IMPLEMENTASI SAK ETAP DALAM MENYUSUN LAPORAN KEUANGAN PADA USAHA KECIL DAN MENENGAH (UKM) TOKO OBAT DAN JAMU SARIVITA

SEPTIANI DWI PUTRI B51110027

Abstract


Usaha Kecil dan Menengah (UKM) Toko Obat dan Jamu Sarivita merupakan UKM berskala usaha kecil di bidang kesehatan saja sehingga penyajian laporan  keuangannya sangat sederhana dan belum menerapkan SAK ETAP. Salah satu alasan UKM belum menerapkan SAK ETAP karena tidak adanya keharusan dari pemerintah untuk menggunakan SAK ETAP yang sudah dikeluarkan oleh IAI (Ikatan Akuntan Indonesia) yang mulai berlaku efektif          1 Januari 2011.

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui penyusunan laporan keuangan UKM Toko Obat dan Jamu Sarivita yang sesuai dengan SAK ETAP dan untuk mengetahui faktor – faktor yang menjadi kendala dalam penerapan SAK ETAP.Bentuk penelitan yang digunakan penulis dalam penelitian ini adalahdeskriptif kualitatif dengan menggunakan alat analisis yaitu SAK ETAP serta kuesioner.

Hasil penelitian dari rumusan masalah yang diteliti adalah UKM Toko Obat dan Jamu Sarivita belum sepenuhnya menerapkan SAK ETAP. Faktor – faktor yang menyebabkan UKM Toko Obat dan Jamu Sarivita ini belum menerapkan SAK ETAP yaitu laporan laba rugi, laporan ekuitas dan neraca.Jelas belum sesuai dengan procedural SAK ETAP yang harus menyajikan laporan laba rugi, laporan perubahan modal, laporan neraca, laporan arus kas dan catatan atas laporan keuangan.Hal ini dikarenakan pemilik kurang mengetahui tentang SAK ETAP dan kurangnya sosialisasi dari pihak pemerintah maupun lembaga – lembahga peminjaman kreditor seperti bank.

Kata Kunci : SAK ETAP, Laporan Keuangan, UKM


Refbacks

  • There are currently no refbacks.