ANALISA KESADARAN MAHASISWA AKUNTANSI FEB UNTAN PONTIANAK MENGENAI ETIKA DALAM AUDIT

Haven Edric B1031141052

Abstract


ABSTRAK

Kemampuan auditor di masa depan, yaitu mahasiswa saat ini, untuk mengenali dan bereaksi secara tepat terhadap dilema etika adalah masalah yang menjadi perhatian dari profesi akuntansi. Berdasarkan pemikiran ini diperlukan penelitian untuk mengukur kesadaran etika mahasiswa ketika mereka disajikan dengan situasi dilema audit, di mana mereka harus membuat keputusan berdasarkan pertimbangan etis. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menguji perbedaan kesadaran mahasiswa akuntansi dalam pengambilan keputusan audit antara pria dan wanita dan menguji perbedaan kesadaran etis dalam pengambilan keputusan audit antara siswa yang telah mengambil kuliah audit dengan yang belum. Variabel pengambilan keputusan etis dipecah menjadi enam skenario. Skenario ganjil (1, 3, 5) adalah tindakan etis sedangkan skenarionya genap (2, 4, 6) adalah tindakan yang tidak etis. Populasi penelitian adalah sampel mahasiswa akrif jurusan akuntansi dengan rentang semester 3 - 7. Metode pengumpulan data dengan menyebarkan kuesioner secara online. Metode analisis yang digunakan adalah uji beda untuk distribusi data non-parametrik yang tidak normal. Kesimpulannya adalah yang pertama, siswa memiliki kesadaran tentang pengambilan keputusan etis, tetapi untuk pengambilan keputusan etis hanya terdapat dua dari tiga skenario skenario yang terealisasikan. Kedua, pada umumnya wanita lebih mampu mengambil keputusan yang tidak etis daripada pria. Wanita lebih bisa merasakan tindakan yang tidak etis daripada pria. Adapun pengambilan keputusan etis tidak ada perbedaan antara pria dan wanita. Ketiga, tidak ada perbedaan dalam pengambilan keputusan etis serta tidak etis di antara siswa yang telah menghadiri kursus yang belum mengikuti audit audit.

Kata Kunci: Etika, keputusan etis, jenis kelamin, audit.

 

DAFTAR PUSTAKA

Agoes, Sukrisno. (2013). Auditing (Petunjuk Praktis Pemeriksaan Akuntan oleh Akuntan Publik). Jakarta: Lembaga Penerbit Fakultas Ekonomi.

Arens, Alvin A. , Randal J. Elder, dan  Mark S. Beasley. 2015. Auditing dan Jasa Assurance Pendekatan Terintegrasi. Jakarta: Erlangga.

Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa. (2016). KBBI Daring. Diakses dari https://kbbi.kemdikbud.go.id/ pada tanggal 30 Juli 2018.

Bazerman, K. P. Morgan and Loewenstein G. (1997). The Impossibility of Auditor Independence. Sloan Management Review. 38 (Summer): 89-94.

Boynton, W. C. and Johnson, N. R. (2011). Modern Auditing: Assurance Services and The Integrity of Financial Reporting, ( 8th edition). London: Wiley.

Dirdjo, Maridi M. (2015). Mann Whitney and Wilcoxon. Diakses dari www.slideshare.net/wiwienk85/uji-wilcoxon-dan-mann-whitney, pada tanggal 30 Juli 2018.

Elias, R. Z.  (2010). The Relationship Between Accounting Students’ Anticipatory Socialization and Their Professional Commitment. Academy of Educational Leadership Journal.

Fitriani, Indah dan Yuga Luthfi Hidayat. (2013). Pengaruh Objektivitas dan Integritas Auditor Internal Terhadap Kualitas Audit. Jurnal Riset Akuntansi dan Keuangan. Vol. 1. No. 1. 61-72

Goleman, D. (2007). Emotional Intelegence: Kecerdasan Emosional, Mengapa RL Lebih Penting Daripada IQ? Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.

Ghozali, I. (2013). Aplikasi Analisis Multivariate dengan Program IBM SPSS 21. Edisi 7. Semarang: Badan Penerbit Undip.

Gustina dan Reni Endang Sulastri. (2007). Hubungan antara Gender dan Pengajaran Mata Kuliah Etika Bisnis terhadap Nilai-nilai Personal dan Kecenderungan Etik pada Mahasiswa Akuntansi. Jurnal Akuntansi & Manajemen. Vol. 2. No. 2. 11-21.

Hidayat, Anwar. (2013). Penjelasan Rumus Kolmogorov Smirnov Uji Normalitas. Diakses dari https://www.statistikian.com/2013/01/rumus-kolmogorov-smirnov.html pada tanggal 30 September 2018.

Istutik. (2011). Kiat Sukses Menempuh Mata Kuliah Auditing. Diakses dari http://blog.stie-mce.ac.id/istutik/2011/02/25/kiat-sukses-menempuh-mata-kuliah-auditing/#more-402pada tanggal 31 Juli 2018.

Largay, J. A. (2002). Lesson from Enron. Accounting Horizons, 16(2), 152-156. 

Larkin, J. (2000). The Ability of Internal Auditors to Identify Ethical Dilemmas. Journal of Bussiness Ethics, 23(4), 401-409.

Loo, R. (2003). Are Women More Ethical than Men? Finding from Three Independent Studies. Women in Management Reviews, Vol. 18, No. 4, pp. 169 – 181.

Marisan, I. , Aida Nahar, dan Ali Sofwan (2014). Kesadaran Mahasiswa Akuntansi STIENU Jepara Mengenai Etika Dalam Audit Internal. Jurnal Akuntansi & Auditing. Vol. 10. No. 2. 256-276.

Mustika, Adhista C. (2015). Factors Affecting the Internal Audit Effectiveness. Jurnal Akuntansi & Auditing. Vol. 12. No.2. 110-122.

Mutmainah, Siti. (2006). Studi Tentang Perbedaan Evaluasi Etis, Intensi Etis, dan Orientasi Etis Dilihat dari Gender dan Disiplin Ilmu: Potensi Rekruitment Staf Profesional pada Kantor Akuntan Publik. Simposium Nasional Akuntansi IX. Padang.

Nazir, Moh. (2005). Metode Penelitian. Bogor: Ghalia Indonesia.

Normadewi, Berliana. (2012). Analisis Pengaruh Jenis Kelamin dan Tingkat Pendidikan Terhadap Persepsi Etis Mahasiswa Akuntansi dengan Love of Money sebagai Variabel Intervening. (Skripsi yang tidak dipublikasikan). Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Diponegoro: Semarang.

Notoatmodjo. (2010). Metodologi Penelitian Kesehatan. Jakarta: PT. Rineka Cipta.

Portal Data Universitas Tanjungpura. (2018). Diakses dari http://data.untan.ac.id/mahasiswa-aktif?_token=oLid6mUHnuHENuDAeymJPJA2BzyFJ6Ns0cTK98ih&periode=356&fakultas=3&filter=aktif#aktif-prodi, pada tanggal 26 September 2018.

Rahayu, Siti Kurnia dan Ely Suhayati (2013). Auditing: Konsep Dasar dan Pedoman Pemeriksaan Akuntan Publik. Edisi Pertama. Yogyakarta: Graha Ilmu.

Reeve, James M., Warren, C. S., Duchac, J. E., Wahyuni, E. T., Soepriyanto, G., Jusuf, A. A., Djakman, C. D. (2008). Pengantar Akuntansi Adaptasi Indonesia. Buku 1. Jakarta: Salemba Empat.

Sankaran, S and Bui, T. (2003). Ethical Attitudes Among Accounting Majors : An Empirical Study. Journal of the American Academy of Business. Vol 3 No 1, pp 71-77.

Sarwono, Jonathan dan Ely Suhayati. (2014). Riset Akuntansi Menggunakan SPSS. Yogyakarta: Graha Ilmu.

Sekaran, Uma. (2006). Metodologi Penelitian untuk Bisnis 1. Edisi 4. Jakarta: Salemba Empat.

Sevilla, Consuelo G. et. al. (2007). Research Methods. Quezon City: Rex Printing Company.

Sihombing, Fransisca F. (2016). Pengaruh Kompetensi, Independensi, Profesionalisme, dan Pengalaman Auditor Terhadap Efektivitas Pelaksanaan Prosedur Audit dalam Pembuktian Kecurangan (Fraud). (Skripsi yang tidak dipublikasikan). Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Tanjungpura: Pontianak.

Sihwahjoeni dan M. Gudono. (2000). Persepsi Akuntan terhadap Kode Etik Akuntan. Jurnal Riset Akuntansi Indonesia. Vol. 3. No.2. Juli : 168 : 184.

Simamora, B. (2004). Analisis Multivariat Pemasaran. Jakarta: Gramedia.

Suartana, W. I. (2010). Akuntansi Keprilakuan: Teori dan Implementasi. Andi Offset: Yogyakarta.

Sugiyono. (2010). Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Sugiyono. (2015). Metode Penelitian Tindakan Komprehensif. Bandung: Alfabeta.

Sugiyono. (2016). Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif R&D Cetakan ke 23. Bandung: Aflabeta.

Triyathi, Meylinda dan Ketut Budiartha. (2015). Pengaruh Profesionalisme, Etika Profesi, Independensi, dan Motivasi Kerja pada Kinerja Internal Auditor. E-Jurnal Akuntansi Universitas Udayana. Vol. 10. No. 3. 797-804.

Tsui, J. S. L. dan Gul F. A. (1996). Auditor’s Behavior in an Audit Conflict Situation. Accounting Organizations and Society. Vol. 21. 41-52.

Umar, H. (2003). Metodologi Penelitian Untuk Skripsi dan Tesis Bisnis. Jakarta: Gramedia.

Windsor, C. A. Dan Ashkanasy N. M. (1995). The Effect of Client Management Bargaining Power, Moral Reasoning Development and Belief in a Just World on Auditor Independence. Accounting Organizations and Society. Vol. 20. 701-720.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.