ANALISIS PENGEMBANGAN SUB SEKTOR POTENSIAL PADA SEKTOR PERTANIAN DI KABUPATEN LANDAK TAHUN 2011-2015

Sri Riskiyanti B1011131075

Abstract


ABSTRAK

Kebijakan Desentralisasi dan otonomi daerah memberikan kesempatan bagi pemerintah daerah dan masyarakat di daerah untuk membangun daerahnya secara mandiri. Sektor-sektor ekonomi daerah perlu dikembangkan sebagai sektor potensial. Kabupaten Landak sebagai daerah yang agraris mempunyai peluang yang cukup besar dalam mengembangkan potensi pertanian  yang dimiliki, dengan melihat sub sektor-sub sektor pertanian untuk meningkatkan pembangunan ekonomi Kabupaten Landak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sub sektor pertanian yang merupakan sub sektor basis dan potensial untuk dikembangkan di Kabupaten Ladak, dan untuk mengetahui prospek sub sektor-sub sektor pertanian di Kabupaten Landak

Penelitian ini menggunakan data sekunder berupa Produk Domestik Regional Bruto atas dasar harga konstan, laju pertumbuhan dan Kontribusi sub sektor pertanian. Metode analisis yang digunakan adalah Location Quotients (LQ), Klassen Tipologi, Model Rasio Pertumbuhan (MRP), Overlay dan Trend. Hasil penelitian menunjukkan  bahwa perkembangan sub sektor Kehutanan dan Penebangan Kayu dan sub sektor Pertanian, Peternakan, Perburuan dan Jasa Pertanian di Kabupaten Landak tahun 2011-2015 merupakan sub sektor yang masuk dalam klasifikasi sub sektor cepat maju dan memiliki nilai LQ diatas satu yang menunjukkan bahwa sub sektor tersebut sub sektor basis .jika dilihat dari analisis Model Rasio Pertumbuhan sub sektor Pertanian, Peternakan, Perburuan dan Jasa Pertanian sub bagian jasa pertanian dan perburuan bernotasi positif yang artinya kriteria pertumbuhan perekonomian Kabupaten Landak tinggi sedangkan untuk  Sub sektor perikanan merupakan sub sektor yang non basis dan memiliki trend yang negatif.

 

Kata Kunci: PDRB, Sektor Potensial, dan pembangunan ekonomi daerah


Refbacks

  • There are currently no refbacks.