Edward Personal Preferance Schedule dan Jefferson scale of physician emphaty pada mahasiswa Program Studi Pendidikan Dokter tingkat IV

Agustina Arundina Triharja Tejoyuwono, Mardhia Mardhia, Didiek Pangestu Hadi

Abstract


Latar Belakang: Hubungan antara dokter dan pasien secara yuridis dapat dimasukkan dalam golongan kontrak yang didasarkan atas rasa saling percaya. Pada masa pendidikan di fakultas kedokteran, pendidikan empati mahasiswa dipengaruhi oleh kecerdasan emosional, pilihan karir, jenis kelamin , masa studi dan prestasi akademik yang akan mempengaruhi kinerja lulusan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui nilai nilai Edward Personal Preferance Schedule (EPPS) dan Jefferson Scale of Physician Emphaty (JSPE) pada mahasiswa Program Studi Pendidikan Dokter (PSPD) tingkat IV. Metode: penelitian ini merupakan penelitian deskriptif cross sectional, dengan menggunakan kuesioner EPPS dan JSPE. Hasil: 60 subjek mahasiswa yang ikut dalam penelitian sebagian besar adalah perempuan. Pada hasil penilaian EPPS, mahasiswa memiliki penilaian yang kurang pada kemampuan berinteraksi dan penyesuaian diri. Akan tetapi empati dan kemampuan mengendalikan emosi baik, dan sangat baik pada fleksibilitas. Pada penilaian JSPE sebagian besar memiliki skor empati rendah dengan nilai dibawah median 101 dan sebagian besar dialami oleh mahasiswa perempuan. Berdasarkan hasil hubungan EPPS dan JSPE, mahasiswa dengan skor empati rendah memiliki kemampuan berinteraksi dan penyesuaian diri yang kurang. Hal ini juga dialami oleh mahasiswa dengan skor empati yang tinggi dimana kemampuan empati dan penyesuaian diri juga kurang. Namun fleksibilitas dan kemampuan mengendalikan diri baik sampai dengan baik sekali. Kesimpulan: Perlu dibangun rasa empati dan sikap yang beretika dalam tindakan yang mencerminkan profesionalisme guna menciptakan hubungan antara dokter dan pasien yang baik sejak masa perkuliahan di Kedokteran.

Keywords


EPPS, JSPE, Mahasiswa kedokteran

Full Text:

PDF

References


Asosiasi Institusi Pendidikan Ners Indonesia. Standar Kompetensi Perawat Indonesia. Persatuan Perawat Nasional Indonesia Asosiasi Institusi Pendidikan Diploma Keperawatan Indonesia Jakarta; 2010.

Konsil Kedokteran Indonesia. Standar Kompetensi Dokter Indonesia; 2012.

Hojat M, Vergare MJ, Maxwell K, Brainard G, Herrine SK, Isenberg GA, et al. The devil is in the third year : a longitudinal study erosion of empathy in medical schools. Acad Med 2009; 84:1182-91.

Neumann M, Edelhauser F, Tauschel D, Fischer M, Wirtx M, Woopen C, et al. Empathy decline and its reasons: a systematic review of studies with medical students and residents,. Acad Med. 2011; 86:996-1009.

Budianto H. Panduan praktis etika profesi dokter. Jakarta: Sagung Seto; 2009.

Guwandi J.Dokter, Pasien dan Hukum. Jakarta: Balai Penerbit FKUI; 2003.

Asosiasi Institusi Pendidikan Kedokteran Indonesia.Standar Kompetensi Dokter Indonesia. Jakarta: Asosiasi Institusi Pendidikan kedokteran Indonesia; 2012

Passi V, Doug M,Peile ED, Thistlethwaite J, Johnson N,. Developing medical professionalism in futuredoctors: a systematic review. International Journal of Medical Education. 2010; 1:19-29.

Kementrian Kesehatan RI. Pedoman Nasional Etik Penelitian Kesehatan. Jakarta; 2011.

Hojat M, Gonnella JS, Nasca TJ, Mangione S, Veloksi JJ, Magee M,. The jefferson scale of physician empathy: further psychometric data and differences by gender and specialty at item level. Academic medicine. 2002; 77:10.

Sajid MS. Bioethics and medical education. Scottish Medical Journal. 2008; 53(2): 62-3.

Kataoka HU, Koide N, Ochi K, Hojat M, Gonnella JS, Measurement of empathy among japanese medical student: psychometrics and scres differences by gender and level of medical education. Acad med sept. 2009; 84(9):1192-7.

Eunice M, Saigueira A, Costa P, Costa M, Empathy in senior ear and first year medical students : a cross Setional Study. BMC med Educ. 2011; 11(52):1-7.

Chen D, Lew R, Hershman W, Orlander J., A cross Sectional Measurement of medical student empathy. JGIM 2007; 22(10):1434-8.

Loureiro J, Goncalves-Pereira M, Trancas B, Caldas-de-Almeida JM, Castro-Caldas A. Emphaty in the doctor-patient relationship as viewed by firt year medical student : data on validity and sensibility t change of the Jefferson Measure in Portugal. Acta Med Port Dec. 2011; 24(2): 431-42.

Madiseh R, Tavakol M, Dennick R, Nasiri J, Empathy in irian medical students: a preeliminary psychometric analiysis and differences by gender and year of medical school. Med Teach. 2010; 32(11):e471-8

Decety J, Ickes W, editor. The social neuroscience of empathy. London: A Bradford book; 2009

Hojat M, Mangione S. Kane GC, Gonnella JS. Relationships between Scores of the jefferson scale of physician empathy (JSPE) and the interpersonal reactivity index (IRI). Med Teach 2005; 27(7): 625-8.

Dehning S, Gasperi S, Tesfaye M, Girma E, Mayer S, et a,. Empathy without borders? cross-cultural heart and mind- reading in first year medical student. Ethiop J Health Sci, 2013; 23(2): 113-22.

Bond AR, Mason HF, Lemaster CM, Shaw SE, Mullin CS, Holick EA, Saper RB. Embodied health : the effects of a mind-body cource for meical students. Med Educ. 2013 Apr 30;18:1-8.

Rosenzweig S, Reibel DK, Greeson JM, Brainard GC, Hojat M. Mindfullness-based stress reduction lowers psychological distress in medical students. Teach Learn Med. 2003;15 : 88-92.

Shapiro SL, Schwartz GE, Bonner B.Effect of mindfullness-based stress reduction on medical and premedical students. J Beh med. 1998;21:581-99.

Eunice M, Saigueira A, Costa P, Costa M. Empathy in senior ear and first year medical students : a cross Setional Study. BMC med Educ. 2011; 11(52):1-7.




DOI: http://dx.doi.org/10.26418/jurkeswa.v1i1.42972

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




 

Creative Commons License
Jurnal Kesehatan Khatulistiwa is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.