RELEVANSI KONSEP NEGARA DALAM PEMIKIRAN AL-FARABI DI MASA INDONESIA SEKARANG

Emita Gunawan

Abstract


Penulisan ini berfokus pada pembahasan relevansi konsep negara dalam pemikiran Al-Farabi di Indonesia. Di dalam pemikiran Al-Farabi ini negara Ideal ialah negera yang dapat berkerjasama antara pemimpin dan masyarakatnya, penulis mengaitkan dengan negara Indonesia ini yang menjujung tinggi musyawarah. Dimana Indonesia ini merupakan negara kesatuan dengan itu sangat menjunjung rasa kerjasama maupun musyawarah. Dan Indonesia ini Al-Farabi, karena salah satu indikator dari negara Ideal Al-Farabi adalah Distribution of power, yang mana hal ini sangat berkaitan dengan kita Indonesia yang memiliki pembagian kekuasaan dan memiliki hak kordinasi hubungan serta sebagai negara hukum. Kemudian dalam teori Ilmu Politik yang mana menjadikan Trias politika sebagai pembagian eksklusif, legislatif dan yudikatif. Dan Indonesia bukan termasuk pada negara Al-Madinah Al-Fadhilah (negara Ideal) tetapi sangat merujuk pada Al-Madinah al-Fasiqah (negara fasik atau rusak). Tujuan penulisan ini ialah agar dapat mengetahui bahwa Indonesia sekarang cenderung berelevansi pada pemikiran Al-Farabi, dimana didalam penulisan ini penulis mengkaji isu-isu Indonesia sekarang yang berkaitan dengan negara-negara rusak didalam pemikiran Al-Farabi.

Full Text:

PDF

References


Dwianto, A (2018). “Konsep Negara Utama (Al-Madinah Al-Fadhilah) Al-Farabi dan Relevansinya Bagi Negara Indonesia”. Skripsi: Lampung: Fakultas Ushuluddin dan Studi Agama Universitas Islam Negeri Raden Intan.

In’amuzzahidin, M. (2015). Konsep Kebebasan dalam Islam. Jurnal At-Taqaddum, 7(2), 259–276. https://doi.org/10.21580/at.v7i2.1206

Kautsar, N (2019). “Relevansi Pemikiran Al-Farabi tentang Negara dalam Kitab ‘Ara ‘Ahl Al-Madinah Al-Fadilah dengan Konsep Otonomi Daerah dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia”. Skripsi: Purwokerto: Program Studi Hukum Tata Negara Jurusan Hukum Pidana dan Politik Islam Institut Agama Islam Negeri.

Mahmuda. (2019). Konsep Negara Ideal/ Utama Menurut Al-Farabi. Journal of Islamic Thought and Muslim Culture (IJITMC), 1(2), 182–198.

Mutiani, T. (2020). Negara Utama Menurut Al-Farabi (Konsep dan Relevansinya dalam Kehidupan Bernegara Masa Kini). Jurnal Al-Ijtimaiyyah, 6(2), 29–42. https://doi.org/10.24042/ijitp.v1i1.4097

Miriam Budiardjo, (1982), Dasar-dasar Ilmu Politik, Jakarta, PT. Gramedia.

Santoso, MA (2009). Otonomi Daerah di Negara Kesatuan Republik Indonesia. Jurnal Ilmu Administrasi: Media Pengembangan Ilmu dan Praktek Administrasi , 6 (4), 05.

Simandjuntak, R. (2015). Sitem Desentralisasi dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia Perspektif Yuridis Konstitusional. De Jure, Jurnal Syariah Dan Hukum, 7(1), 57–67.

Rahel Narda, (2021). “Mendikbud Nadiem: Kamus Sejarah Disusun 2017 Sebelum Saya Menteri” https://nasional.kompas.com/read/2021/04/21/14511171/mendikbud-nadiem-kamus-sejarah-disusun-2017-sebelum-saya-menteri. (21 April 2021)

Resti, (2021). “Haikal Minta Nadiem Mundur karena Kamus Sejarah, Netizen Sentil: Disusun 2017, Zaman Siapakah?” https://makassar.terkini.id/haikal-minta-nadiem-mundur-karena-kamus-sejarah-netizen-sentil-disusun-2017-zaman-siapakah/. (21, April 2021)

Wiyono, M. (2016). Pemikiran Filsafat Al-Farabi. Jurnal Substantia, 18(1), 67–80. http://www.substantiajurnal.org/index.php/subs/article/view/167/144




DOI: http://dx.doi.org/10.26418/jppkn.v2i2.47791

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2021 Jurnal Pendidikan PKN (Pancasila dan Kewarganegaraan)

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.

Jurnal Kami Telah Diindeks oleh:

Lihat Statistik Saya

Lisensi Creative Commons
Karya ini dilisensikan di bawah Lisensi Internasional Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 .