ANALISIS SISTEM DAN PROSEDUR PENYELENGGARAAN KLIRING PADA KANTOR PERWAKILAN BANK INDONESIA PROVINSI KALIMANTAN BARAT

NINDY MUSTIKA B41109112

Abstract


Kliring merupakan suatu proses perhitungan hutang piutang dalam bentuk warkat giral antara suatu bank dengan bank lainnya, baik atas nama bank itu sendiri maupun atas nama nasabahnya, yang terpusat penyelenggaraannya di suatu tempat dengan tujuan agar penyelesaiannya mudah, cepat dan aman. Penelitian ini membahas tentang sistem dan prosedur penyelenggaraan kliring di Indonesia yang menggunakan Sistem Kliring Nasional Bank Indonesia (SKNBI). Melalui SKNBI perhitungan kliring untuk transfer kredit telah tersentralisasi secara nasional dan tidak memerlukan pertukaran fisik warkat (paperless). Sementara untuk kliring debet, Bank Indonesia dibantu oleh Penyelenggara Kliring Lokal (PKL) sebagai pengelola dan penyelenggara SKNBI di wilayah tertentu. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana sistem dan prosedur yang berlaku sehubungan dengan penyelenggaraan Sistem Kliring Nasional Bank Indonesia (SKNBI) pada penyelenggaraan kliring lokal di Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Barat. Penulis menggunakan metode deskriptif dimana pada tahap awal penulis melakukan penelitian dengan observasi dan wawancara dari narasumber yaitu petugas kliring di KPwBI Kalbar. Selanjutnya data sekunder yakni peraturan dan surat edaran Bank Indonesia serta literatur lain sehubungan dengan penyelenggaraan kliring dan SKNBI. Dari hasil analisis yang dilakukan dapat diketahui bahwa di Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Barat (KPwBI KalBar) mengelola SKNBI mulai dari proses awal hari, kegiatan kliring kredit, kegiatan kliring debet (penyerahan), kegiatan kliring retur (pengembalian), proses Back-up, hingga proses akhir hari, sesuai dengan Surat Edaran Bank Indonesia No.12/34/DASP dengan menggunakan sistem kliring Off-line Manual.

 

Kata Kunci: Sistem, Prosedur, Kliring, SKNBI, KPwBI KalBar

Refbacks

  • There are currently no refbacks.