Dinamika Masyarakat Kasepuhan Ciptagelar dalam Menghadapi Revolusi Industri 4.0

Wina Nurhayati Praja, Silvia Nova Athari, Syifa Nur Alifah

Abstract


Perkembangan digital semakin cepat berbagai lapisan masyarakat sudah kenal yang namanya teknologi begitu pun Desa Kasepuhan Ciptagelar,desa adat yang berada di Kabupaten Sukabumi ini ternyata menerima dengan perkembangan teknologi dan juga mengikuti nya seperti yang kita ketahui bahwa Desa Kasepuhan Ciptagelar ini memiliki stasiun Televisi sendiri yang bernama Ciga TV yang berisikan kegiatan-kegiatan Desa Kasepuhan Ciptagelar yang di dokumentasi.Desa kasepuhan Ciptagelar ini senang mengerjakan sesuatu dengan bergotong royonng seperti mengerjakan pembangkit listrik sendiri atau warga Desa Kasepuhan Ciptagelar adalah Mikro Hidro karena pembangkit listrik nya menggunakan turbin.Kepala Desa Kasepuhan Ciptagelar menyebutkan  bahwa adat istiadat yang di wariskan oleh leluhur Desa Kasepuhan Ciptagelar ini tidak akan dihilangkan walaupun mereka menerima dengan adanya perkembangan teknologi bahkan mengikuti perkembangan teknologi dan mungkin tidak semua kampung adat yang seperti Desa Kasepuhan Ciptagelar ini yang terbuka menerima adanya teknologi mereka menyesuaikan zaman dan juga tidak melepaskan adat istiadat Desa Kasepuhan Ciptagelar seperti Desa Kasepuhan Ciptagelar menanam padi dan menanam nya menggunakan cara tradisional tanpa alat modern apapun karena tradisi sudah ada saat Desa Kasepuhan Ciptagelar ini ada dengan begitu antara teknologi dan adat istiadat ini seimbangan.


Full Text:

PDF

References


Ahmadi, F., & Ibda, H. (2019). Konsep dan aplikasi literasi baru di era revolusi industri 4.0 dan society 5.0. CV. Pilar Nusantara.

Ciptagelar, Kampung Adat di Sukabumi yang Teguh Memegang Tradisi. Kumparan Diakses tanggal 2020-08-31 dari https://kumparan.com/kumparantravel/ciptagelarkampung-adat-di-sukabumi-yang-teguh-memegang-tradisi1536568917455604881/full

Dove, M. R. (1985). The agroecological mythology of the Javanese and the political economy of Indonesia. Indonesia, (39), 1-36.

Dzulfikar, D., & Broto, W. (2016, October). Optimalisasi pemanfaatan energi listrik tenaga surya skala rumah tangga. In Prosiding Seminar Nasional Fisika (E-Journal) (Vol. 5, pp. SNF2016-ERE).

Fajarini, U. (2014) "Peranan kearifan lokal dalam pendidikan karakter." SOSIO-DIDAKTIKA: Social Science Education Journal 1.2: 123-130.

Goldman, A. E. (1962). The group depth interview. Journal of marketing, 26(3), 61-68.

Hatu, R. (2011). Perubahan sosial kultural masyarakat pedesaan (Suatu tinjauan teoritik-empirik). Jurnal Inovasi, 8(04).

Hindaryatiningsih, N. H. (2016). Model proses pewarisan nilai-nilai budaya lokal dalam tradisi masyarakat buton. Sosiohumaniora, 18(2), 100-107.

Indrawardana, I. (2012). Kearifan lokal adat masyarakat Sunda dalam hubungan dengan lingkungan alam. Komunitas: International Journal of Indonesian Society And Culture, 4(1).

Lupien, S. J., Gillin, C. J., & Hauger, R. L. (1999). Working memory is more sensitive than declarative memory to the acute effects of corticosteroids: A dose–response study in humans. Behavioral neuroscience, 113(3), 420.

Prasetyo, B., & Trisyanti, U. (2018). Revolusi Industri 4.0 dan Tantangan Perubahan Sosial. IPTEK Journal of Proceedings Series, (5), 22-27.

Moré, J. J. (1978). The Levenberg-Marquardt algorithm: implementation and theory. In Numerical analysis (pp. 105-116). Springer, Berlin, Heidelberg.

Mumtaha, H. A., & Khoiri, H. A. (2019). Analisis Dampak Perkembangan Revolusi Industri 4.0 dan Society 5.0 Pada Perilaku Masyarakat Ekonomi (E-Commerce). Jurnal Pilar Teknologi: Jurnal Ilmiah Ilmu Ilmu Teknik, 4(2).

Nahak, H. M. (2019). Upaya melestarikan budaya indonesia di era globalisasi. Jurnal Sosiologi Nusantara, 5(1), 65-76.

Ningrum, E. (2012). Dinamika Masyarakat Tradisional Kampung Naga di Kabupaten Tasikmalaya. MIMBAR: Jurnal Sosial dan Pembangunan, 28(1), 47-54.

Prasetyo, B., & Trisyanti, U. (2018). Revolusi industri 4.0 dan tantangan perubahan sosial. IPTEK Journal of Proceedings Series, (5), 22-27.

Prasojo, Z. H. (2013). Dinamika masyarakat lokal di perbatasan. Walisongo: Jurnal Penelitian Sosial Keagamaan, 21(2), 417-436.

Putra, M. (2018). Hukum Dan Perubahan Sosial (Tinjauan Terhadap Modernisasi Dari Aspek Kemajuan Teknologi). MORALITY: Jurnal Ilmu Hukum, 4(1), 47-59.

Sajogyo, P., Hastuti, E. L., Surkati, S., Wigna, W., & Suryanata, K. (1979). Studying rural women in West Java. Studies in family planning, 10(11/12), 364-370.

Sorokin, P. A. (1963). A long journey: The autobiography of Pitirim A. Sorokin. Rowman & Littlefield.

Syaiful, F. L., Dinata, U. G. S., & Ferido, F. (2018). Pemberdayaan masyarakat Nagari Sontang Kabupaten Pasaman melalui inovasi budidaya sapi potong dan inovasi pakan alternatif yang ramah lingkungan. Buletin Ilmiah Nagari Membangun, 1(3), 21-31.

Tejokusumo, B. (2014). Dinamika masyarakat sebagai sumber belajar ilmu pengetahuan sosial. Geo Edukasi, 3(1).

Volti, R. (2004). William F. Ogburn" Social Change with Respect to Culture and Original Nature".

Wibawa, R. P., & Agustina, D. R. (2019). Peran pendidikan berbasis higher order thinking skills (hots) pada tingkat sekolah menengah pertama di era society 5.0 sebagai penentu kemajuan bangsa indonesia. EQUILIBRIUM: Jurnal Ilmiah Ekonomi dan Pembelajarannya, 7(2), 137-141.




DOI: http://dx.doi.org/10.26418/jppkn.v2i2.45275

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2021 Jurnal Pendidikan PKN (Pancasila dan Kewarganegaraan)

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.

Jurnal Kami Telah Diindeks oleh:

Lihat Statistik Saya

Lisensi Creative Commons
Karya ini dilisensikan di bawah Lisensi Internasional Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 .