HUBUNGAN KOMPETENSI DAN INDEPEDENSI AUDITOR TERHADAP KUALITAS AUDIT (Studi Kasus pada KAP Sardjono Budi Sudharnoto di Pontianak)

ENNY LINA SISKHA B41108091

Abstract


Akuntan publik merupakan auditor independen yang menyediakan jasa kepada masyarakat umum terutama dalam bidang audit atas laporan keuangan yang dibuat oleh kliennya. Tugas akuntan publik adalah memeriksa dan memberikan opini terhadap kewajaran laporan keuangan suatu entitas usaha berdasarkan standar yang telah ditentukan oleh Ikatan Akuntan Indonesia (IAI). Berdasarkan hal tersebut maka akuntan publik memiliki kewajiban untuk menjaga kualitas audit yang dihasilkannya.

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan membuktikan bukti empiris pengaruh pengalaman, pengetahuan, lama berhubungan dengan klien, tekanan dari klien dan jasa non-audit yang diberikan oleh KAP terhadap kualitas audit. Sampel yang digunakan adalah sebanyak 10 responden yaitu auditor yang terdapat pada KAP Drs. Sardjono Budi Sudharnoto di Pontianak. Untuk metode pengumpulan data dilakukan dengan metode kuesioner. Data yang terkumpul kemudian dianalisis dengan menggunakan teknik analisis deskriptif kuantitatif dan kualitatif.

Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pengetahuan merupakan indikator dari kompetensi yang lebih dominan dalam meningkatkan kualitas audit. Sehingga semakin dalam dan luas pengetahuan seorang auditor maka akan semakin baik kualitas audit yang dihasilkan. Sedangkan lama hubungan dengan klien merupakan indikator dari indepedensi yang lebih dominan dalam menurunkan kualitas audit. Sehingga semakin lama hubungan terjalin antara auditor dengan klien maka kualitas audit yang dilakukan auditor cenderung semakin rendah.

Keywords : Kualitas Audit, Kompetensi, Independensi, Pengalaman, Pengetahuan, Audit tenure, Tekanan klien, Jasa non-audit


Refbacks

  • There are currently no refbacks.