Penerapan Metode Haversine Formula Pada SistemInformasi Geografis Pengukuran Luas Tanah

Ryan Herwan Dwi Putra, Herry Sujaini, Novi Safriadi

Abstract


Kementrian Agraria dan Tata Ruang/BadanPertanahan Nasional (BPN) adalah kementerian yang mempunyaitugas menyelenggarakan urusan di bidang agraria/pertanahandan tata ruang dalam pemerintahan untuk membantupresiden dalam menyelenggarakan pemerintahan negara. BPNmelakukan pengelolaan barang milik negara yaitu pertanahan.Pengelolaan dilakukan dengan cara pengukuran.Pengukuranyang dilakukan biasa dengan cara manual.Hal ini membutuhkanwaktu yang cukup lama karena harus melakukan pengukurandengan cara membentangkan pita ukur sesuai dengan bidangtanah dan membutuhkan lebih dari satu orang untukmengukurnya. Selain itu, proses perhitungan secara manual perludilakukan secara bertahap dan kesulitan dalam mendapatkaninformasi mengenai tanah membuat pengukuran lebih sulit untukdilakukan. Oleh karena itu, diperlukan teknologi untukmembantu karyawan BPN dalam mengukur tanah.Sisteminformasi geografis pengukuran luas tanah dapat membantupegawai BPN dalam melakukan pengukuran luas tanah.Sistem inimemanfaatkan metode haversine formula yang digunakan untukmengetahui jarak antara 2 titik dengan meperhitungkan derajatkelengkungan bumi. Hasil dari sistem ini adalah menampilkanbentuk bidang tanah yang diukur beserta luasnya.Pengujian padapenelitian ini dilakukan dengan pengujian akurasi dan kuesioner.Hasil pengujian akurasi yang dilakukan terhadap dua titikwilayah tanah menunjukkan bahwa sistem dengan memanfaatkanmetode haversine formula menghasilkan selisih panjang sebesar3.33% terhadap pengukuran menggunakan GPS dan 7.33%terhadap pengukuran manual. Hasil pengujian akurasi jugamenunjukkan bahwa system menghasilkan selisih luas sebesar3.923% terhadap pengukuran menggunakan GPS dan 7.846%terhadap pengukuran manual.Berdasarkan kuesioner yangdibagikan kepada 10 responden pegawai BPN dan melaluipengujian UAT didapatkan hasil bahwa sistem ini dinilai positifdan berhasil. Kesimpulannya sistem ini membantu pegawai BPNdalam pengukuran luas tanah dan memudahkan untukmendapatkan informasi mengenai luas tanah yang telah diukuroleh pegawai BPN.

Keywords


Kementrian Agraria dan Tata Ruang/BadanPertanahan Nasional (BPN),Sistem Informasi Geografis,Haversine Formula, pengukuran

Full Text:

PDF

References


Putri, Rahmi Marwa. 2013. Aplikasi Petunjuk Arah Kampus Gunadarma

(D&J) Menggunakan Metode Haversine.http:/ /publication.gunadarma.

ac.id/bitstream/123456789/5192/ 1/JURNAL%20RAHMI.pdf

Prasetyo ,Dwi dan Hastuti, Khafiizh. 2012. Penerapan Haversine

Formula Pada Aplikasi Pencarian Lokasi Dan Informasi Gereja Kristen

Di Semarang Berbasis Mobile. http://eprints.dinus.ac.id/15004/1/

jurnal_14842.pdf

Gintoro, et.al.2010.Analisis dan Perancangan Sistem Pencarian Taksi

Terdekat dengan Pelanggan Menggunakan Layanan Berbasis Lokasi.

Seminar Nasional Aplikasi Teknologi Informasi 2010 (SNATI

.Yogyakarta

Indonesia,Peraturan Presiden Republik Indonesia Tentang Badan

Pertanahan Nasional Nomor 10 Tahun 2006.

Mahdia, F dan N, Fiftin. 2013. Pemanfaatan Google Maps API untuk

Pembangunan Sistem Informasi Manajemen Bantuan Logistik Pasca

Bencana Alam Berbasis Mobile WEB (Studi Kasus : Badan

Penanggulangan Bencana Daerah Kota Yogyakarta). Jurnal Sarjana

Teknik Informatika, Volume 1 No. 1

Wolf, Paul R & Ghilani, Charles D. 2002. Elementary Surveying : An

Introduction to Geomatics. Prentice Hall. New Jersey.

Sugiyono. 2006. Metode Penelitian Pendidikan, Pendekatan Kuantitatif,

Kualitatif dan R&D. Bandung: Penerbit Alfabeta.

Churchill, Gilbert A. 2005. Dasar-Dasar Riset Pemasaran, Edisi 4, Jilid

I, Alih Bahasa Oleh Andriani, Dkk, Penerbit Erlangga, Jakarta.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c)

View My Stats
Creative Commons License
All article in Justin is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License