Analisis Pengaruh Biaya Produksi Terhadap Pendapatan Petani Kelapa Sawit Desa Pahauman Kecamatan Sengah Temila Kabupaten Landak

Inka Okta Purnawanti B51110038

Abstract


Kalimantan Barat termasuk daerah penghasil kelapa sawit terbesar di Indonesia. Kabupaten Landak mempunyai luas areal kelapa sawit yang besar sehingga sebagian besar masyarakatnya adalah petani kelapa sawit. Ini berarti potensi kelapa sawit di daerah ini cukup besar untuk meningkatkan pendapatan petani di masa yang akan datang.

Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui besarnya pengaruh biaya produksi terhadap pendapatan petani kelapa sawit di Desa Pahauman Kecamatan Sengah Temila Kabupaten Landak. Data yang digunakan berasal dari hasil studi pustaka, kuesioner, wawancara pada objek penelitian.

Jumlah sampel yang diambil sebanyak 30 KK yang dipilih berdasarkan kriteria tertentu. Tekhnik analisis data yang dilakukan dalam penelitian ini adalah analisa deskriptif, analisis regresi sederhana, koefisien korelasi, margin kontribusi, Break Even Point, dan Margin of Safety.

Berdasarkan hasil perhitungan analisis regresi sederhana menunjukkan bahwa kenaikan satu rupiah biaya produksi akan meningkatkan pendapatan sebesar Rp 4.162, analisis korelasi menunjukkan bahwa biaya produksi dan pendapatan petani kelapa sawit terhadap korelasi yang positif dan hubungan yang sangat kuat. Perhitungan margin kontribusi dan BEP menunjukkan petani memperoleh laba dari produk kelapa sawit dan penjualan dan perhitungan MoS menunjukkan tingkat penjualan minimal petani agar tidak menderita kerugian yang semakin meningkat dari tahun ke tahun.

Kata Kunci: Biaya Produksi, Pendapatan

Refbacks

  • There are currently no refbacks.