal terhadap Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten/Kota di Kalimantan Barat. Penelitian ini menggunakan data sekunder yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik. Analisis ini menggunakan data panel pada 14 Kabupaten/Kota di Kalimantan Barat pada tahun 2011-2015. Jumlah sampel yang diperoleh sebanyak 70 observasi. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan analisis regresi data panel. Uji hipotesis menggunakan f-statistik serta t-statistik. Selain itu juga dilakukan uji asumsi klasik yang meliputi uji multikolinearitas, autokorelasi, dan heteroskedastisitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel kemiskinan berpengaruh negatif dan signifikan terhadap Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten/Kota di Kalimantan Barat. Sedangkan belanja modal berpengaruh positif dan signifikan terhadap Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten/Kota di Kalimantan Barat. Secara simultan, variabel kemiskinan dan belanja modal berpengaruh signifikan terhadap Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten/Kota di Kalimantan Barat. Kemampuan prediksi dari kedua variabel tersebut terhadap IPM sebesar 44,6706%. Sedangkan sebanyak 55,3294% dipengaruhi oleh faktor lain. Pemerintah harus memperhatikan belanja modal, karena belanja modal memiliki pengaruh paling besar terhadap Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten/Kota di Kalimantan Barat.

 

Kata Kunci: Kemiskinan, Belanja Modal, dan Indeks Pembangunan Manusia (IPM)


Refbacks

  • There are currently no refbacks.