Gambaran etiologi penyakit ginjal kronik stadium V pada pasien rawat inap di RSUD Dokter Soedarso Pontianak tahun 2017-2018

Kurnia Pralisa, Danar Anggrahini Kusuma Dewi, Muhammad In’am Ilmiawan

Abstract


Latar belakang: Penyakit ginjal kronik stadium V merupakan tahap terminal penyakit ginjal kronik yang ditandai dengan penurunan fungsi ginjal ireversibel dan diperlukan terapi pengganti ginjal berupa hemodialisis, dialisis peritoneal, atau transplantasi ginjal. Data RISKESDAS tahun 2013 menunjukkan prevalensi PGK di Kalimantan Barat mencapai 0,20% yang kemudian meningkat menjadi 0,42% pada tahun 2018. Prevalensi kasus PGK stadium V di Kalimantan Barat terus meningkat sehingga diperlukan penelitian mengenai etiologi PGK di RSUD dr. Soedarso yang merupakan salah satu rumah sakit umum yang terletak di kota Pontianak dan merupakan rumah sakit rujukan yang memiliki layanan unggulan hemodialisis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran etiologi penyakit ginjal kronik stadium V pada pasien rawat inap di RSUD Dokter Soedarso Pontianak. Metode: Penelitian ini merupakan studi deskriptif dengan pendekatan retrospektif. Sampel penelitian adalah 86 penderita penyakit ginjal kronik stadium V yang menjalani rawat inap. Hasil: Etiologi PGK stadium V terbanyak yaitu hipertensi (64%), nefropati diabetik (27%), kemudian infeksi saluran kemih (2%), obstruksi saluran kemih (3,5%), dan kista ginjal (3,5%). Kesimpulan: Etiologi PGK stadium V pada pasien rawat inap di RSUD Dokter soedarso tahun 2017-2018 adalah hipertensi, nefropati diabetik, obstruksi saluran kemih, infeksi saluran kemih dan penyakit polikistik ginjal dengan prevalensi etiologi terbanyak yaitu hipertensi dan terbanyak kedua yaitu nefropati diabetik.

Keywords


penyakit ginjal kronik;etiologi penyakit ginjal kronik stadium V

Full Text:

PDF

References


Alwi I, Siti S, Aru WS, Marcellus S, Bambang S, Ari FS. Buku ajar ilmu penyakit dalam. Ed 7. Jakarta : Interna Publishing. 2015; p 2159-97.

Fresenius Medical Care SE & Co. Annual report. [serial on the internet].2017 [cited 2019 Feb 9]; Available from : https: //www.freseniusmedicalcare .com /fileadmin/data/com/pdf/investors/NewsPublications/Annual Reports/ 2017/ FME Annual Report 2017.pdf

Tjekyan RM, Suryadi. Prevalensi dan faktor risiko penyakit ginjal kronik di RSUP Dr. Mohammad Hoesin [skripsi]. Palembang : Universitas Sriwijaya Press. 2014;46(4):275-81.

Isro’in L, Cholik HR. Prevalensi faktor risiko gagal ginjal kronik [skripsi] Ponorogo. Universitas Muhammadiyah Ponorogo. 2014; p.24-9.

Putri SD, Afgani A, Garina LA. Karakteristik pasin gagal ginjal kronik yang dilakukan hemodialisis di RSUD Al-Ihsan Tahun 2014 [skripsi]. Bandung: Universitas Islam Bandung. 2015; p.570-77.

United States Renal Data System. ESRD in the United States. United States; 2015.

Kumar V, Abul KA, Jon C. Buku ajar patologi Robbins. 9th ed. Singapura: Elsevier. 2015; p.534-42.

Widyastuti R, Butar WRB, Eka B. Korelasi lama menjalani hemodialisis dengan indeks massa tubuh pasien gagal ginjal kronik di RSUD Arifin Achmad Provinsi Riau pada bulan Mei tahun 2014. Jom FK. 2014;1(2):1-12.

Alwi I, Simon S, Rudy H, Juferdy K, Dicky LT. Penatalaksanaan di bidang Ilmu Penyakit Dalam: panduan praktik klinis. Jakarta : Interna Publishing. 2012.

Salawati L. Analisis lama hemodialisis dengan status gizi penderita penyakit ginjal kronik. J Kedokteran Syiah Kuala. 2012;16(2):64-8.

Aggarwal HK, Jain D, Chauda R, Bhatia S, Sehgal R. Assessment of malnutrition inflammation score in different stages of chronic kidney disease. PRILOZI. 2018;39(2–3):51–61

Abd ElHafeez S, Bolignano D, D’Arrigo G, Dounousi E, Tripepi G, Zoccali C. Prevalence and burden of chronic kidney disease among the general population and high-risk groups in Africa: a systematic review. BMJ Open. 2018;8(1):15-69.

Alalawi F, Ahmed M, AlNour H, Noralla M, Alhadari A. Epidemiology of end-stage renal disease in Dubai: single-center data. Saudi J Kidney Dis Transplant. 2017;28(5):1119-25.

Sahid QAU. Hubungan lama diabetes melititus dengan terjadinya gagal ginjal terminal di Rumah Sakit Dokter Moewardi Surakarta [skripsi]. Surakarta : Universitas Muhammadiyah Surakarta ; 2012.

Pratama AAY. Korelasi lama diabetes melitus terhadap kejadian nefropati diabetik: studi kasus di Rumah Sakit Dokter Kariadi Semarang. J Media Medika Muda; 2013.

Nurjanah A. Hubungan antara lama hipertensi dengan angka kejadian gagal ginjal terminal di RSUD dr. Moewardi Surakarta [skripsi]. Surakarta: Universitas Muhammadiyah Surakarta. 2012.

Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan. Hasil utama Riskesdas 2018. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia: RISKESDAS; 2018.

Dinas Kesehatan Provinsi Kalbar. Laporan surveilans terpadu penyakit. Pontianak: Penerbit Dinas Kesehatan Provinsi Kalbar; 2015.

Ratu G, Badji A, Hardjoeno. Profil analisis batu saluran kemih di Laboratorium Patologi Klinik. Indonesian Journal Of Clinical Pathology And Medical Laboratory. 2016;12(3):114-7.

Purnomo, BB. Dasar-dasar urologi. Edisi ke-3. Jakarta: CV. Sagung Seto. 2011: h.62-73.

Desen W. Buku ajar onkologi klinis. Edisi 2. Jakarta: Badan Penerbit FKUI. 2013; p.476-81.

Tjahjodjati, Doddy MS, Rainy U, Basuki BP, Suharto W, Chaidir AM, dkk. Panduan penatalaksanaan klinis pembesaran prostat jinak (benign prostatic hyperplasia/BPH). Jakarta: Ikatan Ahli Urologi Indonesia (IAUI); 2017.

National Institute of Diabetes and Digestive and Kidney Diseases. [internet] NIH. 2017 [cited 8 Februari 2019]. Available from : https://www.niddk. nih.gov/health-information/kidneydisease/polycystic kidney-disease.

Setiati S, Alwi I, Sudoyo AW, Simadibrata M, Setiyohadi B, Syam AF. Buku ajar Ilmu Penyakit Dalam. Edisi ke-6. Jakarta : Interna Publishing; 2014.

Nasri H, Rafieian-Kopaei M. Diabetes mellitus and renal failure: prevention and management. J Res Med Sci Off J Isfahan Univ Med Sci. 2015; 20(11):1112–20.

Rizki Fa, Andina M. Karakteristik penderita hipertensi dengan gagal ginjal kronik di Instalasi Penyakit Dalam Rumah Sakit Umum Haji Medan Tahun 2015. 2017;1(1):87-96.

Parati G, Ochoa JE, Bilo G, Agarwal R, Covic A, Dekker FW, dkk. Hypertension in chronic kidney disease part 1. 2016;67:1093-101.

Hazwan A, Gde NIP. Gambaran karakteristik penderita hipertensi dan tingkat kepatuhan minum obat di wilayah kerja Puskesmas Kintamani I. Intisari Sains Medis. 2017;8(2):130-4.

Yu MK, Katon W, Young BA. Associations between sex and incident chronic kidney disease in a prospective diabetic cohort. Nephrology. 2015;20(7):451-8.

Wu B, Bell K, Stanford A, Kern DM, Tunceli O, Vupputuri S, et al. Understanding CKD among patients with T2DM: prevalence, temporal trends, and treatment patterns—NHANES 2007–2012. BMJ Open Diabetes Res Care. 2016;4(1):1-11.

Ramadan N, Nelly M. Karakteristik penderita diabetes melitus tipe 2 berdasarkan kadar HbA1C di Puskesmas Jaya Baru Kota Banda Aceh. J SEL. 2015;2(2):49-56

Sucipto KW, Hendra Z. Karakteristik pasien diabetes melitus tipe-2 pada poliklinik rawat jalan. J Kedokteran Syaih Kuala. 2018;2(2):67-72

Chang P-Y, Chien L-N, Lin Y-F, Wu M-S, Chiu W-T, Chiou H-Y. Risk factors of gender for renal progression in patients with early chronic kidney disease: Medicine (Baltimore). 2016;95(30):e4203.

Rini S, Suharyo H, Lestariningsih, Heri NHS, Selamat B. Faktor risiko penyakit ginjal kronik diabetes (PGK-DM) pada diabetes mellitus tipe-2 (Studi di RSUD DR Soedarso Kota Pontianak Provinsi Kalimantan Barat). Jurnal Epidemiologi Kesehatan Komunitas. 2018;3(2):101-8.




DOI: http://dx.doi.org/10.26418/jc.v6i3.45308

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

Creative Commons License
Jurnal Cerebellum is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

View My Stats