Toefl Antara Penting Dan Frustasi: Analisis Kebijakan “Toefl” Di Universitas Tanungpura

Uray Salam .

Abstract


Salah satu kualitas lulusan tingkat sarjana yang diharapkan adalah memiliki kemampuan bahasa Inggris. Hal ini diyakini sebagai persiapan menyongsong era globalisasi dimana komunikasi antar Negara semakin mudah. Kemampuan berbahasa Inggris sebenarnya juga menjadi life-skills dan academic-skills yang akan mendukung pembangunan manusia Indonesia khususnya dalam bidang alih teknologi dan pertumbuhan ekonomi. Itulah yang diharapkan oleh UNTAN dengan menerapkan kebijakan TOEFL sebagai prasyarat ujian skripsi. TOEFL yang dimaksud di dalam penelitian ini adalah sebuah tes kemampuan bahasa Inggri yang mirip TOEFL (R) milik ETS.Data diambil dari hasil TOEFL mahasiswa angkatan 2007 dan kemudian dibandingkan hasil tes mereka setelah mereka belajar selama 5 tahun di UNTAN yakni hasil mereka di tahun 2011. Selain itu 10 mahasiswa dari beberapa fakutas diinterview untuk mengetahui pendapat mereka tentan kebijakan ini. Penelitian ini menemukan bahwa rata-rata mahasiswa mengalami kemunduran dalam penguasaan bahasa Inggris yang diindikasikan oleh menurunnya nilai rata-rata TOEFL mereka. Selain itu, penelitian ini juga menyingkap bahwa ternyata di Universitas ini tidak ada lingkungan yang memadai untuk berkembangnya kemampuan bahasa Inggris.

Keywords


Toefl, Frustasi, Analisis Kebijakan, Universitas Tanjungpura

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.