ANALISIS KEBIJAKAN AKUNTANSI DAN KINERJA KEUANGAN PADA PERUSAHAAN PT ALFA RETAILINDO, Tbk

OKKIE BASKORO SYA'BANDONO B51109119

Abstract


Industri ritel sekarang ini merupakan industri yang strategis dalam kontribusinya terhadap pertumbuhan perekonomian Indonesia. Perkembangan selanjutnya, pasar ritel modern sudah menjadi suatu tempat perbelanjaan bagi kalangan masyarakat kecil dan atau masyarakat luas sehingga terjadi perubahan paradigma dari pasar ritel tradisional menjadi pasar ritel modern. Semakin kompetitifnya persaingan mengakibatkan pentingya arti kepuasan pelanggan. Untuk pencapaian tujuan tersebut dilakukan dengan merealisasikan laba yang maksimal diperlukan sistem pengendalian manajemen yang baik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kebijakan akuntansi persediaan menurut PSAK no.14 Akuntansi Persediaan dan kinerja keuangan PT ALFA RETAILINDO.

Metode penelitian dipaparkan secara deskriptif menjelaskan gambaran kebijakan akuntansi persediaan dan kinerja keuangan PT ALFA RETAILINDO. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan data sekunder berupa melalui laporan keuangan neraca dan laporan laba rugi tahun 2008 sampai dengan tahun 2010 pada PT Alfa Retailindo. Teknik analisa dengan membandingkan kebijakan akuntansi PT Alfa Retailindo, Tbk dengan standar PSAK no.14 dan kinerja keuangan perusahaan dilakukan dengan menghitung rasio keuangan perusahaan berdasarkan laporan keuangan yang tersedia.

Berdasarkan data-data yang telah dikumpulkan diperoleh hasil penelitian dengan menggunakan metode perpetual diketahuinya informasi persediaan setiap saat dan membantu pihak manajemen karena perusahaan yang bergerak di dagang retail yang perputaran persediaanya cukup tinggi sehingga dengan metode perpetual ini dapat dilakukan antisipasi agar tidak terjadi kekurangan dan kelebihan persediaan. Sedangkan kinerja keuangan berdasarkan perhitungan rasio likuiditas yaitu current ratio menunjukkan bahwa PT Alfa Retailindo, Tbk memiliki tingkat likuiditas dengan nilai rasio likuiditasnya rata-rata 0,79 % dalam kurun periode 2008-2010. Rasio solvabilitas (debt ratio) menunjukkan nilai rasio debt ratio rata-rata 0,52 %, karena semakin tinggi rasio hutang maka akan semakin besar resiko yang akan dihadapi oleh perusahaan. Rasio keuntungan ROI (Return On Investment) pada perusahaan menunjukkan pergerakan normal dalam periode 2008-2010 dengan nilai rasio rata-rata 0,06 %. Solvabilitas yang tidak terlalu tinggi pada PT Alfa Retailindo, Tbk, berdampak pada nilai modal yang dimiliki perusaahaan yang tidak terlalu besar.

Kata Kunci : Kebijakan Akuntansi, Kinerja keuangan, PSAK 14


Refbacks

  • There are currently no refbacks.