ANALISIS PREDIKSI KEBANGKRUTAN DENGAN MENGGUNAKAN METODE ALTMAN Z-SCORE PADA PERUSAHAAN TEKSTIL DAN GARMENT YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA (BEI) TAHUN 2011-2013

ERVINA SULIANTI B41111075

Abstract


Kebangkrutan merupakan suatu situasi yang menyebabkan perusahaan yang kehilangan kendali dan kesempatan untuk memperoleh keuntungan. Untuk menghindari kebangkrutan di masa yang akan datang maka di perlukan adanya analisis prediksi kebangkrutan yaitu Altman Z-Score. Objek penelitian yang digunakan adalah perusahaan Tekstil dan Garment yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia (BEI) Tahun 2011-2013. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder yaitu laporan keuangan yang dipublikasikan ke masyarakat.

Penelitian ini di lakukan dengan tujuan untuk mengetahui seberapa besar nilai rasio keuangan Altman Z-score dalam memprediksi kebangkrutan, rasio keuangan mana yang memberikan pengaruh dalam menentukan potensi kebangkrutan, dan faktor-faktor yang menyebabkan perusahaan dapat bertahan. Dari hasil penelitian yang dilakukan dengan menggunakan metode Altman Z-Score diketahui nilai rasio keuangan Altman Z-Score dapat memprediksi kebangkrutan sehingga diklasifikasikan perusahaan yang berpotensi bangkrut, berada dalam zona grey area, serta perusahaan sehat atau terhindar dari kebangkrutan. Kemudian rasio-rasio keuangan yang mempunyai pengaruh  erat/kuat dan positif dalam menyumbang kebangkrutan adalah rasio Retained Earning to Total Assets dan Working Capital to Total Assets. Faktor yang menyebabkan perusahaan dapat bertahan adalah peningkatan dan penjualan hasil produksi ke luar negeri (ekspor) dan pasar domestik.

 

Kata kunci : Metode Altman Z-Score, Kebangkrutan, Penyebab Perusahaan Bertahan.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.