EFFECTIVENESS OF HEALTH SERVICES TO NARAPIDANA BASED ON GOVERNMENT REGULATION NUMBER 58 YEAR 1999 REGARDING CONDITIONS OF THE PROCEDURES FOR IMPLEMENTATION OF AUTHORITY AND RESPONSIBILITY OF RESISTANCE IN FRAMEWORK NARRICAN RIGHTS IN THE INSTITUTION PROTE

Jurnal Mahasiswa S2 Hukum UNTAN ARIE SUNANDAR, S.S.T. NPM. A2021141025

Abstract


ABSTRACT
This Thesis This thesis that the effectiveness of health services to prisoners based on Government Regulation No. 58 of 1999 on Terms of Procedures for the Implementation of Authority and Responsibility of Prisoners 'Care in the Framework of Fulfillment of Prisoners' Rights In Prison Class IIA Pontianak. The approach method used in this research is the sociological juridical approach. From the result of this thesis research, it can be concluded that the effectiveness of fulfilling the right of prisoners to get the proper health service in Prison Class IIA Pontianak has not run well. Various obstacles faced by the prisons, these constraints include over capacity, HIV / AID that occurred in Class I Correctional Institution Pontianak, still lack of officers in Prison Class IIA Pontianak and also the prison is still constrained budget problem limited. The impact of various obstacles faced by the prison is the care by health workers to the prisoners who are suffering from the disease has not done well and health facilities or medical equipment and medicines in the clinic is not sufficient to support the health of the prisoners in Penitentiary Class IIA Pontianak. The Prison Class IIA Pontianak provides services and care, which are related to health and food services for prisoners. The Penitentiary Efforts provide services and care to HIV / AIDS prisoners. Recommendation: it is better that Classification Prison Service of IIA Pontianak is filled in accordance with the amount of cell capacity of 1 room 8 people so that the process of guidance and health for the prisoners runs more effectively and well. Parties Prisons Class IIA Pontianak also need to consider the effort of expansion of land / area in Prison Class IIA Pontianak related over capacity that is happening. Adding the number of specialists to specialists such as doctors, nurses and psychologists to maximize the healthcare process and also add some experts in the processing of food such as chefs and nutritionists so that the food given to the inmates meets the standards. Planning a budget to complement facilities that can support the needs of prisoners such as making improvements to the storage of food by providing a clean special room accompanied by a temperature control so that existing foodstuffs are not easily damaged. Parties Prisons Class IIA Pontianak also need to consider to develop existing health facilities such as providing ward for the prisoners and complete the type of drugs provided.
Keywords: Effectiveness, Health Service, Prisoners.
2
ABSTRAK
Tesis ini Tesis Ini bahwa efektivitas pelayanan kesehatan terhadap narapidana berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 58 Tahun 1999 Tentang Syarat-Syarat Tata Cara Pelaksanaan Wewenang Dan Tanggungjawab Perawatan Tahanan Dalam Rangka Pemenuhan Hak Narapidana Di Lembaga Pemasyarakatan Klas IIA Pontianak. Metode pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan yuridis sosiologis. Dari hasil penelitian tesis ini diperoleh kesimpulan bahwa efektivitas pemenuhan hak narapidana untuk mendapatkan pelayanan kesehatan yang layak di Lembaga Pemasyarakatan Klas IIA Pontianak belum berjalan baik. Berbagai macam kendala yang dihadapi pihak Lapas, kendala - kendala tersebut antara lain adalah over capacity, HIV/AID yang terjadi di Lembaga Pemasyarakatan Klas IIA Pontianak, masih kurangnya petugas yang ada di Lembaga Pemasyarakatan Klas IIA Pontianak dan juga pihak Lapas masih terkendala masalah anggaran dana yang terbatas. Dampak yang ditimbulkan dari berbagai kendala yang dihadapi pihak lapas ialah Perawatan oleh petugas kesehatan kepada para Narapidana yang sedang menderita penyakit belum dilakukan dengan baik dan fasilitas kesehatan atau peralatan medis beserta obat – obatan yang ada di klinik belum memadai untuk menunjang kesehatan para narapidana di Lembaga Pemasyarakatan Klas IIA Pontianak. Upaya Lembaga Pemasyarakatan Klas IIA Pontianak memberikan pelayanan dan perawatan, yaitu terkait dengan pelayanan kesehatan dan makanan untuk para narapidana. Upaya Lembaga Pemasyarakatan memberikan pelayanan dan perawatan terhadap narapidana yang terkena HIV/AIDS. Rekomendasi : sebaiknya Lembaga Pemasyarakatan Klas IIA Pontianak di isi sesuai dengan jumlah kapasitas selnya 1 kamar 8 orang agar proses pembinaan dan kesehatan bagi narapidana berjalan lebih efektif dan baik. Pihak Lembaga Pemasyarakatan Klas IIA Pontianak juga perlu mempertimbangkan adanya upaya perluasan lahan/kawasan di Lembaga Pemasyarakatan Klas IIA Pontianak terkait over capacity yang sedang terjadi. Menambahkan jumlah petugas yang ada terkhusus pada tenaga medis seperti dokter, perawat dan psikolog agar proses pelayanan kesehatan berjalan lebih maksimal dan juga melakukan penambahan beberapa petugas yang ahli dalam proses pengolahan makanan seperti koki dan ahli gizi agar makanan yang diberikan kepada para narapidana memenuhi standar. Melakukan perencanaan anggaran untuk melengkapi fasilitas – fasiitas yang dapat menunjang kebutuhan para narapidana seperti melakukan perbaikan pada tempat penyimpanan bahan makanan dengan menyediakan ruangan khusus yang bersih disertai dengan pengatur suhu agar bahan makanan yang ada tidak mudah rusak. Pihak Lembaga Pemasyarakatan Klas IIA Pontianak juga perlu mempertimbangkan untuk melakukan pengembangan fasiltas kesehatan yang ada saat ini seperti menyediakan ruang rawat bagi narapidana dan melengkapi jenis obat – obatan yang disediakan.
Kata Kunci: Efektivitas, Pelayanan Kesehatan, Narapidana.

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Diterbitkan Oleh: Program Magister Hukum Universitas Tanjungpura

ISSN: 0216-2091