UJI VALIDITAS DAN RELIABILITAS BRIEF ILLNESS PERCEPTION QUESTIONNAIRE (B-IPQ)_VERSI INDONESIA PADA PASIEN TUBERKULOSIS PARU DI PUSKESMAS NANGA PINOH KABUPATEN MELAWI

Mischely Widnijustin Saputri, Nera Umilia Purwanti, Nurmainah Nurmainah

Abstract


Tuberkulosis paru adalah penyakit menular kronis yang membutuhkan terapi pengobatan minimal 6 bulan. Lamanya pengobatan mempengaruhi persepsi pasien terhadap penyakit yang dideritanya. Instrumen B-IPQ (Brief Illness Perception Questionnaire) merupakan kuesioner singkat yang digunakan untuk mengukur persepsi penyakit yang diderita oleh pasien. Instrumen B-IPQ versi Indonesia perlu diuji reabilitas dan validitasnya agar data pada instrumen tersebut valid dan reliabel. Instrumen B-IPQ belum pernah digunakan untuk penelitian pada pasien tuberkulosis paru. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui reabilitas dan validitas B-IPQ versi Indonesia pada pasien tuberkulosis paru di Puskesmas Nanga Pinoh Kabupaten Melawi Metode: Penelitian ini merupakan studi observasional analitik dengan desain potong lintang. Sebanyak 40 orang penderita tuberkulosis paru dipilih dengan teknik purposive sampling. Uji validitas dilakukan menggunakan metode Pearson correlation dan uji reliabilitas menggunakan teknik Internal consistency. Hasil: Uji validitas menunjukkan nilai korelasi item >0.312 (0.05) dan hasil uji reliabilitas menunjukkan.nilai Cronbach alpha coefficient 0.723 (0.05). Kesimpulan: Instrumen B-IPQ versi Indonesia valid dan reliabel untuk mengukur persepsi penyakit pada pasien tuberkulosis paru di Puskesmas Nanga Pinoh Kabupaten Melawi sehingga dapat digunakan untuk mendeskripsikan seluruh persepsi pasien terhadap rasa sakit dari penyakit yang dideritanya.


Keywords


B-IPQ versi Indonesia; tuberkulosis paru; reliabilitas,-Validitas

Full Text:

PDF

References


Departemen Kesehatan RI. Pharmaceutical Care untuk Penyakit Asma. Jakarta: Bakti Husada; 2007.

Dhiyah C., Lestari S., Herani I. Hubungan Antara Persepsi Terhadap Penyakit dengan Tingkat Stres pada Penderita Diabetes Mellitus Tipe II di RSD dr. Haryoto Lumajang; 2012.

Elizabeth B., Keith J.P., Jodie M., John W. The Brief Illness Perception Questionnaire. Journal of Psychosomatic Research 6. 2006: 631– 637.

Robiyanto R et al. Validity and Reliability of Indonesian Version of Brief Illness Perception Questionnaire for Stroke Patients : A Pilot Study. (1):978–9.

Robiyanto, Bangga RD, Susanti R. Uji Validitas dan Reliabilitas Instrumen B-IPQ (Brief Illness Perception Questionnaire) Versi Indonesia pada Pasien Diabetes Melitus Di RSUD Sultan Syarif Mohamad Alkadrie Kota Pontianak. Naskah Publikasi. 2016.

Robiyanto, Prayuda AO, Nansy E. Uji Validitas Instrumen B-IPQ Versi Indonesia pada Pasien Hipertensi di RSUD Sultan Syarif Mohamad Alkadrie Pontianak. Soc Clin Pharm Indones J. 2016;1(1):41-49.

Hadista N, Susanti R, Robiyanto. Uji Validitas Dan Reliabilitas B-IPQ Versi Indonesia pada Pasien Gagal Ginjal Kronik Di RSUD Soedarso Pontianak Validity and Reliability Test of Indonesian Version B-IPQ. Jurnal Manajemen dan Pelayanan Farmasi.2017;7(4):175-81.

WHO. Global Tuberculosis Report 2015. Geneva: World Health Organization; 2015.

WHO. Global Tuberculosis Report 2018. Geneva: World Health Organization; 2018.

WHO. International Standards for Tuberculosis Care, Edition 3. The Hague : TB CARE I, 2014.

Priyatno D. Teknik Mudah dan Cepat Melakukan Analisis Data Penelitian dengan SPSS dan Tanya Jawab Ujian Pendadaran. Yogyakarta: Gaya Media; 2010.

Hair, J. F., Anderson, R. E., Tatham, R. L., & Black, W. C. Multivariate Data Analysis, fifth edition. New Jersey: Prentice-Hall International, Inc. 1998.

Lochting I., Garratt AM., Storheim K., Werner EL., Grotle M. Evaluation of the Brief Illness Perception Questionnaire in Sub-Acute and Chronic Low Back Pain Patients: Data Quality, Reliability and Validity. J Pain Reli; 2013, 02(03).

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Laporan Hasil Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) Kalimantan Barat tahun 2018. Jakarta :Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia; 2018

Indonesia DKR. Tuberkulosis. Jakarta: InfoDATIN; 2018.

Dotulong FJJ, Sapulete RM, Kandou DG. Hubungan faktor risiko umur, jenis kelamin dan kepadatan hunian dengan kejadian penyakit TB paru di Desa Wori Kecamatan Wori. Sam Ratulangi. Jurnal kedokteran komunitas dan tropik. 2015;2; p.57-65.

Kementrian Kesehatan Republik Indonesia. Pedoman Nasional Pengendalian Tuberkulosis. Jakarta: Kementrian Kesehatan Republik Indonesia; 2014.

Departemen Kesehatan Republik Indonesia. Pedoman Penanggulangan Nasional TBC. Jakarta: Departemen Kesehatan Republik Indonesia; 2014

Smith P.G dan Moss A.R. Epidemiology of Tuberculosis Pathoghenesis,Protection and Control. Washington DC : ASM Press; 2004.

Muttaqin, Arif. Buku Ajar Asuhan Keperawatan Klien dengan Gangguan Sistem Pernapasan. Jakarta: Salemba Medika;2008.

Sugiyono. Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung : CV Alfabeta.2017.

Janti S. Analisis Validitas dan Reliabilitas dengan Skala Linkert Terhadap Pengembangan SI/TI dalam Penentuan Pengambilan Keputusan Penerapan Strategic Planning pada Industri Garmen. Prosiding Seminar Nasional Aplikasi Sains dan Teknologi (SNAST); 2014.

Nelson S, Mason C, Bagby G, Summer W. Alcohol, Tumor Necrosis Factor,and Tuberculosis. Alcoholism: Clinical and Experimental Research. 1995;19:17–24.

Farhanisa, Untari EK, Nansy E. Kejadian efek samping obat anti tuberkulosis (OAT) kategori 1 pada pasien tb paru di unit pengobatan penyakit paru-paru (UP4) Provinsi Kalimantan Barat. Program Studi Farmasi Universitas Tanjungpura. 2015;1–7.




DOI: http://dx.doi.org/10.26418/jurkeswa.v9i2.60122

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




 

Creative Commons License
Jurnal Kesehatan Khatulistiwa is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.