MODEL PEMBELAJARAN PPKN MELALUI PENDEKATAN KOMPREHENSIF

Intan Kusumawati, ahmad Nasir Ari Bowo, Joko Wahono

Abstract


Penelitian ini dilatarbelakangi oleh banyaknya permasalahan moral atau karakter yang lucu, peserta didik atau generasi muda. Berbagai permasalahan tersebut termasuk kedisiplinan, tanggung jawab, nasionalisme peserta didik. Bahkan tidak sedikit juga peserta didik yang melakukan tindakan kejahatan misalnya tawuran, tindakan kekerasan, narkotika dan berbagai permasalahan-permasalahan lainnya. Tentu saja ini menjadi perhatian orang tua dan guru dalam mendidik dan mengantarkan peserta didik agar memiliki karakter yang baik. Tujuan pendidikan pancasila dan kewarganegaraan adalah mencetak informasi bangsa yang berkarakter sesuai dengan nilai-nilai budaya bangsa. Maka dari itu,Tugas seorang guru khususnya guru PPKn di situ mampu mengembangkan model pembelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) yang sesuai dengan karakter siswa agar mempunyai karakter yang baik. Tujuan penelitian ini adalah menemukan sebuah model pembelajaran PPKn yang dapat mengembangkan karakter siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dan kualitatif dalam pengambilan data melalui wawancara dan kuisoner. Hasil penelitian menunjukan bahwa model pembelajaran PPKn berbasis pendekatan yang dapat mengembangkan dan membentuk karakter seorang peserta didik menjadi seorang yang berkarakter termasuk penanaman nilai / inkulkasi ( Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dan kualitatif dalam pengambilan data melalui wawancara dan kuisoner.Hasil penelitian menunjukan bahwa model pembelajaran PPKn berbasis pendekatan yang dapat mengembangkan dan membentuk karakter seorang peserta didik menjadi seorang yang berkarakter termasuk penanaman nilai / inkulkasi ( Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dan kualitatif dalam pengambilan data, wawancara dan kuisoner. Hasil penelitian menunjukan bahwa model Pembelajaran PPKn Berbasis DENGAN pendekatan Yang komprehensif DAPAT mengembangkan Dan membentuk Karakter Seorang Peserta didik Menjadi seorang yang berkarakter termasuk Penanaman Nilai / inkulkasi ( Penanaman ), keteladan ( modeling ), Fasilitasi Nilai ( fasilitasi ), Dan Pengembangan keterampilan Siswa ( skill Bangunan ).


Full Text:

PDF

References


Anwar, N. N. (2017). Meningkatkan pemahaman siswa pada pembelajaran pkn dengan penggunaan metode pemecahan masalah. Syntax Literate; Jurnal Ilmiah Indonesia, 2(3), 99–112.

Apriono, D. (2009). Advance Organizer: Konsep, Komponen Model, dan Imple-mentasi dalam Pembelajaran PPKn. Jurnal Ilmu Pendidikan.

Berkowitz, M. W., & Bier, M. C. (2004). based character education. The Annals of the American Academy of Political and Social Science, 591(1), 72–85.

Cohen, L., Manion, L., & Marrison, K. (2018). Research methods in education, eighth edition, Rotledge. (Eighth edi). Routledge.

Dalyono, B., & Lestariningsih, E. D. (2016). Implementasi penguatan pendidikan karakter di sekolah. Bangun Rekaprima: Majalah Ilmiah Pengembangan Rekayasa, Sosial Dan Humaniora, 3(2, Oktober), 33–42.

Darmayanti, S. E., & Wibowo, U. B. (2014). Evaluasi program pendidikan karakter di sekolah dasar Kabupaten Kulon Progo. Jurnal Prima Edukasia, 2(2), 223–234.

Gunawan, H. (2012). Pendidikan karakter. Bandung: Alfabeta, 2.

Hendriana, E. C., & Jacobus, A. (2017). Implementasi pendidikan karakter di sekolah melalui keteladanan dan pembiasaan. JPDI (Jurnal Pendidikan Dasar Indonesia), 1(2), 25–29.

Ihsan, I. (2017). Kecenderungan Global dalam Proses Pembelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan di Sekolah. JPK (Jurnal Pancasila Dan Kewarganegaraan), 2(2), 49–58.

Judiani, S. (2010). Implementasi pendidikan karakter di sekolah dasar melalui penguatan pelaksanaan kurikulum. Jurnal Pendidikan Dan Kebudayaan, 16(9), 280–289.

Kurniawan, M. I. (2015). Tri pusat pendidikan sebagai sarana pendidikan karakter anak sekolah dasar. PEDAGOGIA: Jurnal Pendidikan, 4(1), 41–49.

Kusumawati, I. (2016). Landasan Filosofis Pengembangan Karakter Dalam Pembentukan Karakter. Academy of Education Journal, 7(1), 1–15. https://doi.org/10.47200/aoej.v7i1.342

Kusumawati, I. (2017). Pengembangan Karakter Siswa Raudlatul Athfal Berbasis Pendidikan Agama Islam. As-Sibyan: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 1(02), 139–148.

Lickona, T. (1991). Educating for character (New York, Bantam). McCI ET NAN, BE (1992) Schools and the Shaping of Character: Moral Education in America, 525–543.

Lickona, T. (1996). Eleven principles of effective character education. Journal of Moral Education, 25(1), 93–100.

Manan, S. (2017). Pembinaan Akhlak Mulia Melalui Keteladanan dan Pembiasaan. Jurnal Pendidikan Agama Islam-Ta’lim, 2(1), 49–65.

Megawangi, R. (2010). Pengembangan program pendidikan karakter di sekolah: pengalaman sekolah karakter. Jakarta: Indonesia Heritage Foundation (IHF).

Noddings, N. (2002). Educating moral people: A caring alternative to character education. ERIC.

Nucci, L., & Narváez, D. (2014). Handbook of moral and character education. Routledge.

Purnamasari, Y. (2014). Pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe teams games tournament (TGT) terhadap kemandirian belajar dan peningkatan kemampuan penalaran dan koneksi matematik peserta didik SMPN 1 kota Tasikmalaya. Jurnal Pendidikan Dan Keguruan, 1(1), 209664.

Putra, N. L. J. (2018). Upaya Meningkatkan Prestasi Belajar PKn pada Materi Sikap Positif terhadap Norma melalui Model Pembelajaran Problem Solving. Jurnal Ilmu Pendidikan (JIP) STKIP Kusuma Negara, 9(2), 49–64.

Ramdhani, M. A. (2017). Lingkungan pendidikan dalam implementasi pendidikan karakter. Jurnal Pendidikan UNIGA, 8(1), 28–37.

Riesman, D., Glazer, N., & Denney, R. (2020). The lonely crowd: A study of the changing American character. Veritas Paperbacks.

Samsuri, S. (2011). Kebijakan Pendidikan Kewarganegaraan Era Reformasi di Indonesia. Cakrawala Pendidikan, 2, 78213.

Sisdiknas, U.-U. (2003). Undang-Undang RI No. 20 Tahun 2003. Jakarta: Sinar Grafika.

Sumarsono, S. (2005). Dkk. In Pendidikan Kewarganegaraan. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.

Suwito, A. (2012). Integrasi Nilai Pendidikan Karakter ke dalam Mata Pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan di Sekolah Melalui RPP. CIVIS, 2(2/Juli).

Syam, N. (2011). Peningkatan Kualitas Pembelajaran Pkn di Sekolah Dasar melalui Model Pengajaran Bermain Peran. Perspektif Ilmu Pendidikan, 24(XV).

Zuchdi, D. (2019). Humanisasi pendidikan. Bumi Aksara.




DOI: http://dx.doi.org/10.26418/jppkn.v2i1.43556

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2021 Jurnal Pendidikan PKN (Pancasila dan Kewarganegaraan)



Jurnal Kami Telah Diindeks oleh:

Lihat Statistik Saya

Lisensi Creative Commons
Karya ini dilisensikan di bawah Lisensi Internasional Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 .