MODEL PEMBINAAN KLIEN NARKOBA DALAM RANGKA PENCEGAHAN PENGULANGAN TINDAK PIDANA NARKOTIKA

Jurnal Mahasiswa s2 Hukum Untan CICI PARAMIDA, S.H NPM. A2021151005

Abstract


ABSTRAK Semakin lama semakin bertambah para pengguna atau penyalahguna narkotika banyak kalangan yang terjerat dengan barang haram tersebu baik di kalangan tua, muda dan dari kalangan apapun baik dari kalangan bawahan sampai aparatur pemerintah juga menjadi korbannya. faktor penyebab menggunakannyapun dengan berbagai variasi ada yang karena ajakan teman atau pengaruh teman, ada yang karena masalah keluarga dan faktor lainnya. Tidak hanya itu bahkan menggunakan barang hartam tersebut menjadi suatu tren yang bergengsi dan seakan-akan berlomba lomba demi mencoba barkotika tersebut. TC (Therapeutic Community) merupakan program pembinaan untuk mnyembuhkan dan memulihkan para pemakai narkotika melalui media terapi teman sesama rebahabilitasi saling membantu dalam proses pemulihan. Adapun penelitian ini dengan maksud mengetahui sejauh mana pembinaan program TC (Therapeutic Community) di Rehabilitasi Yayasan Pontianak Plus dalam menanggunalngi pengulangan penggunaan narkotika atau (Relapse) yang berkaitan dengan pengulangan tindak pidana Narkotika. Jenis penelitian ini adalah memalui Pendekatan kualitatif, yaitu prosedur penelitian yang menghasilkan data deskriptif berupa kata-kata tertulis atau lisan dari orang-orang atau perilaku yang diamati. Pendekatan ini diarahkan pada latar dan individu tersebut secara holistic utuh, serta Pendekatan hukum empiris, yaitu melakukan pendekatan efektifitas penerapan perundang-undangan dan menggali fakta-fakta tentang pembinaan klien narkoba dan hubungannya dengan pengulangan tindak pidana. Hasil dari TC (Therapeutic Community) yang dilakukan ole Rehabilitasi Narkotiba Yayasan Pontianak Plus dapat diketahui yaitu semua

metode yang menjalani pembinaan adalah Konselor Adiksi sesuai dengan model pembinaa TC (Therapeutic Community) mulai dari kegiatan pertemuanpertemuan Morning Meeting, Morning Briefing, Open house dan lain-lainnya. Keunggulan dan kelemahan dari model pembinaan TC (Therapeutic Community) ini dirasakan langsung oleh para residen atau klien, keunggulannya memberikan perubahan tingkah laku menjadi lebih baik, dapat mengontrol emosi dapat bersosialisasi dengan baik dan dapat menambah kepercayaan diri. Kelemahannya adalah juag hanya dirakan oleh masing-masing klien atau residen yang sedang dibina sehingga ada residen yang merasa model pembinaan ini masih kurang sehingga terjadilah suatu pengulangan penggunaan narkotika (relapse) sehingga melakukan pengulangan tinda pidana Narkotika. Kata kunci: model pembinaan, klien Narkotika, penanggulangan tindak pidana Narkotika
ABSTRACT Increasingly, the number of users or users of narcotics has become increasingly entangled with illicit goods either among the elderly, young and from any circle either from subordinates to the government apparatus is also a victim. Factors causing him with various variations there is because the invitation of friends or the influence of friends, there are because of family problems and other factors. Not only that even using the merchandise became a prestigious trend and seemed to race to try the barkotika. TC (Therapeutic Community) is a coaching program to heal and restore the narcotics users through the media therapy of mutual friend rebahabilitasi help each other in the recovery process. As for this research with the intention to know the extent to which development of program of TC (Therapeutic Community) in Rehabilitation of Pontianak Plus Foundation in relieving repetition of narcotic or relapse which related to repetition of Narcotics crime. The type of this research is through qualitative approach, that is research procedure that produce descriptive data in the form of written or oral words from people or observed behavior. This approach is directed to the background and the

individual is holistically intact, as well as the empirical law approach, which is to approach the effectiveness of the application of legislation and explore facts about the guidance of drug clients and its relation to the repetition of criminal acts. The results of TC (Therapeutic Community) conducted by the Narkotiba Foundation Rehabilitation Pontianak Plus Foundation can be known that all methods that undergo coaching is Adiksi Counselor in accordance with TC (Therapeutic Community) development model starting from Morning Meeting, Morning Briefing, Open house and Others. The advantages and disadvantages of the TC (Therapeutic Community) coaching model is felt directly by the resident or client, the superiority of giving a change of behavior for the better, can control the emotions can socialize well and can increase confidence. The disadvantage is the juag only dirakan by each client or resident who is being built so that there is a resident who feels the model of coaching is still lacking so that there was a repetition of the use of narcotics (relapse) so do repetition tinda criminal Narcotics Keywords: model coaching, client Narcotics, countermeasures Narcotics crime


Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Diterbitkan Oleh: Program Magister Hukum Universitas Tanjungpura

ISSN: 0216-2091