ISOLASI DAN PENGUJIAN BAKTERI ENDOFIT DARI TANAMAN LADA (Piper nigrum L.) SEBAGAI ANTAGONIS TERHADAP PATOGEN HAWAR BELUDRU (Septobasidium sp.)

Heny Wulandari, Zakiatulyaqin Zakiatulyaqin, Supriyanto Supriyanto

Abstract


Lada merupakan tanaman tahunan yang memiliki prospek nilai ekonomi yang cerah, namun pada beberapa tahun terakhir ditemukan penyakit baru pada tanaman lada di Kalimantan Barat yaitu penyakit hawar beludru yang disebabkan oleh Septobasidium sp.  Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui keanekaragaman bakteri endofit tanaman lada yang memiliki kemampuan sebagai antagonis terhadap Septobasidium sp.

Penelitian dilakukan dengan metode deskriptif dan pengambilan sampel dilakukan secara purposif  dengan 3 kali ulangan.  Isolasi bakteri endofit dilakukan dengan menggunakan metode tuang selanjutnya dilakukan pemurnian dan identifikasi bakteri. Variabel pengamatan meliputi keanekaragaman bakteri endofit, uji Hipersensitivitas dan uji Antagonis terhadap Septobasidium sp.

Penelitian menunjukkan terdapat 28 isolat bakteri yang berhasil diisolasi dari jaringan batang dan jaringan buah tanaman lada sehat dan tanaman lada sakit.  Keanekaragaman bakteri endofit tertinggi terdapat pada jaringan buah lada sakit yaitu sebesar 1,39. Terdapat 3 isolat bakteri endofit yang bersifat hipersensitif terhadap tanaman tembakau. Hasil uji antagonis menunjukkan daya hambat tertinggi dihasilkan oleh bakteri isolat HS8 dengan daya hambat 41,73 % yang diisolasi dari jaringan buah lada sehat dan BS7 yang diisolasi dari jaringan batang lada sehat dengan persentase hambatan 40,20%. Daya hambat terendah sebesar 16,99% dihasilkan oleh isolat Hs18 yang diisolasi dari jaringan buah lada sakit.

Kata kunci : Antagonis, Bakteri Endofit, Lada, Septobasidium sp.


Full Text: PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Diterbitkan dua kali dalam satu tahun (Juni dan Desember) oleh Program Studi Budidaya Tanaman Perkebunan Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Terbit perdana tahun 2011