PENGARUH KOMITMEN PROFESIONAL, PERTIMBANGAN ETIS, LINGKUNGAN ETIKA, INTENSITAS MORAL, PERSONAL COST, DAN REWARD TERHADAP INTENSI UNTUK MELAKUKAN INTERNAL WHISTLEBLOWING (STUDI EMPIRIS PADA DESA DI KECAMATAN DEDAI)

Vrisela Yusinarwati

Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk menguji variabel komitmen profesional, pertimbangan etis, lingkungan etika, intensitas moral, personal cost, dan reward sebagai variabel independen terhadap intensi untuk melakukan internal whistleblowing sebagai variabel dependen.Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif, dengan menggunakan data primer melalui penyebaran kuesioner yang disebarkan langsung oleh peneliti. Responden dalam penelitian ini berjumlah 88 (delapan puluh delapan) responden terdiri dari kepala desa, sekretaris, bendahara, dan Badan Permusyawaratan Desa (BPD). Yang dilaksanakan di sepuluh (10) desa di Kecamatan Dedai, Kabupaten Sintang.Data diolah menggunakan software IBM SPSS Versi 25. Analisis data menggunakan metode statistik analisis regresi berganda. Hasil pengujian hipotesis menunjukkan bahwa variabel komitmen profesional, lingkungan etika, dan personal cost berpengaruh signifikan terhadap intensi untuk melakukan internal whistleblowing. Sedangkan variabel pertimbangan etis, intensitas moral, dan reward tidak berpengaruh terhadap intensi untuk melakukan internal whistleblowingterhadapkepala desa, sekretaris, bendahara, dan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) pada desa di Kecamatan Dedai.

 

Kata kunci: Komitmen Profesional, Pertimbangan Etis, Lingkungan Etika, Intensitas Moral, Personal Cost, Reward,Intensi untuk melakukan internal whistleblowing.

Referensi 

Agustiani, W. D. 2018. Pengaruh Komitmen Profesional, Komitmen Organisasi dan Locus Of Control Terhadap Intensi Whistleblowing Pada Kantor Akuntan Publik DKI Jakarta.  Akuntansi. Fakultas Ekonomi. Universitas Darma Persada. Jakarta Timur.

Anissa Hakim Purwantini. (2016). Pengaruh Komitmen Profesional, Pertimbangan Etis, Dan Komponen Perilaku Terencana Terhadap Intensi Whistleblowing Internal. Jurnal Ekonomi Syariah, 4 (1), 142-159.

Badan Pusat Statistik Kabupaten Sintang. (2019). Kecamatan Dedai dalam Angka 2019. Sintang: Badan Pusat Statistik Kabupaten Sintang.

Chapter, A. I. (2020). Survei Fraud Indonesia 2019. In A. I. Chapter, Survei Fraud Indonesia2019 (p. 9). Jakarta: ACFE Indonesia Chapter.

Djaja, V. (2020). Pengaruh Persepsi Kontrol Perilaku dan Personal Cost Terhadap Intensi Whistleblowing. Jurnal Penelitian dan Karya Ilmiah Lembaga Penelitian Universitas Trisakti, 2 (26), 1-5.

Eka, H., & Adhitya, A. P. (2018). Pengaruh Komitmen Profesional, Lingkungan Etika, Intensitas Moral, Personal Cost Terhadap Intensi Untuk Melakukan Whistleblowing Internal (Studi Empiris Pada Opd Kabupaten Bengkalis). Jurnal Akuntansi, Keuangan dan Bisnis, 11 (2), 17-26.

Eka, H., Adhitya, A. P., & Meilda, W. (2019). Pengaruh Komitmen Profesional, Pertimbangan Etis, Personal Cost, Reward Terhadap Intensi Internal Whistleblowing (Studi Empiris Pada Opd Kabupaten Siak). Jurnal Akuntansi Keuangan dan Bisnis, 12 (12), 19-28.

Febianti, R., Purnamasari, P., & Hernawati, N. (2020). Pengaruh Kompetensi Moral dan Pemberian Reward terhadap Intensi Whistleblowing. Kajian Akuntansi, 21 (1), 108 - 115.

Gandamihardja, dkk. 2016. Pengaruh KomitmenProfessional dan IntensitasMoral Terhadap IntensiMelakukanWhistleblowing. Jurnal.ISSN : 2460.6561. Vol : 02-01.

Hanif, R. A., & Odiatma, F. (2017). Pengaruh Personal Cost Reporting, Status Wrong Doer dan Tingkat Keseriusan Kesalahan Terhadap Whistleblowing Intention. Jurnal Akuntansi Keuangan dan Bisnis, 10 (1), 11-20.

Husniati, H. S. (2017). Faktor-faktor yang Mempengaruhi Intensi untuk Melakukan Whistleblowing Internal. Jurnal Online Mahasiwa Fakultas Ekonomi , 4 (1), 1223-1237.

Joneta, C. (2016). Pengaruh Komitmen Profesional dan Pertimbangan Etis Terhadap Intensi Melakukan Whistleblowing: Locus Of Control Sebagai Variabel Moderasi. Jurnal Online Mahasiwa Fakultas Ekonomi, 3 (1), 735-748.

Kasmadi, S. M., & Nia Siti Sunariah, M. (2013). Panduan Modern Penelitian Kuantitatif. Bandung: Alfabeta.

Nugrohaningrum, Desi. 2018. Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Niat Pegawai Pemda Untuk Melakukan Whistleblowing.  Akuntansi. Fakultas Ekonomi. Universitas Islam Indonesia. Yogyakarta.

Odiatma, F., & Hanif, R. A. (2017). Pengaruh Lingkungan Etika Terhadap Niat Melakukan Whistleblowing Dengan Locus of Control Sebagai Variabel Moderasi. Jurnal Akuntansi Keuangan dan Bisnis, 11 (2), 17-26

Restiana, F., Pupung, P., & Nopi, H. (2020). Pengaruh Kompetensi Moral dan Pemberian Reward terhadap Intensi Whistleblowing. Jurnal Kajian Akuntansi, 108-115.

Rheny, A. H., & Fajar, O. (2017). Pengaruh Personal Cost Reporting, Status Wrong Doer dan Tingkat Keseriusan Kesalahan Terhadap Whistleblowing Intention. Jurnal Akuntansi Keuangan dan Bisnis, 10 (1), 11-20.

Rodiyah, Syaifa. 2015. Pengaruh Sifat Machiavellian, Lingkungan Etika dan Personal Cost Terhadap Intensi Melakukan Whistleblowing..  Akuntansi. Fakultas Ekonomi Dan Bisnis. Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah. Jakarta.

Sugiyono. (2016). Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Wahyuningsih, W. (2016 ). Pengaruh Pemberian Reward, Komitmen Organisasi, Gender dan Masa Kerja Terhadap WHistleblowing (Studi Empiris Pada Kantor PT. PLN (Persero) Wilayah Sumatera Barat). Jurnal Wahana Riset Akuntansi, 4 (2), 1-28.

Widyanto, A. P. P. 2019. “Pengaruh Komitmen Organisasi dan Personal Cost Terhadap Niat Aparatur Sipil Negara (ASN) Untuk Melakukan Whistleblowing Dengan Reward Sebagai Variabel Pemoderasi (Studi Pada Badan Pengawas Keuangan (BPK) Perwakilan Provinsi Lampung)”. Skripsi. Akuntansi. Fakultas Ekonomi. Universitas Sanata Dharma. Yogyakarta.

Wiguna, M., Hariyani, E., & Putra, A. A. (2019). Pengaruh Komitmen Profesional, Pertimbangan Etis, Personal Cost, Reward Terhadap Intensi Internal Whistleblowing (Studi Empiris Pada Opd Kabupaten Siak). Jurnal Akuntansi Keuangan dan Bisnis, 12 (12), 19-28.

Zanaria, Y. (2016). Pengaruh Profesionalisme Audit dan Intensitas Moral Untuk Melakukan Tindakan Whistleblowing (Studi Pada KAP di Indonesia) . Akuisisi: Jurnal Akuntansi, 4 (2), 105-116.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.