Analisis Regresi Logistik Untuk Identifikasi Faktor Pendorong Pertumbuhan Lahan Terbangun Secara Spasial di Kota Pontianak

Ely Nurhidayati, Trida Ridho Fariz

Abstract


Perkembangan kota menjadi masalah yang sangat serius dalam penataan kota. Salah satunya yaitu perubahan lahan non terbangun menjadi lahan terbangun. Hal ini disebabkan oleh meningkatnya kebutuhan lahan permukiman, jaringan, sarana dan prasarana. Kota Pontianak merupakan salah satu kota yang mengalami peningkatan lahan terbangun yang cukup signifikan, sehingga perlunya meneliti tentang faktor pendorong yang menyebabkan pertumbuhan lahan terbangun secara spasial. Tujuan penelitian ini yaitu menemukenali faktor-faktor pendorong pertumbuhan lahan terbangun di Kota Pontianak. Metodologi penelitian ini menggunakan pendekatan kuatitatif berbasis GIS. Teknik yang digunakan yaitu analisis penginderaan jauh dengan interpretasi hibrida. Hasil penelitian ini yaitu luasan lahan terbangun di Kota Pontianak pada tahun 2009 sekitar 3252,17 Ha dan meningkat menjadi 5102,06 Ha pada tahun 2019. Sedangkan persentase peningkatan terbesar secara administrasi terdapat di Kecamatan Pontianak Timur yaitu sekitar 9% per tahun. Adapun setiap tahun lahan terbangun di Kota Pontianak meningkat sebesar 9% di lokasi studi. Indikator yang paling memengaruhi pertumbuhan lahan terbangun di Kota Pontianak adalah jarak terhadap lahan terbangun eksisting.

Keywords


faktor pendorong, lahan terbangun, regresi logistik biner

Full Text:

PDF

References


Sitorus, S. R. P., Leonataris, C., & Panuju, D. R. (2012). Analisis Pola Perubahan Penggunaan Lahan dan

Perkembangan Wilayah di Kota Bekasi, Provinsi Jawa Barat. Jurnal Ilmu Tanah dan Lingkungan, 14(1),

-28.

Supriyadi, E., Mariani, S., Sugiman. (2017). Perbandingan metode partial least square (PLS) dan principal

component regression (PCR) untuk mengatasi multikolinearitas pada model regresi linier berganda.

UNNES Journal of Mathematics 6(2)(2017)

Verburg, P.H., P.P. Schot, M.J. Dijst, and A. Veldkamp. 2004. Land use change modelling: current practice and

research priorities. GeoJournal, 61:309-324

Abburu, S., Golla, S. (2015). Satellite Image Classification Methods and Techniques: A Review. International

Journal of Computer Applications 119(8):20-25 · June 2015

Ainiyah, N., Deliar, A., Virtriana, R. (2016). The Classical Assumption Test To Driving Factor Of Land Cover

Change In The Development Region Of Northern Part Of West Java. The International Archives of the

Photogrammetry, Remote Sensing and Spatial Information Sciences, Volume XLI-B6, 2016

doi:10.5194/isprsarchives-XLI-B6-205-2016

BRG (Badan Restorasi Gambut). 2016. Peta Indikatif Prioritas Restorasi Provinsi Kalimantan Barat. Diakses

dari brg.go.id pada 23 September 2020

Danoedoro, P. (2006). Versatile Land-Use Information for Local Planning in Indonesia: Contents, Extraction

Methods and Integration Based on Moderate- and High- Spatial Resolution Satellite Imagery, PhD

Thesis, Centre for Remote Sensing and Spatial Information Science (CRSSIS), School of Geography,

Planning and Architecture The University of Queensland.

Elfiansyah, E., Ma’rif, S. (2013). Identifikasi Pola Perubahan Penggunaan Lahan di Kawasan Perbatasan Kota

Pontianak dengan Kecamatan Sungai Raya. Teknik PWK (Perencanaan Wilayah Kota), 2(3), 797-806.

Kästner, K., Hoitink, A. J. F., Vermeulen, B., Geertsema, T. J., & Ningsih, N. S. (2017). Distributary channels in

the fluvial to tidal transition zone. Journal of Geophysical Research: Earth Surface, 122(3), 696-710

Kurniawan, D. A. 2018. Penentuan harga tanah dan bangunan pada akta jual beli sesuai dengan nilai jual

obyek pajak bea perolehan hak atas tanah dan bangunan (studi kasus di Kecamatan Pontianak Barat).

Jurnal Fatwa Hukum, 1(3).

Kusrini, K., Suharyadi, S., & Hardoyo, S. R. (2011). Perubahan Penggunaan Lahan dan Faktor yang

Mempengaruhinya di Kecamatan Gunungpati Kota Semarang. Majalah Geografi Indonesia, 25(1), 25-

Lindarto, D., Sirojuzilam., Badaruddin., Dwira. (2017). The Determinant Factors of Regional Development

Toward Land Use Change in Deli Serdang. IOP Conf. Series: Materials Science and Engineering 180

(2017) 012280

Mas, J., Lemoine-Rodríguez, R., González-López, R., López-Sánchez, J., Piña-Garduño, A., Herrera-Flores, E.

(2017). Land use/land cover change detection combining automatic processing and visual

interpretation. European Journal of Remote Sensing Volume 50, 2017 - Issue 1

Nurhidayati, E., Imam Buchori., Mussadun, 2016. Prediksi Perkembangan Lahan Permukiman Terhadap

Kerentanan Bencana Banjir dan Kebakaran di Permukiman Tepian Sungai Kapuas Kota Pontianak. Jurnal

Tata Loka. Volume 18 (No 4): 249-260

Nurhidayati, E. (2018). Kebertahanan permukiman rumah panggung di tepian sungai kapuas pontianak.

Disertasi. Semarang: Universitas Diponegoro

Nusantara, R. W., Manurung, R., & Hazriani, R. (2019, April). The determination of peatland critical criteria

and classifications: A Case study of peatland in Pontianak City, West Kalimantan Province. In IOP

Conference Series: Earth and Environmental Science (Vol. 256, No. 1, p. 012018). IOP Publishing.

Purmintasari, Y.D., Kustono, Y. (2018). Permukiman awal sungai kapuas. SOCIA: Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial 15

(1), 71-78




DOI: http://dx.doi.org/10.26418/uniplan.v1i1.43043

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2020 UNIPLAN: Journal of Urban and Regional Planning



Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

Publisher:
Department of Urban and Regional Planning, Faculty of Engineering, Universitas Tanjungpura Pontianak, Jl. Prof. Dr. H. Hadari Nawawi, Pontianak, 78124, Kalimantan Barat, Indonesia.
Email: [email protected]