ANALISIS SISTEM PENGENDALIAN INTERN ATAS SIKLUS PEMBELIAN KEBUTUHAN FARMASI PADA RUMAH SAKIT UMUM DAERAH DR.SOEDARSO PONTIANAK

Fitriani B41109048

Abstract


Skripsi ini berjudul “Analisis Sistem Pengendalian Intern Atas Siklus Pembelian Kebutuhan Farmasi Pada Rumah Sakit Umum Daerah Dr. Soedarso Pontianak” yang bertujuan untuk mengetahui sistem dan prosedur yang ditetapkan apakah telah memenuhi syarat-syarat pengendalian intern yang baik serta untuk mengetahui faktor-faktor apa sajakah yang menyebabkan lemahnya pelaksanaan sistem pengendalian intern atas siklus pembelian kebutuhan farmasi di rumah sakit ini.

Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif yang menggambarkan keadaan objek yang diteliti berdasarkan fakta dan data yang ada, dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, kuesioner, pengamatan, dan studi kepustakaan. Teknik analisis data yang digunakan adalah fishbone diagram, internal control questionnaires (ICQ), dan flowchart.

Berdasarkan hasil analisis yang telah dilakukan, dapat ditarik kesimpulan bahwa sistem pengendalian intern atas siklus pembelian kebutuhan farmasi pada Rumah Sakit Umum Daerah Dr. Soedarso Pontianak masih sangat lemah. Hal ini dapat dilihat dari hasil internal control questionnaires (ICQ) yang diisi oleh pihak rumah sakit, dimana diperoleh 65% untuk jawaban “Tidak” dan 35% untuk jawaban “Ya”. Selain itu, hasil analisis tersebut juga menunjukkan belum adanya pemisahan fungsi dan tanggung jawab secara tegas, sistem wewenang dan prosedur pencatatan belum memberikan perlindungan yang cukup, dan belum menerapkan praktek yang sehat dalam pelaksanaan tugasnya. Faktor-faktor yang menyebabkan lemahnya pelaksanaan sistem pengendalian intern atas siklus pembelian kebutuhan farmasi pada rumah sakit ini adalah masalah tenaga kerja dan masalah dana.

Adapun saran-saran yang dapat penulis berikan adalah perlunya pemisahan wewenang dan tanggung jawab yang tegas di bagian instalasi farmasi antara fungsi pembelian, penerimaan, dan penyimpanan. Penggunaan formulir bernomor urut tercetak, pemilihan pemasok, melakukan stock opname minimal sekali dalam setahun, penggunaan sistem komputerisasi, pemberlakuan sanksi bagi karyawan-karyawan yang melanggar sistem dan prosedur yang telah ditentukan, dan pembentukan bagian internal audit.

 

 

Kata kunci :     Sistem pengendalian intern, siklus pembelian, internal control questionnaires

Refbacks

  • There are currently no refbacks.