PENGARUH TENURE KAP DAN UKURAN KAP TERHADAP KUALITAS AUDIT DENGAN KOMITE AUDIT SEBAGAI VARIABEL PEMODERASI (Studi Pada Industri Keuangan yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Tahun 2016-2019)

Alya Firhani Marha Farahdiba

Abstract


Tujuan penelitian ini adalah untuk menguji dan menganalisis pengaruh tenure Kantor Akuntan Publik dan ukuran Kantor Akuntan Publik terhadap kualitas audit pada perusahaan keuangan yang terdaftar di BEI dengan komite audit sebagai variabel pemoderasi. Populasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah laporan keuangan perusahaan sektor keuangan yang terdaftar di BEI selama periode 2016-2019. Pemilihan sampel dalam penelitian ini menggunakan metode pemilihan sampel bertujuan (Purposive Sampling), sehingga diperoleh 35 sampel perusahaan yang memenuhi kriteria dengan 140 observasi. Kualitas Audit dalam penelitian ini dihitung dengan menggunakan proksi earnings surprise benchmark. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis regresi logistik dan Moderated Regression Analysis (MRA). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tenure KAP tidak berpengaruh signifikan terhadap kualitas audit, ukuran KAP tidak berpengaruh signifikan terhadap kualitas audit, komite audit memberikan pengaruh yang signifikan dalam memoderasi pengaruh tenure KAP terhadap kualitas audit, komite audit tidak memberikan pengaruh yang signifikan dalam memoderasi pengaruh ukuran KAP terhadap kualitas audit.

Kata Kunci:    Tenure KAP, Ukuran KAP, Komite Audit, Kualitas Audit, Earnings Surprise Benchmark.

 

DAFTAR PUSTAKA

 

AAA Financial Accounting Standard Committee. (2000). Commentary: SEC Auditor Independece Requiments. Accounting Horizons, 15(4), 373-386.

Al-Thuneibat,  A. A., Al Issa, R. T. I., & Baker, R. A. A. (2011). “Do Audit Tenure and Firm Size Contribute to Audit Quality”. Managerial Auditing Journal, Vol. 26(4), 317-334.

Andi, Wawo. (2010). Pengaruh Corporate Governance Dan Konsentrasi Kepemilikan Terhadap Daya Informasi Akuntansi. Simposium Nasional Akuntansi 13.

Aqmarina, V., & Yendrawati, R. (2019). The Factors That Influence Audit Quality by Earnings Surprise Benchmark. Jurnal Akuntansi dan Auditing Indonesia, 23(1), 21-29.

Aqmarina, Vina. (2018). Pengaruh Audit Tenure, Rotasi Audit, dan Umur Publikasi terhadap Kualitas Audit. Skripsi. (Studi Empiris pada Perusahaan Manufaktur yang terdapat di BEI Tahun 2014-2017). Skripsi. Yogyakarta. Universitas Islam Indonesia.

Ardani, S. V. (2017). Pengaruh Tenure Audit, Rotasi Audit, Audit Fee Terhadap Kualitas Audit Dengan Komite Audit Sebagai Variabel Moderasi (Studi Pada Perusahaan Sektor Keuangan yang Terdaftar di BEI Tahun 2010 2014).  Jurnal Akuntansi, 6(1), 1-12.

Arens, A.A., Randal, J.E., & Mark, S.B. (2012). Auditing and Assurance Services An Integrated Approach. 14th Edition: Pearson Education Inc.

Atmojo, R. T., & Sukirman. (2019). Effect of Tenure, Audit Specialization, and KAP’s Reputation on the Quality of Audit Mediated by Audit Committees. Accounting Analysis Journal, 8(1), 66-73.

Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan. (2012). Pembentukan dan Pedoman Pelaksanaan Kerja Komite Audit.

Badan Pengawas Pasar Modal. (2004). Kep-29/PM/2004. Pembentukan dan Pedoman Kerja Komite Audit.

Baridwan, Z., & Hariani, A. R. (2012). Insentif Untuk Memanipulasi Laba Sebagai Syarat Keefektifan Audit Yang Berkualitas Dalam Mengurangi Manipulasi

 

Akuntansi (Indonesian). SSRN Electronic Journal. https://doi.org/10.2139/ssrn.1577796.

Bedard, J. Chtourou, S. M. and Courteau, L. (2004). The Effect of Audit Committee Expertise, Independence, and Activity on Aggressive Earnings Management. Auditing: A Journal of Practice and Theory, 23 (2), 13-35.

Bursa Efek Jakarta, 2001. Keputusan Direksi PT Bursa Efek Jakarta, Surat Edaran SE 008/BEJ/12-2001.

Carey, P., & Simnett, R. (2006). Auditor Partner Tenure and Audit Quality. The Accounting Review, 81(3), 653-676.

Darmawan, Wisnu. (2020). Komite Audit Sebagai Pemoderasi Pengaruh Audit Tenure, Ukuran Kap, Spesialisasi Auditor Dan Audit Fee Pada Kualitas Audit (Studi Empiris Pada Perusahaan Perbankan Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia Tahun 2014 -2018). Skripsi. Semarang. Universitas Negeri Semarang.

Davis, R., Soo, B., and Trompeter, G. (2002). Auditor tenure, auditor independence and earnings management. Working Paper, Boston College, Boston, MA.

DeAngelo, L. E. (1981). Auditor Size and Audit Quality. Journal of Accounting and Economics, 3(3), 183-199.

Dopuch, N. & D. Simunic. (1982). Competition in auditing research: an assessment. Paper Read at the 4th symposium on auditing research, University of Illinois.

Dopuch, N., and D. Simunic. 1980. The Nature Of Competition In The Auditing Profession: A Descriptive And Normative View, In Buckley, J. And Weston, F. (Eds), Regulation And The Accounting Profession, Lifetime Learning Publications, Belmont, CA.

Effendi, Arief. (2009). The Power of Good Corporate Governance, Teori dan Implementasi. Jakarta: Saleba Empat.

Eisenhardt, K. M. (1989). Agency Theory: An Assesment and Review. Academy of Management Review, 14(1), 57-74.

Firth, M. & Liau Tan, C.K. (1998). Auditor Quality, Signaling, and the Valuation of Initial Public Offerings. Journal of Business Finance and Accounting, 25, 145-165.

Flint, David. (1998). “Philosophy and Principles of Auditing”; an Introduction. London: Macmillan Education LTD.

Gavious, I. (2007), Alternative perspectives to deal with auditors’ agency problem, Critical Perspectives on Accounting 18, 451-467.

Geiger, M., & Raghunandan, K. (2002). Auditor tenure and audit quality. Auditing: A Journal of Practice and Theory, 21(1), 187-196.

Ghozali, Imam. (2016). Aplikasi Analisis Multivariete Dengan Program IBM SPSS 23 (Edisi 8). Semarang : Badan Penerbit Universitas Diponegoro.

Giri, E. F. (2010). Pengaruh Tenur Kantor Akuntan Publik (Kap) dan Reputasi Kap terhadap Kualitas Audit: Kasus Rotasi Wajib Auditor di Indonesia. Simposium Nasional Akuntansi XIII.

Hamid, Abdul. (2013). Pengaruh Tenur KAP dan Ukuran KAP terhadap Kualitas Audit (Studi Empiris pada Perusahaan Manufaktur yang Terdaftar di BEI). Jurnal Universitas Negeri Padang, Padang.

Handiko. (2018). Pengaruh Audit Tenure dan Auditor Switching Terhadap Kualitas Audit dengan Fee Audit Sebagai Pemoderasi. Skripsi. Jakarta. Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah.

Hasbi, Andi Rifqa A. (2017). Pengaruh Audit Tenure, Auditor Switching, dan Company Size terhadap Kualitas Audit pada Perusahaan Manufaktur yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2012-2015. Skripsi. Makassar. Universitas Islam Negeri Alauddin.

Himawan, F., & Emarila, R. (2010). Pengaruh Persepsi Auditor Atas Kompetensi, Independensi Dan Kualitas Audit Terhadap Umur Kantor Akuntan Publik (Kap) Di Jakarta. ESENSI: Jurnal Manajemen Bisnis13(3), 19-46.

Indriantoro, N., & Bambang Supomo. (2016). Metodologi Penelitian Bisnis untuk Akuntansi dan Manajemen, Edisi Pertama. Yogyakarta: BPFE Yogyakarta.

Intakhan, P, & Ussahawanitchakit, P. (2010). Roles of audit experience and ethical reasoning in audit professionalism and audit effectiveness through a moderator of stakeholder pressure: An empirical study of tax auditors in Thailand. Journal of Academy of Business and Economics, 10(5), 1-15.

 

Jensen., M.C. & W.H Meckling. (1976). Theory of The Firm: Managerial Behavior, Agency Costs and Ownership Structure. Journal of Financial Economics, 3(4),  305-360.

Johnson, V.E., Khurana, I.K., & Reynold, J.K. (2002). Audit-Firm Tenure and The Quality of Financial Reports. Contemporary Accounting Research, 19(4), 637-660.

Kalbers, L.P. and TJ. Fogarty. 1993. Audit Committee Effectiveness: An Empirical Investigation of the Contribution of Power. Auditing: A Journal of Practice & Theory, 12(1): 24-48.

Kementerian BUMN RI. Keputusan Keputusan Menteri Badan Usaha Milik Negara Nomor KEP-103/MBU/2002. Tentang Pembentukan Dan Pedoman Pelaksanaan Kerja Komite Audit.

Kementerian Keuangan RI. Keputusan Menteri Keuangan Republik Indonesia Nomor 423/KMK.06/2002, Tentang Jasa Akuntan Publik.

Kementrian Keuangan RI. Keputusan Menteri Keuangan Republik Indonesia Nomor 17/PMK.01/2008. Tentang Jasa Akuntan Publik.

Lawrence, A., Minutti-Meza, M., & Zhang, P. (2011). Can big 4 versus non-big 4 differences in audit-quality proxies be attributed to client characteristics? Accounting Review, 86(1), 259–286.

Lee, J. C.-W., Liu, C., & Wang, T. (1999). The 150-hour rule. Journal of Accounting and Economics, 27(2), 203–228.

McLaren, N. L. (1958). Rotation of auditors. The Journal of Accountancy (July): 41-44.

Muliawan, E. K., & Sujana, I. K. (2017). Pengaruh Ukuran Kantor Akuntan Publik, Auditor Switching Dan Audit Tenure Pada Kualitas Audit. E-Jurnal Akuntansi Universitas Udayana, 21(1), 534-561.

Nuratama, I Putu. (2011). Pengaruh Tenur dan Reputasi Kantor Akuntan Publik Pada Kualitas Audit Dengan Komite Audit Sebagai Variabel Moderasi (Studi Kasus Pada Perusahaan Manufaktur Yang Terdaftar di BEI tahun 2004-2009). Tesis. Denpasar. Universitas Udayana.

Nurintiati, A. A., & Purwato, A. (2017). Pengaruh Tenure Kap, Ukuran Kap, Spesialisasi Auditor Dan Audit Fee Terhadap Kualitas Audit Dengan Moderasi Komite Audit. Diponegoro Journal of Accounting, 6(1), 1-13.

Otoritas Jasa Keuangan RI. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 29 /POJK.04/2016. Tentang Laporan Tahunan Emiten atau Perusahaan Publik.

Otoritas Jasa Keuangan RI. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 55 /POJK.04/2015. Tentang Pembentukan dan Pedoman Pelaksanaan Kerja Komite Audit.

Otoritas Jasa Keuangan RI. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 13 /POJK.03/2017. Tentang Penggunaan Jasa Akuntan Publik dan Kantor Akuntan Publik dalam Kegiatan Jasa Keuangan.

Panjaitan, C. M., & Chairiri, A. (2014). Pengaruh Tenure, Ukuran Kap Dan Spesialisasi Auditor Terhadap Kualitas Audit. Diponegoro Journal of Accounting, 3(3), 1-12.

Pasaribu, A. M. (2015). Terhadap Opini Audit Going Concern Pada Sub Sektor Makanan dan Minuman yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Jurnal Riset Akuntansi & Komputerisasi Akuntansi, 6(2), 80–92.

Peraturan Pemerintah Nomor 20 tahun 2015. (2015). Peraturan Pemerintah Nomor 20 Tahun 2015 Tentang Praktik Akuntan Publik. 1–23.

Permana, Klaudia Xary. (2012). Pengaruh Masa Perikatan Audit dan Ukuran KAP terhadap Kualitas Audit (Studi Empiris Pada Perusahaan Go Public Yang Terdaftar Di BEI Tahun 2010 Kecuali Perusahaan Jasa Dan Keuangan). Skripsi. Semarang. Universitas Diponegoro.

Prasetia, I. F., & Rozali, R. D. Y. (2016). Pengaruh Tenur Audit, Rotasi Audit Dan Reputasi Kap Terhadap Kualitas Audit (Studi Pada Perusahaan Manufaktur Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia Tahun 2011-2014). Jurnal ASET (Akuntansi Riset), 8(1), 49-60.

Pratama, Dean Daryu. (2017). Pengaruh Pergantian Manajemen, Ukuran Kantor Akuntan Publik, Tenur Kantor Akuntan Publik terhadap Kualitas Audit dengan Komite Audit sebagai Variabel Moderasi. Skripsi. Jakarta. Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah.

Putri, D. D. E., & Wiratmaja, I. D. N. (2015). Kualitas Komite Audit Memoderasi Pengaruh Masa Perikatan Audit Dan Spesialisasi Auditor Pada Kualitas Audit. E-Jurnal Akuntansi Universitas Udayana, 10(2), 570-587.

Putri, T. M., & Cahyonowati, N. (2014). Pengaruh Auditor Tenure, Ukuran Kantor Akuntan Publik, Dan Ukuran Perusahaan Klien Terhadap Kualitas Audit (Studi Empiris pada Perusahaan Manufaktur yang Terdaftar di BEI pada Tahun 2010-2012). Diponegoro Journal of Accounting, 3(2), 1-11.

Radjab, E., & Jam’an, A. 2017. Metodologi Penelitian Bisnis. Makassar: Lembaga Pencetakan dan Penerbitan Universitas Muhammadiyah Makassar.

Rahmawati, D., dan Winarna, J. (2002). PeranPengajaran Auditing terhadap Pengurangan Expectation Gap: Dalam Isu Peran Auditor dan Aturan serta Larangan pada Kantor Akuntan Publik. Jurnal Akuntansi dan Bisnis,(7)2.

Rezaee Z.  (2009). Corporate Governance and Ethics. John Wiley & Sons.

Rusli, T. J., & Wiratmaja, I. D. N. (2016). Komite Audit  Sebagai  Pemoderasi  Pengaruh Workload Dan Masa Perikatan Audit Pada Kualitas Audit. Jurnal Ilmiah Akuntansi dan Bisnis, 11(1), 47-53.

Rustiarini, N.W. (2013). Komite Audit dan Kualitas Audit Kajian Berdasarkan Karakteristik Kompetensi, dan Aktivitas Komite Audit. Jurnal Universitas Mahasaraswati, Denpasar.

Sari, M. M. E. (2014). Pengaruh Audit Tenure, Ukuran KAP, dan Ukuran Perusahaan terhadap Kualitas Audit pada Perusahaan Manufaktur sektor Barang Konsumsi yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Periode 2011-2013. Universitas Nusantara Pgri Kediri.

Sartika, Maya. (2017). Pengaruh Masa Perikatan Audit, Rotasi Audit, dan Ukuran Perusahaan Terhadap Kualitas Audit dengan Komite Audit sebagai Pemoderasi (Studi Empiris pada Perusahaan Manufaktur yang Terdaftar di BEI Tahun 2011-2016). Tesis. Sumatera Utara. Universitas Sumatera Utara.

Saud, I. M. (2017). Factors affecting companies in substitution the accountant public firms. Jurnal Akuntansi Keuangan Dan Bisnis, 10(1), 1–10.

Setiawan, L., & Fitriany. (2011). Pengaruh Workload dan Spesialisasi Auditor terhadap Kualitas Audit dengan Kualitas Komite Audit sebagai Variabel Moderasi. Jurnal Akuntansi dan Keuangan Indonesia, 8(1), 36-53.

Susiana dan Arleen Herawaty. (2007). Analisis Pengaruh Independensi, Mekanisme Corporate Governance, dan Kualitas Audit Terhadap Integritas Laporan Keuangan. Simposium Nasional Akuntansi 10.

Verschoor CC. (2008).  Audit Committee Essentials. John Wiley & Sons.

Very. (2018, September 02). Menteri Keuangan Jatuhkan Sanksi Deloitte Indonesia atas Audit SNP Finance. Indonews.id. Diakses dari https://indonews.id/artikel/15654/Menteri-Keuangan-Jatuhkan-Sanksi-Deloitte-Indonesia-atas-Audit-SNP-Finance/.

Wahono, T. H. (2014). Pengaruh Tenur, Reputasi Kap Serta Ukuran Perusahaan Terhadap Kualitas Audit Pada Perusahaan Manufaktur Sektor Industri Barang Konsusmsi Yang Terdaftar Di Bei Tahun 2011 2013. KOMPARTEMEN VOL X No.2, 194-215.

Wardhani, R. (2008). Tingkat Konservatisme Akuntansi Di Indonesia Dan Hubungannya Dengan Karakteristik Dewan Sebagai Salah Satu Mekanisme Corporate Governance. Simposium Nasional Akuntansi 11.

Wardhani, R., dan Herunata J. (2010). Karakteristik Pribadi Komite Audit dan Praktik Manajemen Laba. Simposium Nasional Akuntansi (SNA) XIII, 13.

Watkins, A.L., W. Hillison., dan S.E. Morecroft. (2004). Audit Quality: A Synthesis of Theory and Empirical Evidence. Journal of Accounting Literature. 23. 153-193.

Watts, R.L., & Zimmerman. J.L. (1986). Positive Accounting Theory. Englewood Cliffs: Prentice Hall, Inc.

Wedari, L. K. (2015). Aktivitas Komite Audit, Kepemilikan Institusional dan Biaya Audit. Jurnal Akuntansi dan Keuangan, 17(1), 28-40.

Wibowo, Arie & Rossieta, Hilda. (2009). Faktor-Faktor Determinasi Kualitas Audit (Suatu Studi dengan Pendekatan Earning Surprise Benchmark). Simposium Nasional Akuntansi, Vol. 12, No. 1, Juni 2009, hal. 231-245. 

Widiastuty, E., & Febrianto, R. (2010). Pengukuran Kualitas Audit: Sebuah Esai. Jurnal Ilmiah Akuntansi Dan Bisnis, 5(2), 1–43.

Zahra Ismi Fauziyyah, P. (2020). Pengaruh Audit Fee, Audit Tenure, dan Rotasi Audit Terhadap Kualitas Audit. Jurnal Monex, 9(1), 1–17.

Zarkasyi, M.W. (2008). Good Corporate Governance Pada Badan Usaha Manufaktur, Perbankan, dan Jasa Keuangan Lainnya. Bandung: Alfabeta.

Zraiq, M. A. A., & Fadzil, F. H. B. (2018). The Impact of Audit Committee Characteristics on Firm Performance: Evidence from Jordan. Scholar Journal of Applied Sciences and Research, 1(5), 39-42.

 


Refbacks

  • There are currently no refbacks.