STUDI PERBANDINGAN PENGUKURAN KONDUKTIVITAS HIDROLIKA JENUH PADA TANAMAN SAWAH BERIRIGASI

Tino Orciny Chandra

Abstract


Kemampuan tanah melewatkan air disebut permeabilitas dan nilai numeriknya dinyatakan sebagai konduktivitas hidrolika.  Konduktivitas hidrolika jenuh dapat diukur dengan metode sampel tanah utuh dan metode tekstur tanah.  Hasil pengukuran dari dua metode tersebut dibandingkan besarnya secara statistik dengan Uji-t Student pada tingkat kepercayaan 95%.

Pada tanah sawah beririgasi, struktur dan tekstur tanah serta bidang batas antara horizon-horizon termasuk kemungkinan adanya lapisan tapak bajak secara keseluruhannya berhubungan dengan kemampuan tanah untuk melewatkan air.  Porositas berpengaruh pada bobot isi dan secara langsung mempengaruhi konduktivitas hidrolika jenuhnya.  Hasilnya menunjukkan konduktivitas hidrolika jenuh yang diukut dengan metode sample tanah utuh nilainya lebih besar dibandingkan dengan hasil pengukuran metode tekstur tanah dan secara statistik berbeda nyata.

Sampel tanah utuh menggambarkan kondisi tanah yang alami, tetapi sulit sampel tanahnya terhindarkan dari getaran-getaran, adanya batu/kerikil, akar/sisa tanaman dan bahan-bahan kasar lainnya serta lubang-lubang kecil bekas jalan serangga/hewan kecil yang ikut terambil dalam sampel tanahnya.  Sedangkan pengukuran dengan metode tekstur tanah pendekatannya hanya berdasarkan fraksi liat, debu dan pasir, tetapi pengambilan sampel tanahnya mudah dilakukan.

Kata kunci : bobot isi, konduktivitas hidrolika, porositas


Full Text:

PDF PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Alamat Redaksi

Jurusan Ilmu Tanah Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura Pontianak, Jl. Jendral Ahmad Yani Pontianak. Telp. (0561) 740191 Fax (0561) 740191. Email:pedontropika@untan.ac.id

 

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International

License.

Flag Counter