Tradisi Mandi Kembang Kaum Perempuan Di Desa Sungai Nipah Kecamatan Jongkat Kabupaten Mempawah

Nur Kasih Prihantini

Abstract


Penelitan ini didasarkan oleh kepercayaan sebagian Masyarakat Melayu yang berada di Desa Sungai Nipah Kecamatan Jongkat Kabupaten Mempawah, adanya tradisi mandi kembang yang masih diyakini masyarakat lokal khususnya kaum  perempuan. Mandi kembang memiliki keterkaitan dengan konsep religi dimana ada ritual yang dilakukan untuk melakukan mandi kembang dan berlandaskan  kepada kepercayaan serta doa-doa yang ada pada sistem religi masyarakatnya. Tulisan ini bertujuan untuk mendeskripsikan motivasi kaum perempuan melakukan mandi kembang, bagaimana proses mandi kembang dan menganalisis makna yang terdapat pada media yang digunakan. Digunakannya teori ritual yang dikemukakan Turner yang berkaitan dengan makna mandi kembang. Penelitian ini menyimpulkan bahwa tradisi mandi kembang merupakan salah satu tradisi yang masih diyakini masyarakat sebagai salah satu bentuk usaha manusia untuk dapat dipermudahkan harapan yang diinginkannya.


Full Text:

PDF 91-103

References


Arikunto, Suhasimi. 1998. Prosedur Penelitian Suatu pendekatan Praktek. Jakarta: PT Rineka Cipta.

Berger, Atur Asa. 2005. Tanda-Tanda dalam Kebudayaan Kontemporer, Suatu Pengantar Semiotika. Yogyakarta: Tira Wacana.

Budiono. 2001. Simbolisme Simbolisme Pada Budaya Jawa. Yogyakarta: Hanindita Graha Widia.

Bungin, Burhan. 2003. Analisis Data Penelitian Kualitatif. Jakarta: Raja Grafindo Persada.

-------. 2015. Metodologi Penelitian Kualitatif : Aktualisasi Metodologi ke Arah Ragam Varian Kontemporer. Jakarta : PT Raja Grafindo.

Endraswara, Suwardi. 2003. Metodologi Penelitian Kebudayaan. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.

Esten, Mursal.1991. Kajian Transformasi Budaya. Bandung: Angkasa.

Geertz, Clifford. 1992. Tafsir Kebudayaan. Yogyakarta: Kartinus.

Gulo, W. 2002.Metode Penelitian. Jakarta: PT Grahasindo.

Hartoko, Dick., dan B. Rahmanto. 1998. Kamus Istilah Sastra. Yogyakarta: Kartinus.

Kartoatmojo, Susanto. 1995. Prapsikologi (parapsikologi, parergi, dan data paranormal). Jakarta: Pustaka Sinar Harapan.

Kunjara, Esther. 2006. Penelitian Kebudayaan sebuah Panduan Praktis. Yogyakarta: Graha Ilmu.

Koentjaraningrat. 2000. Pengantar Ilmu Antropologi. Jakarta: Rineka Cipta.

Moleong, Lexy J. 2005. Metodologi Penelitian kulitatif. Bandung: Remaja Rosda Karya.

-------. 2010. Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: Remaja Rosda Karya.

-------. 2014. Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: Remaja Rosda Karya.

Peursen, Van. 1976. Strategi Kebudayaan. Jakarta: Kanisus.

Rasyid, Sulaiman. 2010. Buku Fiqih Islam. Bandung: Sinar Baru Algensindo.

Satori, Djam’an., dan Aan Komariah. 2011. Metode Penelitian Kualitatif. Bandung Alfabeta.

Sedyawati, Edi. 2012. Budaya Indonesia Kajian Arkeologi, Seni dan Sejarah. Jakarta: Grafindo.

Soekanto, Soerjono.1983. Kamus Sosiologi. Jakarta: Rajawali.

Sugiono. 2017. Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D.

Bandung: Alfabet.

Suyono, Arriyono., dan Aminuddin Siregar. 1985. Kamus Antropologi. Jakarta: Akademik Preindo.

Syaifudin, Ernest Cassirer. 1987. Sebuah Essai Tentang Manusia. Terjemahan Alois A. Nugroho. Jakarta: Gramedia.

Yuwono, Untung., dan T Christomy. 2004. Semiotika Budaya. Jakarta: Pusat Penelitian Kemasyarakatan dan Budaya Direktorat Riset dan Masyarakat Universitas Indonesia.

Sumber Internet

Hidayatullah, Rachmat. 2010. “Tinjauan Hadis Terhadap Praktek Paranormal.Jurusan Tafsir Hadist.Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah”.http://repository.uinjkt.ac.id/dspace/bitstream/123456789/6139/1/RACHMAT%20HIDAYATULLAH-FUF.pdf Diakses pada tanggal 1 November 2019.

Khoiri. 2017. ”Antara Adat dan Syariat: Studi Tentang Tradisi Mandi Safar di Tasik Nambus, Riau, ditinjau dari Perspektif Islam”.Jurnal ilmi Islam Futura, 16 (2), 196-210.https://jurnal.ar- raniry.ac.id/index.php/islamfutura/article/download/873/1144. Diakses pada tanggal 1 November 2019.

Suharyanto, Agung. 2015. “Eksistensi dan Penyembuhan Alternatif dalam Masyarakat Medan”, Anthropos: Jurnal Antropologi Sosial dan Budaya, 1 (2):196-201. https://jurnal.unimed.ac.id/2012/index.php/antrophos/article/download/6244/5508 Diakses pada tanggal 1 November 2019.

Rofiq, Ahsanur. 2018.” Makna Simbol Kembang dalam Ritual Kirab Malam 1 Suro”. Jurusan Aqidah dan Filsafat Islam.Institut Islam Negeri Surakarta.http://eprints.iain-surakarta.ac.id/1951/1/AHSANUR%20ROFIQ.pdf Diakses pada tanggal 7 November 2019.

Mokhammad, Sofyan. 2012. Persepsi Masyarakat Kelurahan Sumbergedang kabupaten Pasuruan Tentang Manfaat Ritual Mandi Kembang Bagi Kehamilan. Sarjana Thesis. Universitas Brawijaya.https://www.academia.edu/8750261/PERSEPSI_MASYARAKAT_KELURAHAN_SUMBERGEDANG_KABUPATEN_PASURUAN_TENTANG_MANFAAT_RITUAL_MANDI_KEMBANG_BAGI_KEHAMILAN Diakses pada tanggal 9 November 2019.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


This Journal site is managed by :

Program Studi Antropologi Sosial

Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
Universitas Tanjungpura, Pontianak, Indonesia.

AddressJl. Prof. Dr. H. Hadari Nawawi, Bansir Laut, Kec. Pontianak Tenggara, Kota Pontianak, Kalimantan Barat 78124

Email : balale@untan.ac.id