Pra-Rancangan Pabrik RBD Olein dari CPO (Crude Palm Oil) dengan Kapasitas 150.000 Ton/Tahun

Wafa Arif

Abstract


Abstrak— Pra-rancangan pabrik olein menggunakan crude palm oil (CPO) sebagai bahan baku dengan kapasitas produksi sebesar 150.000 ton/tahun dalam waktu opersasi 330 hari/tahun selama 24 jam/hari. Olein ialah produk hasil rafinasi dan fraksinasi Crude Palm Oil (CPO) yang digunakan sebagai minyak goreng. Minyak goreng merupakan salah satu bahan pangan yang memiliki tingkat konsumsi yang tinggi. Pada umumnya, minyak goreng berfungsi sebagai medium penghantar panas, menambah rasa gurih, menambah nilai gizi dan kalori dalam makanan. Karena konsumsi dalam negeri yang cukup besar dan dengan mempertimbangkan semakin meningkatnya produksi cpo di indonesia. Proses produksi yang digunakan adalah Physical Refining Method dan Dry Fractination Method. Konversi CPO menjadi olein sebesar 68.28 %. Pabrik ini direncanakan didirikan di Desa Suka Baru, Kecamatan Benua Kayong, Kabupaten Ketapang dengan luas area pabrik 10.000 m2. Bentuk perusahaan yang direncanakan adalah Perseroan Terbatas (PT) dengan tenaga erja sebanya 86 orang. Kebutuhan air untuk pabrik berasal dari sungai dengan laju alir 21328.6 kg/jam dan kebutuhan listrik diperoleh dari generator sebesar 168.44 kW/jam. Hasil analisis ekonomi diperoleh sebagai berikut: a. Fixed Capital Investment: Rp.454,756,875,923.5,- b. Working Capital Investment: Rp. 367,291,118,915.94,- c. Total biaya produksi: Rp.2,124,876,642,830.63,- d. Hasil penjualan: 2,356,982,568,000.00,- e. Laba bersih: 185,756,740,135.50,-.
Kata Kunci: Olein, CPO, minyak goreng, Physical Refining Method, Dry Fractination Method.

Refbacks

  • There are currently no refbacks.