Evaluasi Kinerja Keuangan Pemerintah Daerah Kabupaten Bengkayang Provinsi Kalimantan Barat

Benyamin B41109104

Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana kinerja Keuangan Pemerintah Daerah Kabupaten Bengkayang, dan Faktor-faktor apa yang mempengaruhi kemampuan keuangan Pemerintah Daerah Kabupaten Bengkayang. Penelitian dilakukan dengan metode deskriptif yaitu memberikan gambaran tentang objek yang diteliti berdasarkan fakta dari data sebagaimana yang ada pada tempat penulis memperoleh data.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa rasio kemendirian Keuangan Pemerintah Daerah Kabupaten Bengkayang dikatagorikan belum mandiri karena masih tergantung dengan Dana Alokasi Umum, Dana Bagi Hasil Pajak dan Dana Bagi Hasil Bukan Pajak ( Sumber Daya Alam) dari Pemerintah Provinsi dan Pusat, Berdasarkan hasil dari perhitungan Rasio Efektiftas dan Efisiensi PAD menunjukan bahwa kinerja Kabupaten Bengkayang dalam Pengelolaan PAD dikategorikan efektif dan efisien, Berdasarkan rasio aktifitas menunjukan bahwa selama tahun anggaran 2009 hingga tahun 2011, Pemerintah Daerah Kabupaten Bengkayang masih memprioritaskan pengeluaran pada Aparatur daerah dibandingkan dengan pelayanan publik. Faktor yang menyebabkan rendahnya tingkat kemendirian keuangan Pemerintah Daerah kabupaten Bengkayang adalah belum optimalnya pengelolaan keuangan daerah serta tingkat kesadaran masyarakat untuk membayar pajak masih rendah, perhitungan Indeks Kemampuan Keungan ( IKK) Kabupaten Bengakayang dikatagorikan sedang, artinya dari hasil pengukuran IKK tersebut bahwa Pemerintah Daerah Kabupaten Bengkayang telah berhasil menjalankan otonomi daerahnya meskipun pertumbuhan PAD Kabupaten Bengkayang setiap tahunnya relatif kecil tetapi Kabupaten Bengkayang terus berupaya meningkatkannya supaya dapat bersaing dengan Kabupaten lain yang ada di Provinsi Kalimantan Barat khususnya.

Keywords: Dana Alokasi Umum, Dana Bagi Hasil Pajak,Bagi Hasil Bukan Pajak dan Indeks Kemampuan Keuangan.

Refbacks

  • There are currently no refbacks.