ANALISIS KINERJA DENGAN PENDEKATAN BALANCE SCORECARD PADA PERUSAHAAN DAERAH AIR MINUM (PDAM) KABUPATEN KETAPANG

Utin Asiyatin Nur Utin B41111032

Abstract


Abstrak

Balance Scorecard merupakan pengukuran kinerja yang diperkenalkan oleh Robert S. Kaplan dan David P. Norton sebagai pengukuran kinerja perusahaan yang lebih kompetitif, koheren, terukur dan seimbang. Tujuan penggunaan metode Balance Scorecard adalah untuk mengukur kinerja perusahaan dari empat perspektif, yaitu perspektif keuangan, perspektif pelanggan, perspektif proses bisnis internal dan perspektif pertumbuhan dan pembelajaran.

Metode pengumpulan data pada penelitian ini yaitu dengan melakukan wawancara, kuesioner dan metode dokumentasi. Penulis melakukan pengukuran pada PDAM Kabupaten Ketapang dengan menggunakan data 2011 – 2013 untuk menganalisis perspektif keuangan. Sedangkan untuk perspektif lainnya menggunakan data perusahaan, wawancara dan perhitungan kuesioner yang disebarkan kepada pelanggan dan karyawan PDAM Kabupaten Ketapang pada tahun berjalan.

Berdasarkan hasil penelitian ini, maka diketahui bahwa pengukuran kinerja PDAM Kabupaten Ketapang yang diukur dengan metode Balance Scorecard yaitu perspektif keuangan cukup baik dari tahun ke tahun walaupun perusahaan ini mengalami kerugian dalam laporan keuangannya. Untuk perspektif pelanggan, perspektif proses bisnis internal dan perspektif pertumbuhan dan pembelajaran secara keseluruhan juga cukup baik.

Kata Kunci : Balance Scorecard, Perspektif Keuangan, Perspektif Pelanggan, Perspektif Proses Bisnis Internal, Perspektif Pertumbuhan dan Pembelajaran.

Abstract

Balanced Scorecard is a measurement was introduced by Robert S. Kaplan and David P. Norton as a performance measurement company more competitive, coherent, measurable and balanced. Intended use of the Balanced Scorecard method is to measure the performance of the company from four perspectives, namely financial perspective, customer perspective, internal business process and learning and growth perspective.

Data collection method in this research is by doing interviews, questionnaires and methods of documentation. The author conducted measurements on PDAM Ketapang using data from 2011 - 2013 to analyze the financial perspective. As for the other perspective using company data, interviews and calculation of a questionnaire distributed to customers and employees PDAM Ketapang district in the current year .Based on these results, it is known that the measurement of the performance of PDAM Ketapang measured by Balance Scorecard method the financial perspective quite well over the years despite the company's losses in its financial statements. For the customer perspective, internal business process and learning and growth perspective is also quite good overall.

Keywords : Balance Scorecard, Financial Perspective, Customer Perspective, Internal Business Process Perspective, Learning and Growth Perspective.



Refbacks

  • There are currently no refbacks.