PERBANDINGAN PENENTUAN TARIF KAMAR HOTEL DENGAN MENGGUNAKAN ACTIVITY BASED COSTING SYSTEM DAN METODE BIAYA KONVENSIONAL PADA HOTEL ASTON PONTIANAK

Mellly Yunita B51111058

Abstract


Tarif industri perhotelan. Metode activity based costing yang hadir di tengah-tengah dunia accounting cukup membantu mengurangi overcosting atau undercosting yang diakibatkan oleh terjadinya distorsi dalam pembebanan biaya.Aplikasi penentuan harga jual kamar menggunakan metode activity based costing diharapkan menjadi alat bantu pengelola hotel untuk menentukan harga jual kamar. Pendataan biaya yang dikelompokkan dalam beberapa kategori dan cost driver dilakukan tiap periode (per bulan) selama satu tahun. Dari data-data yang telah tersimpan akan didapat harga pokok kamar dan setelah ditambah dengan beberapa komponen lain seperti mark-up dan VAT (Value Added Tax) atau PPN, maka akan didapat harga jual kamar.Tujuan skripsi ini adalah untuk mengetahui perbandingan perhitungan dalam penetapan tarif kamar hotel dengan menggunakan metode konvensional dan metode activity based costing untuk mengetahui keakuratan biaya pada penggunaan metode activity based costing dalam menentukan tarif kamar hotel serta analisis deskriptif utnuk mengambarkan penetapan harga kamar hotel sebagai alat analisisnya. Penelitian ini menghasilkan kesimpulan bahwa Terdapat perbedaan yang terjadi pada harga sewa kamar dari pihak hotel antara metode konvensional dan metode activity based costing, disebabkan karena pembebanan biaya overhead. Pada metode activity based costing, biaya overhead pada masing-masing produk dibebankan pada banyak cost driver. Sehingga dalam metode activity based costing telah mampu mengalokasikan biaya aktivitas ke setiap kamar secara tepat, ini diharapkan dapat membantu manajemen dalam pengambilan keputusan, baik yang bersifat strategik maupun operasional, sehingga dapat lebih meningkatkan penjualannya.

Kata Kunci : Activity Based Costing, Harga Jual Perkamar Hotel.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.