PENGARUH FAKTOR EKSTERNAL (INFLASI, DAN NILAI TUKAR RUPIAH) TERHADAP NON PERFORMING FINANCING (NPF) PERBANKAN SYARIAH DI INDONESIA

Anggun B01111126 Arianto

Abstract


Perbankan Syariah sebagai salah satu lembaga penyalur dana melalui pembiayaan sering di hadapkan dengan kondisi pembiayaan bermasalah (non performing financing), permasalahan denga terus menerus melebihi ketentuan Bank Indonesia sebesar 5% akan berdampak buruk bagi profitabilitas Perbankan Syariah, dan akan berujung pada berhentinya operasional Perbankan Syariah.

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis beberapa variable diantaranya inflasi dan nilai tukar rupiah dalam mempengaruhi non performing financing sehingga diharapkan dapat menjadikan bahan pertimbangan bagi perbankan syariah dalam mengambil kebijakan seputar pembiayaan syariah. Dalam penelitian ini menggunakan metode ordinary least square berupa penelitian kausalitas, menggunakan data time series, dengan tekhnik analisis mengunakan tekhnik analisis regresi berganda.

Dari hasil penelitian di peroleh bahwa inflasi memberikan pengaruh negatif terhadap non performing financing perbankan syariah, setiap peningkatan inflasi akan mengakibatkan turunnya non performing financing. Nilai tukar rupiah memberikan pengaruh positif terhadap non performing financing perbankan syariah, setiap nilai tukar rupiah tinggi akan meningkatkan non performing financing perbankan syariah. Secara simultan inflasi dan nilai tukar rupiah secara bersama-sama memberikan pengaruh terhadap non performing financing, ditunjukan dengan Inflasi, dan Nilai Tukar Rupiah mampu menjelaskan variasi non performing financing sebesar 76.44% pada penelitian ini.

Kata kunci: Perbankan syariah, Non Performing Financing, Inflasi dan Nilai Tukar Rupiah.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.