OPTIMALISASI FUNGSI KARTU TANDA PENDUDUK ELEKTRONIK (KTP-EL) BERDASARKAN UNDANG-UNDANG NOMOR 24 TAHUN 2013 TENTANG PERUBAHAN ATAS UNDANG-UNDANG NOMOR 23 TAHUN 2006 TENTANG ADMINISTRASI KEPENDUDUKAN (Studi Pada Dinas Kependudukan Dan Catatan Sipil Kota Singkawang)

Jurnal Mahasiswa s2 Hukum Untan ADI JUNAIDI, S.H NPM. A2021151089

Abstract


ABSTRACT This thesis discusses the Optimization of Electronic Identity Card (KTP-EL) Function Based on Law Number 24 Year 2013 on the Amendment of Law Number 23 Year 2006 concerning Population Administration (Study on Population and Civil Registration Agency of Singkawang City). Approach method used in this research is using normative law research method through literature study and completed with field study Optimization of Electronic Identity Card function in Singkawang City based on Law Number 24 Year 2013 About Amendment of Law Number 23 Year 2006 About Administration Population The ease of public facilities gained from the function of chipbased e-ID cards that can be read on e-reader is very diverse, such as the use of ID cards as voting cards at the General Election Commission (KPU) in General Election (elections) Or e-voting, Banking as a means of money transfer and guarantee the absence of double account, the Community as a sole identity that facilitate the owner without the need for direct identity photocopy can be recorded automatically with ereader, Socialhasa this can apply such as registration and borrowing books in the library And pelay Before entering the railway station without the need to queue for manual data, the Police as a tool to easily reveal the identity of criminals, Labor and Transmigration as a tool to minimize illegal workers. The function of non-reader ID card in the field of Health as a condition of health insurance (Askes), and arrangement of registration requirements as a participant of the Social Security Entrepreneurship Agency (BPJS) which requires ID card as the main requirement in registering BPJS. Keywords: Electronic Identity Card
2
ABSTRAK Tesis ini membahas tentang Optimalisasi Fungsi Kartu Tanda Penduduk Elektronik (KTP-EL) Berdasarkan Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2013 Tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2006 Tentang Administrasi Kependudukan (Studi Pada Dinas Kependudukan Dan Catatan Sipil Kota Singkawang). Metode pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah menggunakan metode penelitian hukum normatif melalui studi kepustakaan dan dilengkapi dengan studi lapangan Optimalisasi fungsi Kartu Tanda Penduduk Elektronik di Kota Singkawang berdasarkan Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2013 Tentang Perubahan Atas UndangUndang Nomor 23 Tahun 2006 Tentang Administrasi Kependudukan Kemudahan fasilitas publik yang didapat dari adanya fungsi KTP-el berbasis chip yang dapat terbaca pada e-reader sangat beragam,misal seperti penggunaan KTP-el sebagai kartu suara pada Komisi Pemilihan Umum (KPU) pada Pemilihan Umum (Pemilu) yang dilaksanakan secara online atau e-voting, Perbankan sebagai alat transfer uang dan menjamin tidak adanya rekening ganda, Masyarakat sebagai identitas tunggal yang mempermudah pemilik tanpa perlu fotokopi identitas langsung dapat didata secara otomatis dengan e-reader, Sosialhal ini dapat berlaku diantaranya terkait pendaftaran dan peminjaman buku pada perpustakaan dan pelayanan sebelum memasuki stasiun kereta api tanpa perlu mengantri untuk didata manual, Polri sebagai alat mempermudah mengungkap identitas pelaku kriminalitas, Tenaga Kerja dan Transmigrasi sebagai alat meminimalisir pekerja illegal. Fungsi KTP-el tanpae-reader pada bidang Kesehatan sebagai syarat pengurusan Asuransi Kesehatan (Askes), dan pengurusan syarat mendaftar sebagai peserta Badan Penyelengaraan Jaminan Sosial (BPJS) yang mewajibkan KTP-el sebagai syarat utama dalam mendaftar BPJS.
Kata Kunci : Kartu Tanda Penduduk Elektronik


Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Diterbitkan Oleh: Program Magister Hukum Universitas Tanjungpura

ISSN: 0216-2091