ANALISIS PERLAKUAN AKUNTANSI PIUTANG PREMI SERTA KESESUAIAN DENGAN PERNYATAAN STANDAR AKUNTANSI KEUANGAN NO. 28 (Studi Kasus: PT Asuransi Jasa Tania, Tbk.)

Lofty Yulius Yoshua Siahaan B41109107

Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana standar operasi prosedur dalam sistem penerbitan polis, serta bagaimana pengukuran, pengakuan, dan penyajian piutang premi berdasarkan PSAK No. 28 Akuntansi Kontrak Asuransi Kerugian telah diimplementasikan dalam penerapannya secara langsung oleh PT Asuransi Jasa Tania, Tbk. Penelitian dilakukan dengan menggunakan metode deskriptif komparatif dimana membandingkan antara perlakuan akuntansi yang diterapkan di PT Asuransi Jasa Tania, Tbk dengan PSAK No. 28.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam standar operasi prosedur dalam sistem penerbitan polis sudah berjalan cukup baik. Hanya saja, masih terdapat kelemahan yaitu karena belum adanya bagian pembinaan nasabah sehingga tidak dapat mendeteksi secara dini gejala-gejala yang kurang sehat yang dilakukan tertanggung. Selain itu dalam hal penjualan polis agen asuransi yang langsung datang ke rumah tertanggung. Hal ini memberikan peluang terjadinya kecurangan antara agen dan nasabah. Kelemahan ini mengakibatkan pengelolaan piutang premi masih kurang efektif dan efisien. Hasil penelitian ini juga menunjukkan ketidaksesuaian antara pernyataan yang dijelaskan dalam PSAK No. 28 dengan yang diimplementasikan dan diterapkan di PT Asuransi Jasa Tania, Tbk. Dalam hal pengukuran piutang, PT Asuransi Jasa Tania, Tbk masih menggunakan konsep Historical Cost. Sementara yang dijelaskan dalam Standar Akuntansi Keuangan bahwa aset diukur pada nilai wajarnya. Untuk pengakuan dan penyajian piutang premi perusahaan telah menerapkan sesuai dengan PSAK No. 28.

Keywords : Perlakuan Akuntansi Piutang Premi, PSAK No. 28


Refbacks

  • There are currently no refbacks.