PENETAPAN BIAYA TENAGA KERJA OFFICE BOY DAN HARGA TARGET (TARGET PRICING) PADA PT SASANA DUTA MILLENIA

Aulia Nofrizar Arief B41108127

Abstract


Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis mengenai bagaimana perhitungan biaya target agar dapat menjalankan operasional perusahaan, penetapan harga penawaran Office Boy pada PT. Sasana Duta Millenia, dan bagaimana analisis perhitungan Break Event Point penawaran harga tenaga kerja office boy pada PT. Sasana Duta Millenia sejak tahun 2011 sampai dengan tahun 2013. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif, dimana penulis menggunakan data-data internal perusahaan untuk memperoleh informasi sebanyak mungkin yang hasilnya dideskripsikan secara sistematis dan ditarik kesimpulan.

Pada tahun 2011, 2012, dan 2013 perusahaan menyalurkan tenaga kerja office boy kepada klien-klien perusahaan masing-masing adalah sebanyak 3, 8, dan 5 orang. Perhitungan Break Even Point pada tahun 2011 adalah 2 orang tenaga kerja, Adapun penetapan harga penawaran tenaga kerja dalam setahun pada tahun 2011 yaitu sebesar Rp. 50.886.036. Jadi perusahaan telah mencapai melebihi titik Break Event Point sehingga dalam hal ini perusahaan telah menutupi biaya operasionalnya selama tahun 2011. Untuk tahun 2012, perusahaan menyalurkan tenaga kerja Office Boy kepada klien-klien perusahaan sebanyak  8 orang tenaga kerja. Sedangkan untuk mencapai BEP (Break Event Point) pada tahun 2012, perusahaan harusnya menyalurkan tenaga kerja Office Boy sebanyak 4 orang tenaga kerja. Perusahaan telah mencapai titik BEP tersebut, bahkan perusahaan telah melewati titik Break Event Point, Adapun penetapan harga penawaran tenaga kerja dalam setahun pada tahun 2012 yaitu sebesar Rp.35.587.476. Pada tahun 2013 perusahan menyalurkan tenaga kerja Office Boy sebanyak 5 orang,  sedangkan titik Break Event Point perusahaan berada pada titik 5 orang tenaga kerja, jadi perusahaan telah mencapai titik Break Event Point tersebut sehingga dalam hal ini perusahaan sudah cukup untuk menutupi biaya operasionalnya selama tahun 2013. Penetapan harga penawaran tenaga kerja dalam setahun pada tahun 2013 yaitu sebesar Rp.33.687.160. Sehingga analisis perhitungan BEP pada penawaran harga tenaga kerja office boy sejak tahun 2011 sampai dengan tahun 2013 pada dasarnya perusahaan telah menutupi biaya operasionalnya.

Untuk kedepannya, perusahaan diharapkan dapat mempertahankan dan meningkatkan kinerja para tenaga kerja yang akan disalurkan, sehingga diharapkan juga kepuasan klien terhadap kinerja para tenaga kerja yang dipakai dapat meningkat, dengan demikian maka jasa perusahaan akan selalu tetap dipercaya oleh pemakai tenaga kerja yaitu pihak klien.

Keywords : Target Costing, Target Pricing, Break Even Point


Refbacks

  • There are currently no refbacks.