Analisis Tingkat Keberlangsungan Usaha Mikro Kecil dan Menengah Yang Menerapkan Pembukuan/Akuntansi Di Kota Pontianak

Andi Supandi B51111087

Abstract


Peranan UMKM dalam perekonomian di Pontianak dapat dikatakan sebagai sentral, potensinya dalam penyerapan tenaga kerja cukup besar dan sumbangannya terhadap membaiknya perekonomian. Pengelolaan keuangan melalui penerapan kaidah-kaidah akuntansi yang baik dan benar terkadang diabaikan para pelaku UMKM. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana tingkat keberlanjutan dan perbedaan UMKM yang menerapkan pembukuan sesuai SAK ETAP dan yang menerapkan pembukuan/akuntansi belum sesuai SAK ETAP, yang dapat digunakan sebagai alat untuk menilai kinerja keuangan dan mengambil keputusan untuk kearah yang lebih baik dan mengetahui tingkat keberlanjutan UMKM di masa yang akan datang.

Penelitian ini menggunakan metode survei yang mengambil sampel dengan menggunakan kuesioner dan wawancara. Survei dilakukan pada UMKM yang tersebar di Kota Pontianak dan di inkubator bisnis binaan Bank Indonesia Kota Pontianak dan dengan responden sebanyak 20 UMKM dengan menggunakan analisis rasio keuangan, uji beda (independent sample t-test) dan financial distress sebagai alat analisisnya.

Penelitian ini menghasilkan kesimpulan bahwa tidak terdapat perbedaan kinerja keuangan antara UMKM yang menerapkan pembukuan sesuai SAK ETAP dan UMKM yang menerapkan pembukuan belum sesuai SAK ETAP. Tingkat keberlangsunganĀ  (Going Concern) pada kedua kelompok UMKM dan masing-masing UMKM yaitu sebanyak 20 UMKM dari financial distress diperoleh hasil diatas 2,90 untuk kedua kelompok maupun masing-masing UMKM mengindikasi prediksi tidak pailit

Kata Kunci : Financial Distress, kelangsungan Usaha (Going Concern), UMKM, SAK ETAP


Refbacks

  • There are currently no refbacks.