Sistem Pakar Diagnosis Penyakit Kejiwaan Skizofrenia Menggunakan Metode Tsukamoto

Olivia Dwi Parwita, Anggi Srimurdianti Sukamto, Rudy Dwi Nyoto

Abstract


Abstrak—Penyakit kejiwaan adalah suatu perubahan pada fungsi jiwa yang menyebabkan adanya gangguan dalam cara berpikir, kemauan, emosi, tindakan dan hubungan sosial, serta salah satu jenis gangguan kejiwaan yang cukup dikenal yaitu skizofrenia. Skizofrenia merupakan salah satu gangguan kejiwaan yang berat dimana penderita mengalami kesulitan dalam proses berpikir sehingga menimbulkan halusinasi, gangguan berpikir, gangguan bicara atau gangguan perilaku yang terlihat tidak biasa. Dalam pemeriksaan skizofrenia, ada dua tahap yaitu pemeriksaan gejala dan pemeriksaan status mental. Pemeriksaan gejala digunakan untuk menentukan apakah pasien menderita skizofrenia atau tidak, sedangkan pemeriksaan status mental digunakan untuk menentukan tipe skizofrenia yang diderita. Masih banyak kasus yang diperkirakan tidak terdeteksi akibat kurangnya informasi yang keliru atau kurangnya dukungan masyarakat. Oleh karena itu, diperlukan sebuah sistem pakar yang dapat menggantikan peran seorang dokter dan memberikan pengetahuan-pengetahuan umum mengenai skizofrenia. Tujuan dari penelitian ini adalah menghasilkan sistem pakar untuk mendiagnosis tipe penyakit kejiwaan skizofrenia menggunakan Metode Tsukamoto dan rekomendasi berupa solusi. Salah satu metode yang dapat digunakan dalam sistem pakar adalah Metode Tsukamoto. Pada Metode Tsukamoto, output hasil inferensi dari tiap-tiap aturan diberikan secara tegas (crisp) berdasarkan α-predikat (fire strength) yang hasil akhirnya diperoleh dengan menggunakan rata-rata terbobot. Hasil dari sistem adalah pengguna dapat melakukan konsultasi melalui sistem setelah mendaftarkan data diri, kemudian dilanjutkan dengan memasukkan gejala-gejala dan status mental yang dialami. Sistem diuji dengan blackbox dan pengujian validitas sistem. Melalui blackbox dapat disimpulkan bahwa sistem dapat menangani data sesuai yang diharapkan melalui data-data yang dimasukkan. Sedangkan pengujian validitas sistem menghasilkan nilai akurasi 93,33% yang mana dapat disimpulkan bahwa sistem yang dibuat dinilai berhasil.

 


Keywords


penyakit kejiwaan, skiofrenia, sistem pakar, Metode Tsukamoto, status mental.

Full Text:

PDF

References


Nevid, Jeffrey S., Rathus, Spencer A., dan Greene, Beverly. 2005. Perilaku Abnormal Edisi Kelima Jilid II. Jakarta: Erlangga.

Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan, Departemen Kesehatan

Republik Indonesia. 2013, Desember 1. Laporan Riset Kesehatan Dasar

(Riskesdas) 2013. April 25, 2015. http://www.depkes.go.id/resources/download/general/Hasil%20Riskesda

s%202013.pdf.

Kusumadewi, Sri. 2003. Artificial Intelligence (Teknik dan Aplikasinya).

Yogyakarta: Graha Ilmu.

Turban, E. 1995. Decision Support and Expert System; Management

Support System. Newyork: Pretince-Hall.

Davison, Gerald C., Neale, John M., Kring, Ann M. 2012. Psikologi

Abnormal Edisi Ke-9. Jakarta: Raja Grafindo.

Kaplan, Harold I.; Sadock, Benjamin J., dan Grebb, Jack A. 2010.

Sinopsis Psikiatri. Jilid 1. Alih bahasa oleh Dr. Widjaja Kusuma. Jakarta:

Binarupa Aksara.

Pressman, Roger. 2002. Rekayasa Perangkat Lunak. Yogyakarta: ANDI.

Nursalam. 2008. Konsep dan Penerapan Metodologi Penelitian Ilmu

Keperawatan: Pedoman Skripsi, Tesis, dan Instrumen Penelitian

Keperawatan. Jakarta: Salemba Medika




DOI (PDF): http://dx.doi.org/10.26418/jstin.v4i2.13596.g12213

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c)




View My Stats

Creative Commons License
Makalah JUSTIN dibawah lisensi Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License