APLIKASI ASAS SEDERHANA, CEPAT DAN BIAYA RINGAN DALAM PENYELESAIAN PERKARA PIDANA DESERSI DI PENGADILAN MILITER I-05 PONTIANAK BERDASARKAN UNDANG-UNDANG NO. 31 TAHUN 1997 TENTANG PERADILAN MILITER.

Jurnal Mahasiswa S2 Hukum UNTAN UJANG TARYANA, SH NIM. A.21211096

Abstract


Abstrak
Tesis ini adalah hasil penelitian tentang Aplikasi Asas Sederhana, Cepat dan Biaya Ringan Menurut UU No. 31 Tahun 1997 di Pengadilan Militer I-05 Pontianak, yang bertujuan untuk menjawab permasalahan mengenai :(1) Bagaimana pengaplikasian asas sederhana, cepat dan biaya ringan dalam pidana Desersi berdasarkan UU No. 31 Tahun 1997 di Pengadilan Militer I-05 Pontianak.(2)Bagaimana merumuskan/memformulasikan aplikasi pidana Desersi di masa yang akan datang. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan yuridis-normatif sebagai pendekatan utama. Objek utama penelitian ini adalah data sekunder yang meliputi bahan hukum primer dan bahan hukum sekunder. Metode penelitian data menggunakan metode pendekatan yaitu permasalahan pokok dalam penelitian ini termasuk salah satu masalah sentral dari kebijakan kriminal (masalah pidana desersi). Oleh karena itu pendekatannya tidak dapat dilepaskan dari pendekatan yang berorientasi pada kebijakan (policy-oriented approach). Pengaplikasian asas sederhana, cepat dan biaya ringan menurut UU No. 31 Tahun 1997 dapat diterapkan pada pelaku desersi bila cara memberikan putusan terhadap perkara yang diajukan kepadanya, di mana dalam perkara pidana desersi, hal itu tidak terlepas dari sistem pembuktian negatif, yang pada prinsipnya menentukan bahwa suatu hak atau peristiwa atau kesalahan dianggap telah terbukti, disamping adanya alat-alat bukti menurut Undang-undang juga ditentukan keyakinan hakim yang dilandasi dengan integritas moral yang baik.
Kata Kunci : Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1997, Tindak Pidana Desersi, Undang-Undang Dasar, KUHPM.
Abstract
This thesis is the result of research on Principles Applications Simple , Quick and Cost Lightweight According to Law Number 31 of 1997 in the Court of Military I- 05 Pontianak, which aims to address issues regarding :(1) How does the application of the principle is simple , fast and low cost in criminal Desertion by Law no. 31 of 1997 in the Court of Military I- 05 Pontianak .(2) How to formulate / Desertion formulate criminal applications in the future .This study uses a juridical - normative approach as the primary approach. The main object of this study is a secondary data including primary legal materials and secondary legal materials . Methods of research data using methods that approach the subject matter in this study included one of the central issues of criminal policy ( criminal desertion problem ). Therefore, the approach can not be separated from policy-oriented approach (policy - oriented approach ) . The application of the principle is simple , fast and low cost according to Law Number 31 of 1997 is applicable to desertion if the offender providing rulings on cases brought before i , where the criminal case of desertion , it is not independent of negative proof system, which in principle determine that an event or error right or deemed to have been proven , in addition to absence of evidence according to the law judge also determined that based on the belief of good moral integrity .
Keywords : Law No. 31 of 1997 , the Crime of Desertion, Constitutio, KUHPM .

Full Text:

 Subscribers Only

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Diterbitkan Oleh: Program Magister Hukum Universitas Tanjungpura

ISSN: 0216-2091