TINJAUAN KRIMINOLOGI TERHADAP TINDAK PIDANA YANG MENIMBULKAN KERUSAKAN BARANG DI PERKEBUNAN KELAPA SAWIT (StudiKasus PT. Borneo SanggauPermai di KabupatenSanggau).

Jurnal Mahasiswa S2 Hukum UNTAN MARISON TOBER H. SIRAIT, S.Ik. A21210047

Abstract


ABSTRACT
This thesis discusses the rule of law in the resolution of disputes arising out of overlapping land ownership certificate (case study in the district land office stronghold highway). This research was conducted using the method of the normative legal research, the conclusion of all the foregoing, it can be drawn a conclusion that: Factors that cause the occurrence of acts of vandalism stuff done by people (actors) in the PT. Borneo Sanggau Permai (PT. BKP) Sanggau is no dissatisfaction actors Because destruction of the vagueness of the company, as well as fatigue and felt aspirations articulated not heard and not ignored by the PT. Borneo Sanggau Permai (PT. BKP), provocation factor of certain people, the will of coercion factor, communication disagree, and interests tertentu.Upaya-efforts made by law enforcement to combat the destruction of facilities and goods belonging to the company PT. Borneo Sanggau Permai (PT. BKP) is done by people (actors) are, provide outreach to the community about the delivery of a good and true aspirations as Law No. 9 of 1998 on freedom of expression in public, for the public to know the background of the doing damage, Facilitate communities and local government the district, Finding out the root causes or conflicts between communities, Reconciling the parties involved in the protests or conflicts (fights), law enforcement should be run if there is a victim of vandalism or physical (mental ). The advice in this study is that in the search for prevention efforts against criminal damage belongings enterprise conducted by the people around PT. Borneo Sanggau Permai (PT. BKP), the author suggested that performed a variety of other ways that can cope with the destruction of the goods at the time of the protests or conflicts between the communities of which the company's company party and pendekataan always communicate with the community so that what the public wants or condition of the people in the know by the company. So that the company knows how conditions and issues in the company and the company always involve the public in making decisions that result in decisions that produce can be accepted by society. So there is no disagreement between the company with local government and police masyarakat.Pihak be firm if there are companies and people who have been found guilty of the police and the courts, the police, local government and is entitled to the full extent of the sanctions in accordance with their respective tepoksinya so events like this do not happen again.
Keywords: Overview of Criminology Against Crime
Abstrak
Tesis ini membahas kepastian hukum dalam penyelesaian sengketa atas timbulnya tumpang tindih sertifikat hak milik atas tanah (studi kasus di kantor pertanahan kabupaten kubu raya). Penelitian ini dilakukan menggunakan metode penelitian hukum normatif, dengan kesimpulan Dari semua uraian di atas maka dapat ditarik suatu kesimpulan yaitu:Faktor-faktor yang menjadi penyebab terjadinya tindakan perusakan barang-barang yang dilakukan oleh masyarakat (pelaku) di PT. Borneo Sanggau Permai (PT. BKP) Kabupaten Sanggau adalah Karena ada ketidakpuasan pelaku pengrusakan atas ketidakjelasan perusahaan, serta rasa lelah dan merasa aspirasi yang disampaikan tidak didengar dan tidak dipedulikan oleh pihak PT. Borneo Sanggau Permai (PT. BKP) , Faktor provokasi dari orang-orang tertentu, Faktor pemaksaan kehendak, Komunikasi yang tidak sepaham , dan Kepentingan tertentu.Upaya-upaya yang dilakukan oleh penegak hukum untuk menanggulangi perusakan fasilitas dan barang-barang milik perusahaan PT. Borneo Sanggau Permai (PT. BKP) yang dilakukan oleh masyarakat (pelaku) adalah, Memberikan penyuluhan kepada masyarakat tentang penyampaian aspirasi yang baik dan benar sesuai undang-undang nomor 9 tahun 1998 tentang kebebasan menyampaikan pendapat di muka umum, Mencari tahu latar belakang masyarakat dalam melakukan tindakan pengrusakan, Memfasilitasi masyarakat dengan pihak pemda kabupaten sanggau , Mencari tahu akar permasalahan atau konflik antar masyarakat, Mempertemukan pihak-pihak yang terlibat dalam aksi unjuk rasa atau konflik (perkelahian) , Penegakan hukum harus di jalankan jika terdapat perusakan atau korban fisik (jiwa). Adapun saran dalam penelitian ini adalah bahwa Dalam usaha mencari upaya-upaya penanggulangan terhadap tindak pidana perusakan barang-barang milik perusahaan yang dilakukan oleh masyarakat sekitar PT. Borneo Sanggau Permai (PT. BKP) , Penulis menyarankan agar dilakukan berbagai cara lain yang dapat menanggulangi perusakan barang-barang pada saat unjuk rasa atau konflik antara masyarakat an pihak perusahaan diantaranya Pihak perusahaan selalu melakukan komunikasi dan pendekataan dengan masyarakat sehingga apa yang yang diinginkan masyarakat atau kondisi masyarakat di ketahui oleh pihak perusahaan. Sehingga pihak perusahaan mengetahui bagaimana kondisi dan issu dalam perusahaan serta pihak perusahaan selalu melibatkan masyarakat dalam membuat keputusan sehingga hasil keputusan yang di hasilkan dapat diterima oleh masyarakat. Sehingga tidak terjadi ketidaksepahaman antara pihak perusahaan dengan masyarakat.Pihak Pemda dan kepolisian harus tegas jika ada perusahaan dan masyarakat yang telah dinyatakan bersalah dari pihak kepolisian dan pengadilan maka pihak pemda dan kepolisian berhak untuk memberikan sanksi yang seberat-berat sesuai dengan tepoksinya masing-masing sehingga kejadian yang seperti ini tidak terulang lagi.
Kata Kunci :Tinjauan Kriminologi Terhadap Tindak Pidana

Full Text:

 Subscribers Only

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Diterbitkan Oleh: Program Magister Hukum Universitas Tanjungpura

ISSN: 0216-2091