KAJIAN YURIDIS PILIHAN PENERAPAN HYBRID ARBITRATION DALAM SENGKETA DI BANI ARBITRATION CENTER DALAM UPAYA MEWUJUDKAN PENYELESAIAN SENGKETA YANG MEMENUHI KEADILAN

Jurnal Mahasiswa S2 Hukum UNTAN Ir. YUDI HALIMAN A.21206332

Abstract


ABSTRAK
Dalam bisnis sengketa muncul manakala salah satu pihak atau kedua pihak melakukan wanprestasi, dalam arti sama sekali tidak memenuhi prestasi, tidak tunai memenuhi prestasi, terlambat dalam memenuhi prestasi, atau salah memenuhi prestasi. Untuk menyelesaikan sengketa yang dihadapi para pihak mempunyai kebebasan untuk memilih forum penyelesaian sengketa yang akan dipergunakan, melalui forum litigasi atau non-litigasi, yang sepenuhnya menjadi hak kebebasan memilih dari para pihak.
Permasalahan penelitian ini adalah: (1) Mengapa terjadi persengketaan dalam bisnis dan forum apa saja yang dipilih dalam penyelesaian sengketa bisnis? (2) Apa dasar hukum pilihan penerapan hybrid arbitration dalam sengketa bisnis di BANI Arbitration Center?dan (3) Bagaimanakah mekanisme hybrid arbitration dalam penyelesaian sengketa bisnis di BANI Arbitration Center dalam rangka memenuhi rasa keadilan?
Proses penelitian dilkukan dengan mempergunakan metode yang bersifat yuridis normatif karena sasaran dalam penelitian ini adalah hukum atau kaidah (norm), pengertian kaidah disini meliputi asas hukum, kaidah hukum dalam arti nilai (norm), peraturan hukum konkrit dan sistem hukum dan data yang dianalisis bersifat kualitatif.
Hasil penelitian mengkonfirmasikan dan menunjukkan penyelesaian berperkara melalui pengadilan acapkali memakan waktu yang relatif lama. Para hakim bersifat generalis, putusannya kalah-menang (win-lose solution) sehingga berpotensi merusak hubungan antara para pihak, sementara dunia bisnis yang semakin komplek membutuhkan keahlian tertentu. Hal ini berbeda dengan dengan mekanisme penyelesaian sengketa pada forum arbitrase, beberapa keuntungan memilih penyelesaian sengketa bisnis melalui mekanisme arbitrase, yaitu menekankan pada konsensus atau kesepakatan para pihak, keadilan menjadi
2
tujuannya, kepuasan akan sifat ”private” dari arbitrase, keputusan yang final dari arbitrase dan juga fleksibelitas sifat dari arbitrase.
Dalam perkembangan BANI mempertkenalkan penyelesaian sengketa baru yang menggabungkan dua metode penyelesaian sengketa menjadi satu proses penyelesaian, metode ini dinamakan hybrid arbitrasion. Proses yang digunakan adalah arbitration-mediation-arbitration (arb-med-arb). Proses ini lebih mendekati rasa keadilan para pihak, karena lebih mengutamakan itikad baik, non-konfrontatif, serta lebih kooperatif.
Kata kunci:Sengketa bisnis, hybrid arbitrasion, keadilan
ABSTRACT
In business disputes arise when one party or both parties are in default, in the sense of achievement did not meet, did not meet the accomplishment of cash, late in fulfilling achievement, or any of fulfilling achievement. To resolve the dispute that faced the parties have the freedom to choose a dispute resolution forum that will be used, through the forum litigation or non-litigation, which is entirely the right of freedom of choice of the parties.
The problems of this study are: (1) Why is a dispute in business and in any forum selected in resolving business disputes? (2) What is the legal basis for the application of hybrid selection arbitration in business disputes in BANI Arbitration Center? And (3) How does the hybrid arbitration mechanism for dispute resolution business in BANI Arbitration Center in order to satisfy the sense of justice?
The research process dilkukan by using a method that is normative because the goal of this research is a law or rule (norm), understanding the rules herein include the principle of law, the rule of law in terms of value (norm), the rule of law concrete and the legal system and the analyzed data is qualitative.
The results of the study confirm and indicate the completion of the litigants through the court often takes a relatively long time. The judges are generalists, ruling lose-win (win-lose solution) thereby potentially damaging the relationship between the parties, while increasingly complex business world requires a certain expertise. This is different from the dispute settlement mechanism in the
3
arbitration forum, some of the benefits of choosing the settlement of business disputes through the mechanism of arbitration, namely the emphasis on consensus or agreement of the parties, justice becomes the goal, the satisfaction of the nature of "private" of arbitration decisions final of arbitration and flexibility is also the nature of arbitration.
In the development of a new dispute resolution BANI mempertkenalkan that combines two methods of dispute resolution into the settlement process, this method is called hybrid arbitrasion. The process used is arbitration-mediation-arbitration (arb-med-arb). This process is much closer to the sense of justice of the parties, because he prefers good faith, non-confrontational and more cooperative.
Keywords: business dispute, hybrid arbitrasion, justice

Full Text:

PDF ()

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Diterbitkan Oleh: Program Magister Hukum Universitas Tanjungpura

ISSN: 0216-2091