PENERAPAN METODE TOPSIS DALAM MENENTUKAN PENERIMA BERAS MISKIN

Dwi Setiaji, Shantika Martha

Abstract


Beras miskin (raskin) merupakan subsidi pangan sebagai upaya pemerintah untuk meningkatkan ketahanan pangan dan memberikan perlindungan pada keluarga miskin melalui pendistribusian beras yang diharapkan mampu menjangkau keluarga miskin. Banyaknya warga miskin dengan beragam kondisi mengakibatkan penentuan penerima raskin semakin sulit. Oleh karena itu, dibutuhkan metode yang dapat memudahkan pihak terkait untuk menyelesaikan permasalahan tersebut, salah satunya dengan metode TOPSIS (technique for order preference by similarity to ideal solution). TOPSIS adalah metode pengambilan keputusan multikriteria dengan ide dasarnya alternatif yang dipilih memiliki jarak terdekat dengan solusi ideal positif dan memiliki jarak terjauh dari solusi ideal negatif. Penelitian ini bertujuan sebagai bahan pertimbangan/rekomendasi untuk pihak Desa dalam menentukan penerima raskin. Pengambilan keputusan menggunakan tujuh kriteria antara lain umur, pekerjaan, penghasilan, luas bangunan, tanggungan, biaya tagihan listrik dan konsumsi daging. Hasil dari penelitian, direkomendasikan 10 orang penerima raskin dari 30 orang berdasarkan nilai kedekatan relatif dari urutan terbesar hingga terkecil. Nilai kedekatan relatif calon penerima raskin yang telah diurutkan tersebut dapat dijadikan pertimbangan dalam proses penyeleksian penerima raskin di Desa X Kabupaten Mempawah.

 

Kata kunci:  MADM, Prioritas, TOPSIS, Matriks


Full Text:

PDF


DOI: http://dx.doi.org/10.26418/bbimst.v10i1.44683

Refbacks

  • There are currently no refbacks.